Pemkab Lombok Timur Ubah Bappeda Jadi Bapperida untuk Perkuat Riset dan Inovasi

Kamis, 13 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Lombok Timur Tekankan Pentingnya Kolaborasi dengan BRIN Pasca Pembentukan Bapperida. (Foto: Lombikini.com/Humas Pemda).

Wakil Bupati Lombok Timur Tekankan Pentingnya Kolaborasi dengan BRIN Pasca Pembentukan Bapperida. (Foto: Lombikini.com/Humas Pemda).

LOMBOKINI.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur memperkuat perencanaan dan inovasi dengan mengubah Bappeda menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida). Langkah ini bertujuan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat.

Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menyampaikan hal ini saat menerima kunjungan Kepala Pusat Riset Pemerintahan Dalam Negeri BRIN, Mardyanto Wahyu Tryatmoko, pada Kamis 13 November 2025.

“Keberadaan Bapperida akan memudahkan kami berkolaborasi lebih luas dengan BRIN,” ujar Wabup Edwin.

Baca Juga :  Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Ia menekankan bahwa pihaknya akan fokus memperkuat riset sebagai landasan kebijakan untuk menciptakan perubahan signifikan.

Pemkab menargetkan realisasi pembentukan Bapperida pada 2026. Selain riset, pemerintah juga memperkuat program desa, seperti ketahanan pangan melalui BUMDes dan Koperasi Merah Putih, serta mengembangkan sektor pariwisata.

Sementara itu, Kepala Pusat Riset Pemerintahan Dalam Negeri BRIN, Mardyanto Wahyu Tryatmoko, mendukung penuh langkah ini. Ia menawarkan kolaborasi pengembangan Science Techno Park (STP) dan menyatakan Lombok Timur sebagai lokus ideal untuk riset pariwisata.

Baca Juga :  TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara

“STP menjadi momen bagus untuk kembangkan potensi daerah. NTB tidak hanya bertumpu pada Mandalika, tetapi juga banyak destinasi di Lombok Timur,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya mengatasi tantangan seperti pengelolaan sampah agar pariwisata dapat berkontribusi maksimal bagi PAD.

Melalui kolaborasi ini, BRIN berkomitmen memberikan solusi berbasis riset yang kredibel dan inovatif untuk berbagai permasalahan di Lombok Timur. ***

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi
Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia
TGB Imbau Warga Lombok Timur Kompak Jaga Persatuan Jelang HUT ke-131
Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 06:24 WITA

Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Rabu, 2 September 2026 - 10:29 WITA

Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:05 WITA

Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:34 WITA

Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia

Berita Terbaru