Sekda Lotim Saksikan Bule Swiss Ucap Syahadat di Penutupan TC MTQ XXXI 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 14:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi Fatwa Dewan Pemimpin MUI Lombok Timur, TGH Ayudin Nuruddin, membimbing Moana, WNA asal Swiss, mengikrarkan dua kalimat syahadat dan resmi memeluk agama Islam di sela-sela acara penutupan Training Center (TC) MTQ XXXI 2026 Lombok Timur. Ratusan kafilah menyaksikan prosesi tersebut. Sekda Lombok Timur, H. M. Juaini Taofik, turut menyaksikan langsung di Tetebatu, Senin 25 Mei 2026. (Foto: Lombokini.com/Azima).

Ketua Komisi Fatwa Dewan Pemimpin MUI Lombok Timur, TGH Ayudin Nuruddin, membimbing Moana, WNA asal Swiss, mengikrarkan dua kalimat syahadat dan resmi memeluk agama Islam di sela-sela acara penutupan Training Center (TC) MTQ XXXI 2026 Lombok Timur. Ratusan kafilah menyaksikan prosesi tersebut. Sekda Lombok Timur, H. M. Juaini Taofik, turut menyaksikan langsung di Tetebatu, Senin 25 Mei 2026. (Foto: Lombokini.com/Azima).

LOMBOKINI.com – Ratusan kafilah dan pelatih Lombok Timur menyaksikan momen sakral yang menyentuh hati di sela-sela acara penutupan Training Center (TC) Terpusat MTQ XXXI tingkat Provinsi NTB di Tetebatu, Senin 25 Mei 2026. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Swiss bernama Moana resmi memeluk agama Islam setelah mengikrarkan dua kalimat syahadat.

Ketua Komisi Fatwa Dewan Pemimpin MUI Lombok Timur, TGH Ayudin Nuruddin, bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik membimbing langsung proses pensyahadatan warga Swiss tersebut. Seluruh peserta yang hadir turut menyaksikan dengan khidmat.

Setelah memeluk Islam, wanita yang kini memiliki nama muslim Siti Suraida itu menceritakan, kedatangannya ke destinasi wisata Tetebatu sama sekali tidak direncanakan. Perjalanan spiritualnya bermula saat maskapai membatalkan jadwal penerbangannya secara mendadak. Kejadian itu kemudian menuntunnya memilih Tetebatu secara acak sebagai lokasi pelarian.

Siti Suraida menganggap peristiwa tersebut sebagai skenario dan petunjuk langsung dari Tuhan untuk membimbingnya ke Lombok Timur. Melalui Islam, ia mengaku menemukan kedamaian yang mendalam serta merasa jauh lebih dekat dengan Sang Pencipta.

Baca Juga :  KPK Pantau Implementasi Desa Antikorupsi di Lombok Timur

“Saat ini, aku merasa sangat bahagia dan bersyukur melebihi apa pun! Rasanya ini sangat indah dan memberikan perasaan yang begitu hangat di hati,” ungkap Siti Suraida dengan penuh emosional usai prosesi mualaf.

Keputusan besar Siti Suraida ternyata mendapat respons positif dari keluarganya di Swiss, terutama dari sang ayah yang sebelumnya diketahui seorang ateis (tidak mempercayai Tuhan). Perubahan itu terjadi setelah ia rutin menceritakan pengalamannya mendirikan salat lima waktu serta bagaimana Islam menyentuh hatinya.

“Ayahku sangat bangga padaku. Sejak aku mulai merasakan kedekatan dengan Islam dan menceritakan betapa hal ini menyentuh hatiku, dia mulai percaya pada Tuhan, Alhamdulillah,” tuturnya.

Ke depan, Siti Suraida berharap kisah mualafnya ini dapat menginspirasi banyak orang di dunia luar agar berani mengikuti kata hati dan mendengarkan firman Allah. Ia berkomitmen membawa perubahan positif dan menyebarkan cahaya kebaikan melalui jalan barunya ini.

Di tempat yang sama, Sekda Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik dalam sambutan penutupannya menyampaikan apresiasi tinggi atas grafik positif yang ditunjukkan oleh 53 peserta TC dari berbagai cabang lomba, mulai dari tilawah, hafalan, kaligrafi, hingga Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ).

Baca Juga :  Kapolres Lotim AKBP Ariakta Awali Masa Jabatan dengan Silaturahmi ke PBNW dan PB NWDI

Juaini Taofik menegaskan, di bawah visi pemerintahan SMART (Sejahtera, Maju, Adil, Religius, dan Transparan), Lombok Timur yang dikenal sebagai gudang talenta Qur’ani harus meraih hasil yang jauh lebih baik dari perhelatan MTQ sebelumnya. Ia pun memastikan Pemda telah menaikkan anggaran khusus untuk mengganjar para juara dengan bonus terbaik.

“Setiap tahun, partisipasi kita dalam MTQ bukan sekadar untuk berlomba, melainkan sebagai momentum yang diberikan negara untuk terus meningkatkan kualitas bacaan, pemahaman, dan pengamalan Al-Qur’an di tengah tantangan global,” tegas Sekda.

Sebelum melepas kafilah, Sekda mengingatkan bahwa indikator latihan yang baik di atas kertas belum menjamin kemenangan jika tidak dibarengi dengan mental bertanding yang konsisten di arena nanti. Ia meminta seluruh peserta menjaga kesehatan dan kekompakan demi membawa harum nama Gumi Selaparang. ***

Penulis : Paozan Azima

Berita Terkait

Bapenda Lombok Timur Luruskan Redaksi SPPT PBB: Rumah Wajib Pajak Tidak Akan Disita
KPK Pantau Implementasi Desa Antikorupsi di Lombok Timur
KPK Geledah Rumah Kontraktor di Lombok Timur Terkait OTT Bupati Lombok Barat, Pemilik Rumah Buka Suara
TGB Tegaskan Pemerintah Harus Jadi Fasilitator, Bukan Pesaing Rakyat
Kapolres Lotim AKBP Ariakta Awali Masa Jabatan dengan Silaturahmi ke PBNW dan PB NWDI
Bupati Lotim Lepas Dandim dan Kapolres Lama, Sambut Pejabat Baru
BAZNAS Lotim Klarifikasi Pernyataan Anggota Dewan Syariah Soal Zakat DPRD
Target PAD 2026, Pemkab Lombok Timur Gali Potensi Pajak dan Retribusi Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 17:45 WITA

TGB Peringatkan Akun Islami Pemecah Belah sebagai Proksi Dajjal

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:50 WITA

Kafilah Lombok Timur Raih Prestasi Gemilang di MTQ NTB, Selaras dengan Semangat Menyambut Tahun Baru Islam 1448 H

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:07 WITA

Sentilan Kiki Sulistyo: Kepopuleran Sastra dan Bagaimana Hilangnya Insting Manusia di Zaman Digital ini

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:34 WITA

Bupati Lombok Barat Lepas 54 Kafilah, Target Juara Umum MTQ NTB

Senin, 25 Mei 2026 - 14:55 WITA

Sekda Lotim Saksikan Bule Swiss Ucap Syahadat di Penutupan TC MTQ XXXI 2026

Senin, 25 Mei 2026 - 10:30 WITA

Qoriah Asal Lombok Tengah Harumkan NTB di MTQ Internasional 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 09:25 WITA

Majelis Ta’lim Darunnajah Gelar Ziarah Mahabbah Kubra, Rawat Sanad Keilmuan Ulama Lombok Timur

Senin, 16 Maret 2026 - 00:55 WITA

Warga Lengkok Embuk Mamben Lauk Khidmati Peringatan Nuzulul Qur’an, Hadirkan Qori Internasional dan Nasional

Berita Terbaru

Tim KPK RI meninjau penerapan indikator Desa Antikorupsi di Desa Kumbang, Kecamatan Masbagik, Lombok Timur, Selasa 28 Juli 2026. (Foto: Lombokini.com)

Lombok Timur

KPK Pantau Implementasi Desa Antikorupsi di Lombok Timur

Selasa, 28 Jul 2026 - 19:07 WITA