LOMBOKINI.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menyiapkan serangkaian event dari tingkat desa hingga internasional untuk mendongkrak kunjungan wisatawan pada tahun 2026. Program itu bertujuan memaksimalkan potensi pariwisata meski dengan anggaran yang terbatas.
Staf Khusus Bidang Pariwisata Lombok Timur, Akhmad Roji, mengatakan Pemda menggelontorkan anggaran khusus untuk mendukung penyelenggaraan event dan promosi destinasi.
“Event-event lokal di daerah wisata berpotensi kita tingkatkan menjadi event bergengsi, seperti di Tetebatu, Jeruk Manis, Sembalun, hingga kawasan Jerowaru,” ujar Akhmad Roji, Selasa 6 Januari 2026.
Ia menekankan, untuk menembus pasar internasional, pihaknya perlu menggandeng event organizer profesional dalam menyelenggarakan event berskala besar. Meski anggaran mengalami pemangkasan, kondisi itu tidak boleh membuat pemda dan pelaku pariwisata berdiam diri.
“Pariwisata itu orang datang untuk senang. Kemampuan banyak pihak harus kita maksimalkan,” katanya.
Roji juga menyoroti kendala fisik sejumlah destinasi akibat kerusakan oleh usia dan bencana alam yang mempengaruhi kenyamanan wisatawan.
Sejumlah destinasi dinilai masih sangat menjanjikan. Kawasan Ekas di Jerowaru menawarkan ombak kategori Blue Zone, sementara Sembalun dengan panorama Gunung Rinjani unggul sebagai Green Zone untuk wisata alam. Tetebatu juga memiliki daya tarik keindahan alam tersendiri.
“Pemerintah tinggal memperkuat sinergi dengan pelaku usaha. Di tengah keterbatasan anggaran, promosi dan fasilitas tetap bisa kita atasi dengan kolaborasi yang baik,” jelasnya.
Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan angka kunjungan wisatawan dari tahun ke tahun, didukung pula oleh perkembangan sektor perhotelan yang pesat.
“Selain menyasar wisatawan mancanegara, kami tetap memfokuskan pasar wisatawan nusantara sebagai tulang punggung pertumbuhan,” pungkas Akhmad Roji. ***
Penulis : Najamudin Anaji







