Hujan Lebat Picu Banjir di Jerowaru Lombok Timur

Rabu, 25 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Rendam Jerowaru Lombok Timur, BPBD Evakuasi Warga. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

Banjir Rendam Jerowaru Lombok Timur, BPBD Evakuasi Warga. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

LOMBOKINI.com – Hujan lebat selama beberapa hari terakhir menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Lombok Timur. BPBD Lombok Timur mencatat Kecamatan Jerowaru sebagai daerah terdampak paling parah.

Plh. Kepala Pelaksana Harian BPBD Lombok Timur, H. Rifaan, menyebut Dusun Sungkun di Desa Ekas Buana mengalami kondisi terburuk. Hingga Rabu 25 Februari 2026, banjir masih merendam pemukiman warga dan memaksa puluhan kepala keluarga mengungsi.

Baca Juga :  Melalui FTBI 2026, Dikbud Lombok Timur Bentengi Bahasa Sasak dari Arus Modernisasi

“Untuk saat ini Kecamatan Jerowaru yang terparah. Di Dusun Sungkun, air masih menggenang dan puluhan KK terpaksa kami evakuasi ke tempat aman,” ujar Rifaan di Selong.

Selain Desa Ekas Buana, banjir juga merendam Desa Serewe, Pandanwangi, dan Wakan di Kecamatan Jerowaru. Di Kecamatan Keruak, tepatnya Desa Pijot, warga juga mulai mengungsi akibat rumah terendam banjir.

“Tim masih melakukan pengecekan di lapangan untuk mendata total KK yang mengungsi,” tambahnya.

Baca Juga :  Sorenggana Law Firm Buka Posbakum, Targetkan Merata se-Pulau Lombok

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui BPBD bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik berupa bahan makanan bagi para penyintas. BPBD juga telah mengirim surat ke BNPB untuk meminta bantuan makanan siap saji tambahan.

BPBD mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih berlangsung beberapa hari ke depan. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Ekas Buana Gelar Aksi, Soroti Dugaan Hubungan Sekdes dengan Perempuan hingga Hamil di Luar Nikah
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
Tim SAR Gabungan Cari Speedboat Bawa 5 Jurnalis dan 3 Awak yang Hilang di Selat Sunda
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Kebakaran Lahan Seluas Satu Hektare di Bukit Loco Senggigi Berhasil Dipadamkan
Viral! Ikan Oarfish Ditemukan Terdampar di Pantai Pink, Ini Kata DKP NTB 
Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi
Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:38 WITA

333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Selasa, 8 September 2026 - 20:10 WITA

Tim SAR Gabungan Cari Speedboat Bawa 5 Jurnalis dan 3 Awak yang Hilang di Selat Sunda

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:05 WITA

Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:43 WITA

Kebakaran Lahan Seluas Satu Hektare di Bukit Loco Senggigi Berhasil Dipadamkan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:43 WITA

Viral! Ikan Oarfish Ditemukan Terdampar di Pantai Pink, Ini Kata DKP NTB 

Berita Terbaru

Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh Edwin Hadiwijaya memaparkan dua raperda dalam Rapat Paripurna II Masa Sidang I DPRD Lombok Timur, Jumat (25/9/2026). Kedua raperda itu ialah Raperda Perubahan APBD Tahun 2026 dan Raperda Pelaksanaan Sub Kegiatan Tahun Jamak Pekerjaan Rehabilitasi Masjid Agung Al-Mujahiddin Selong. (Foto: Lombokini.com)

Pemerintahan

Wabup Lombok Timur Paparkan Dua Raperda dalam Paripurna DPRD

Jumat, 25 Sep 2026 - 22:52 WITA

Dr. H. Ali Bin Dachlan.  (Foto: Lombokini.com).

Nasional

Gibran Digugat di MK, Ali BD: Saya Ragu Hakim Akan Kabulkan

Rabu, 23 Sep 2026 - 21:46 WITA