Pembobolan Alfamart Lendang Bedurik: Manajemen Taksir Kerugian Hingga Rp40 Juta

Senin, 22 Juni 2026 - 18:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak etalase rokok Alfamart Lendang Bedurik sesuai dibobol.

Tampak etalase rokok Alfamart Lendang Bedurik sesuai dibobol.

 

LOMBOKINI.com — Kerugian materiil dalam jumlah besar harus ditanggung pihak Alfamart Lendang Bedurik, Kabupaten Lombok Timur, setelah gerai ritel modern tersebut disatroni komplotan maling pada Senin (22/6/2026).

Nilai kerugian akibat hilangnya berbagai barang dagangan di dalam toko ditaksir mencapai Rp40 juta.

Aksi pencurian ini baru terendus saat karyawan shift pagi datang untuk memulai operasional toko. Mereka mendapati kondisi dalam gerai sudah berantakan dan melihat akses jebol pada bagian langit-langit bangunan.

“Rokok semua hilang, minyak goreng, beberapa kosmetik juga hilang,” ungkap salah satu pegawai yang bertugas di lokasi kejadian.

Baca Juga :  DPM Unram Siapkan Gugatan ke PTUN soal Pergeseran Dana BTT Rp 484 Miliar

Sadar tempat kerjanya telah dijarah, karyawan tersebut langsung melayangkan laporan resmi ke pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Selong dan Kepolisian Resor (Polres) Lombok Timur. Ia berharap aparat penegak hukum bisa segera mengusut tuntas kasus ini.

“Kita berharap pelakunya segera ditemukan, total kerugian ada 40 juta,” cetusnya.

Aparat kepolisian saat ini telah turun tangan dan memasukkan kasus pembobolan ini ke dalam proses penyelidikan.

Baca Juga :  Gulung Jaringan Curanmor di Terara, Tim Gabungan Polres Lotim Amankan 3 Pelaku dan 9 Motor

Meski demikian, polisi masih menunggu rincian mutakhir mengenai jenis dan jumlah barang yang digondol pelaku dari pihak manajemen ritel.

Kasi Humas Polres Lombok Timur, IPTU Lalu Rusmaladi, mengonfirmasi bahwa kepolisian belum menerima angka pasti karena proses inventarisasi di tingkat internal Alfamart masih berjalan.

“Masih menunggu laporan lengkap, karena dari Alfamart belum dapat menjelaskan berapa total kerugian dan apa saja yang hilang, masih proses pendataan dari pihak Alfamart,” urai IPTU Lalu Rusmaladi saat dikonfirmasi.

Penulis : Paozan Azima

Berita Terkait

Lapas Selong Beri Remisi kepada 362 Warga Binaan di HUT ke-81 RI
DPM Unram Siapkan Gugatan ke PTUN soal Pergeseran Dana BTT Rp 484 Miliar
Kejari Lombok Timur Dalami Kasus Lima Kades Diduga Gelapkan Dana Desa
Digerebek Warga, Pria Ngamar dengan Istri PMI ini Ngumpet di Bawah Meja Dapur
KPK Geledah Rumah Kontraktor di Lombok Timur Terkait OTT Bupati Lombok Barat, Pemilik Rumah Buka Suara
Sapu Bersih Treasury Award 2026, Polres Lombok Timur Boyong Empat Penghargaan hingga Grand Champion
Ungkap 3 Kg Sabu di Pelabuhan Kayangan, Kapolres Lotim Terima Penghargaan dari Ormas Keris Sasak
Gulung Jaringan Curanmor di Terara, Tim Gabungan Polres Lotim Amankan 3 Pelaku dan 9 Motor

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:34 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Warisan Ilmu Kecepatan Tangan

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:24 WITA

Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:25 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Ada Kosnpirasi Di Cerita Ini 

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:06 WITA

Viralisasi Berkelindan dengan Motif Ekonomi, Program Literasi Selalu Dilayakkan Proyek Belaka

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:43 WITA

Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya

Berita Terbaru

Kebudayaan di Nusa Tenggara Barat . (Foto: Lombokini.com).

Opini

Bermasalah: Roadmap Kebudayaan NTB 2027-2047

Minggu, 23 Agu 2026 - 17:15 WITA

Okky Afriwan, SE, MBA: Dosen Fakultas Ilmu Komputer dan Kecerdasan Artifisial Universitas Teknologi Mataram (Foto: Istimewa)

Opini

Resensi Buku ‘Kebijakan Ekonomi Publik’

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:55 WITA