Home / NTB

Perkuat Pengamanan KEK Mandalika, Gubernur NTB dan Danjen Kopassus Lepas Konvoi Taktis

Senin, 29 Juni 2026 - 23:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, dan Danjen Kopassus, Mayjen TNI Djon Afriandi, melepas konvoi kendaraan taktis dalam latihan pengamanan KEK Mandalika di halaman Pendopo Gubernur, Senin 29 Juni 2016. (Foto: Lombokini.com).

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, dan Danjen Kopassus, Mayjen TNI Djon Afriandi, melepas konvoi kendaraan taktis dalam latihan pengamanan KEK Mandalika di halaman Pendopo Gubernur, Senin 29 Juni 2016. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, bersama Danjen Kopassus Mayjen TNI Djon Afriandi secara resmi melepas konvoi kendaraan taktis (Joy Ride) Kopassus di halaman Pendopo Gubernur, Senin 29 Juni 2026.

Sebagai langkah awal, latihan sinkronisasi ini bertujuan memperkuat pengamanan KEK Mandalika yang berstatus Proyek Strategis Nasional (PSN) dan rutin menggelar ajang dunia seperti MotoGP.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Iqbal menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan latihan tersebut.

Menurutnya, kehadiran TNI tidak hanya memberi rasa aman, tetapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus menunjukkan kesiapsiagaan negara dalam menghadapi berbagai potensi ancaman.

Baca Juga :  KPK OTT Bupati Lombok Barat dan Amankan 18 Orang

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kondusivitas daerah demi kemajuan pariwisata dan investasi di NTB.

Sementara itu, Danjen Kopassus Mayjen TNI Djon Afriandi menjelaskan bahwa latihan ini merupakan program rutin dalam rangka pembinaan kemampuan dan kesiapan operasional satuan.

Di samping itu, kegiatan tersebut juga berfungsi untuk meningkatkan profesionalisme prajurit sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“TNI milik rakyat. Kami memberi masyarakat kesempatan mengenal Kopassus,” tegasnya.

Di sisi lain, General Manager The Mandalika, Pari Wijaya, menyambut baik pelaksanaan latihan tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor antara TNI, Polri, Pemprov NTB, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam memperkuat pengamanan objek vital.

Baca Juga :  Gubernur NTB Dukung Penuh Pelaksanaan UKW SMSI 28-29 Juli

“Latihan ini menguatkan keyakinan kami bahwa kolaborasi adalah kunci kawasan aman dan tangguh,” ujarnya.

Adapun latihan terbatas ini berfokus pada penyelarasan prosedur dan simulasi skenario kedaruratan, termasuk penanganan penyanderaan. Sepanjang rute konvoi, masyarakat dan generasi muda tampak antusias menyaksikan kendaraan taktis serta berinteraksi langsung dengan prajurit Kopassus.

Menutup rangkaian kegiatan, pemilihan KEK Mandalika sebagai lokasi latihan didasarkan pada statusnya sebagai PSN, kelengkapan fasilitas yang memadai, serta posisinya yang berada di jalur ALKI II yang strategis bagi pertahanan dan keamanan nasional. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa
Kejanggalan Pengelolaan APBD NTB 2025, Empat Anggota DPRD Desak BPK Gelar Audit Investigatif
BPBD NTB dan Lombok Timur Uji Ketangguhan Desa dengan SIK SIAGA
Koresponden tvOne Datangi Ponpes Al-Ishlahuddiny dan Sampaikan Maaf atas Polemik Pemberitaan
Gubernur NTB Dukung Penuh Pelaksanaan UKW SMSI 28-29 Juli
Kapolda NTB Kunjungi Kajati, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Kapolda NTB Rotasi 8 Pejabat Utama dan 4 Kapolres Tindak Lanuti Telegram Kapolri
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Tutup Kebocoran Anggaran

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:24 WITA

Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:25 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Ada Kosnpirasi Di Cerita Ini 

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:06 WITA

Viralisasi Berkelindan dengan Motif Ekonomi, Program Literasi Selalu Dilayakkan Proyek Belaka

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:43 WITA

Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya

Berita Terbaru

Warga memaksa penutupan dan merusak sejumlah fasilitas kafe Pantai Lungkak, Keruak, Jumat 7 Agustus 2026. (Foto: Lombokini.com)

Peristiwa

Warga Tutup Paksa dan Rusak Fasilitas Kafe di Pantai Lungkak

Jumat, 7 Agu 2026 - 19:43 WITA