Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Baznas Lombok Timur, H. Muhammad Kamli saat diwawancara pihak media seusai acara penyerahan bantuan di bidang pendidikan dan dakwah yang berlangsung di Aula Baznas Lombok Timur (doc. Lombokini.com/Zan)

Ketua Baznas Lombok Timur, H. Muhammad Kamli saat diwawancara pihak media seusai acara penyerahan bantuan di bidang pendidikan dan dakwah yang berlangsung di Aula Baznas Lombok Timur (doc. Lombokini.com/Zan)

 

LOMBOKINI.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur bergerak cepat memperluas basis muzaki (pemberi zakat) dengan membidik potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari instansi vertikal TNI dan Polri.

Langkah strategis ini diambil guna merespons instruksi langsung dari Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, agar jajaran aparat keamanan turut menjadi bagian dari ekosistem zakat daerah.

Hal tersebut ditegaskan oleh Ketua Baznas Lombok Timur, H. Muhammad Kamli, saat diwawancarai seusai acara penyerahan bantuan di bidang pendidikan dan dakwah yang berlangsung di Aula Baznas Lombok Timur, Kamis (2/7/2026).

H. Muhammad Kamli mengonfirmasi bahwa pihak Baznas telah melayangkan surat resmi terkait penawaran kerja sama tersebut ke dua institusi terkait.

Respons positif pun didapatkan dari Kepolisian Resor (Polres) Lombok Timur maupun Komando Distrik Militer (Kodim) 1615/Lombok Timur, di mana rangkaian sosialisasi awal bersama pejabat lama telah sukses dilaksanakan.

Baca Juga :  Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?

Pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di internal TNI dan Polri dinilai akan membawa dampak dan manfaat yang besar, khususnya bagi kedua lembaga itu sendiri.

Melalui wadah UPZ resmi, dana ZIS yang berhasil dihimpun dari para personel nantinya dapat dikelola dan disalurkan kembali secara mandiri untuk menopang berbagai agenda sosial kedinasan.

“Jika UPZ di lembaga tersebut terbentuk, pihak Kepolisian maupun TNI dapat memanfaatkan dana yang terkumpul untuk melaksanakan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, kemanusiaan, hingga keagamaan secara berkala,” ujar H. Muhammad Kamli.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi ruang bagi TNI-Polri untuk ikut berkontribusi bersama pemerintah daerah dalam menangani persoalan sosial, termasuk program bantuan di bidang pendidikan dan kesehatan yang sasarannya menyentuh langsung masyarakat bawah.

Baca Juga :  BAZNAS Lotim Klarifikasi Pernyataan Anggota Dewan Syariah Soal Zakat DPRD

Selain menyasar TNI-Polri, Baznas Lombok Timur juga tengah merampungkan komitmen serupa dengan pihak legislatif. Tercatat, Baznas telah menggelar tiga kali musyawarah bersama DPRD Kabupaten Lombok Timur dan kini tengah menunggu satu agenda audiensi final untuk mengesahkan komitmen penarikan zakat bagi para anggota dewan.

H. Muhammad Kamli mengingatkan kembali bahwa gerakan ini bukan semata-mata kebijakan daerah, melainkan bentuk kepatuhan terhadap hukum agama dan instruksi formal tata kelola negara.

“Kewajiban zakat, infak, dan sedekah ini bukan perintah bupati atau lembaga kami, melainkan perintah Allah melalui Al-Qur’an dan perintah Presiden. Kami mengajak seluruh aparatur dan pegawai di Lombok Timur untuk menyalurkan ZIS-nya melalui Baznas sesuai surat edaran resmi bupati,” tegasnya.

Penulis : Paozan Azima

Berita Terkait

Kapolres Lotim AKBP Ariakta Awali Masa Jabatan dengan Silaturahmi ke PBNW dan PB NWDI
Bupati Lotim Lepas Dandim dan Kapolres Lama, Sambut Pejabat Baru
BAZNAS Lotim Klarifikasi Pernyataan Anggota Dewan Syariah Soal Zakat DPRD
Target PAD 2026, Pemkab Lombok Timur Gali Potensi Pajak dan Retribusi Daerah
Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?
Perputaran Uang Capai Ratusan Miliar, Program MBG di Lombok Timur Soroti Akuntabilitas
80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat
Soroti Sengkarut Lotim, PMII: Guru Honorer Digaji Murah, Tambang Ilegal Malah Dipelihara

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:19 WITA

Bupati Lotim Lepas Dandim dan Kapolres Lama, Sambut Pejabat Baru

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:07 WITA

BAZNAS Lotim Klarifikasi Pernyataan Anggota Dewan Syariah Soal Zakat DPRD

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:39 WITA

Target PAD 2026, Pemkab Lombok Timur Gali Potensi Pajak dan Retribusi Daerah

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:24 WITA

Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:24 WITA

Perputaran Uang Capai Ratusan Miliar, Program MBG di Lombok Timur Soroti Akuntabilitas

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:31 WITA

Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:12 WITA

80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:49 WITA

Soroti Sengkarut Lotim, PMII: Guru Honorer Digaji Murah, Tambang Ilegal Malah Dipelihara

Berita Terbaru

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo memberikan keterangan kepada awak media, Senin 20 Juli 2026 di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. (Foto: Lombokini.com/Tamrin).

Hukrim

KPK OTT Bupati Lombok Barat dan Amankan 18 Orang

Senin, 20 Jul 2026 - 17:52 WITA

Dinas Kebudayaan NTB Dikritik, Roadmap Kebudayaan 2027-2047 Dinilai Sia-sia Tanpa Pembenahan Pegawai. (Foto: Lombokini.com).

Opini

Dinas Kebudayaan NTB Tak Mampu Mengurus Kebudayaan

Minggu, 19 Jul 2026 - 10:53 WITA