Pria Paruh Baya di Pringgasela Tewas Disayat Tetangga Menggunakan Sabit

Jumat, 19 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Nurudin Tewas Disayat Sabit Tetangga di Pringgasela, Lombok Timur, Jumat 19 Juni 2026. (Foto: Lombokini.com).

Nurudin Tewas Disayat Sabit Tetangga di Pringgasela, Lombok Timur, Jumat 19 Juni 2026. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Nurudin (45), warga Desa Pengadangan, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur, tewas setelah sabit yang diayunkan tetangganya, Noval (35), menyayat lehernya di dalam rumah korban, Jumat 19 Juni 2026.

Kepolisian Resor Lombok Timur mencatat, korban mengalami luka robek di bagian belakang leher sepanjang 20 sentimeter, lebar 8 sentimeter, dan kedalaman 5 sentimeter.

Selain itu, sabit pelaku juga melukai bagian bawah ketiak korban sepanjang 25 sentimeter dengan kedalaman 1 sentimeter.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Tuding JPU Hilangkan Bukti Krusial di Sidang Mugni Ilma

Meski terluka parah, korban sempat berlari keluar rumah menuju jalan raya untuk meminta pertolongan. Namun, pelaku masih terus mengejar korban sambil membawa sabit.

Warga setempat segera melarikan Nurudin ke Puskesmas Pengadangan, tetapi nyawanya tidak tertolong akibat luka parah dan kehabisan darah.

Baca Juga :  Bupati Lotim dan Lobar Bersepakat, Solusi Nyata atau Sandiwara Birokrasi?

Kasi Humas Polres Lombok Timur, Lalu Rusmaladi, membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya telah menerima laporan penganiayaan dengan senjata tajam yang menyebabkan korban meninggal dunia.

“Penyebab pelaku melakukan perbuatan itu terhadap korban masih dalam penyelidikan,” tegasnya.

Polisi kini telah mengamankan pelaku untuk keperluan penyelidikan dan memprosesnya lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Denny Minta MK Diskualifikasi Gibran, Sebut Persidangan Buktikan Gibran Tak Berijazah SMA
Atdikbud KBRI Singapura dan Canberra Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran
Bung Syam: Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Uji Kredibilitas Kejaksaan Agung
Pj Kades Ekas Buana Bantah Arahkan Isi Perdamaian Sekdes M dan ES
Sekdes Ekas Buana Berdamai dengan Keluarga ES Usai Skandal Hubungan Terlarang
Kuasa Hukum Tuding JPU Hilangkan Bukti Krusial di Sidang Mugni Ilma
Sorenggana Law Firm Buka Posbakum, Targetkan Merata se-Pulau Lombok
Gema Lazzuardi Buka Suara soal Tanah 6.000 Meter Persegi di Lintasan 3 Sirkuit Mandalika

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:02 WITA

Denny Minta MK Diskualifikasi Gibran, Sebut Persidangan Buktikan Gibran Tak Berijazah SMA

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:32 WITA

Atdikbud KBRI Singapura dan Canberra Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:31 WITA

Bung Syam: Penanganan Kasus Febrie Adriansyah Uji Kredibilitas Kejaksaan Agung

Rabu, 30 September 2026 - 19:50 WITA

Pj Kades Ekas Buana Bantah Arahkan Isi Perdamaian Sekdes M dan ES

Rabu, 30 September 2026 - 17:13 WITA

Sekdes Ekas Buana Berdamai dengan Keluarga ES Usai Skandal Hubungan Terlarang

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA