LOMBOKINI.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur menilai pembangunan infrastruktur kesehatan di daerah itu belum optimal. Dewan menyoroti sejumlah fasilitas seperti puskesmas dan rumah sakit yang dibangun tanpa perencanaan matang terkait akses dan keterhubungan layanan.
Ketua Komisi IV DPRD Lombok Timur, HL Hasan Rahman, menegaskan pembangunan tidak cukup hanya berorientasi pada penyelesaian fisik proyek. Pemerintah daerah, kata dia, perlu memiliki instrumen untuk mengukur dampak pembangunan terhadap masyarakat.
“Kita membangun, tapi tidak melihat bagaimana aksesnya, bagaimana keterkaitannya dengan fasilitas kesehatan lain. Akibatnya banyak yang tidak berjalan sesuai harapan, bahkan ada yang terkesan mangkrak,” ujar Hasan Rahman kepada wartawan di Gedung DPRD Lombok Timur, Rabu 17 Juni 2026.
Politisi itu menyoroti pelayanan kesehatan di daerah yang masih jauh dari standar ideal. Bahkan, kata dia, kondisi itu memicu berbagai keluhan masyarakat, termasuk kasus penanganan pasien yang sempat mencuat di wilayah Keruak.
Hasan Rahman membandingkan kondisi tersebut dengan daerah lain, seperti Bali, yang dinilai mampu mengelola puskesmas secara lebih mandiri melalui skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Menurutnya, skema itu membuat pelayanan menjadi lebih optimal, bersih, dan profesional.
“Di Bali, puskesmasnya bisa hidup mandiri, pelayanannya bagus. Sementara kita, rumah sakit saja belum tertata dengan baik,” pungkasnya.
Ia pun mengingatkan agar pemerintah daerah tidak asal membangun tanpa perencanaan berbasis kebutuhan. Setiap pembangunan, tegasnya, harus benar-benar memberikan manfaat luas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. ***
Penulis : Najamudin Anaji


![Mahasiswa KKN ITSKes Muhammadiyah Selong berfoto bersama usai menuntaskan kegiatan sosialisasi, edukasi, dan pembagian makanan tambahan (PMT) bagi 55 balita stunting di Desa Pringgabaya Utara, Selasa 18 Agustus 2026. [Foto: Lombokini.com/Istimewa]](https://lombokini.com/wp-content/uploads/2026/08/KKN-ITSKes-Selong-225x129.png)
![Wakil Bupati Lombok Timur, Moh. Edwin Hadiwijaya, melantik dan mengambil sumpah 61 Penjabat (Pj) Kepala Desa di Pendopo Bupati, Selasa 18 Agustus 2026. [Foto: Lombokini.com].](https://lombokini.com/wp-content/uploads/2026/08/Pelantikan-Pj-Kades-225x129.jpg)
![Muatan pasir yang melebihi kapasitas angkut membuat truk-truk galian C merusak jalan utama di Desa Kalijaga Timur. [Foto: Lombokini.com]](https://lombokini.com/wp-content/uploads/2026/08/Dam-Truk-Bermuatan-Pasir-1-225x129.png)
![Ribuan pengunjung memadati Lapangan Barokah pada pembukaan Festival Gawe Beleq, Senin malam 17 Agustus 2026. [Foto: Lombokini.com]](https://lombokini.com/wp-content/uploads/2026/08/Gawe-Beleq-Sakra-Barat-225x129.png)
![Qunci Villas Resort, Senggigi, Lombok Barat. [Foto: Lombokini.com/Qunci Villas Resort, Lombok].](https://lombokini.com/wp-content/uploads/2026/08/Qunci-Villas-225x129.png)
![Ratusan warga binaan, unsur Forkopimda, dan jajaran Lapas Kelas IIB Selong mengikuti penyerahan remisi umum peringatan HUT ke-81 RI di aula Lapas Selong, Senin 17 Agustus 2026. [Foto: Lombokini.com/Endri]](https://lombokini.com/wp-content/uploads/2026/08/Lapas-Selong-225x129.jpg)