PW Pemuda NW NTB Gelar Diskusi dan Bakti Sosial ‘Desa Berdaya’ di Sembalun

Selasa, 30 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Dorong Pemuda NW Jadi Penggerak Ekonomi Lewat Program Desa Berdaya. (Foto: Lombokini.com).

Gubernur NTB Dorong Pemuda NW Jadi Penggerak Ekonomi Lewat Program Desa Berdaya. (Foto: Lombokini.com).

Kadis Kominfotik NTB, Ahsanul Khalik, mewakili Gubernur Lalu Muhammad Iqbal, menegaskan program ini strategi memutus kemiskinan dan mendorong pemuda NW jadi penggerak ekonomi desa.

LOMBOKINI.com – PW Pemuda Nahdatul Wathan (NW) NTB menggelar diskusi publik dan bakti sosial bertajuk “Desa Berdaya: Strategi Peningkatan Ekonomi Rakyat” di Hotel Nusantara, Sembalun, Lombok Timur, Ahad 28 Juni 2026.

Acara tersebut mengundang pengurus PW dan perwakilan Pimpinan Daerah (PD) Pemuda NW se-NTB.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) NTB, Ahsanul Khalik, membuka acara tersebut. Ia hadir mewakili Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal.

Dalam sambutannya, Aka, sapaan akrab Kadis Kominfotik NTB, menyampaikan bahwa program “Desa Berdaya” menjadi strategi kunci untuk meningkatkan ekonomi rakyat sekaligus memutus mata rantai kemiskinan ekstrem.

Menurutnya, program ini sejalan dengan nilai-nilai perjuangan NW yang memuliakan manusia melalui kemandirian.

Baca Juga :  Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Oleh karena itu, Aka mengajak Pemuda NW tidak hanya bangga mewarisi sejarah, tetapi juga mampu menjadi generasi pencipta sejarah.

Lebih lanjut, ia mendorong Pemuda NW untuk mendampingi desa-desa percontohan di masing-masing kabupaten/kota serta menjadi penggerak ekonomi di desanya sendiri.

Selain itu, Aka juga berharap agar kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan pemuda, termasuk Pemuda NW, dapat membangun ekosistem ekonomi rakyat yang tangguh.

Sementara itu, melalui Kadis Kominfotik, Gubernur NTB menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak diukur dari besaran anggaran atau banyaknya proyek.

Menurutnya, ukuran utama keberhasilan adalah seberapa banyak harapan yang berhasil dihidupkan, keluarga yang bangkit dari kemiskinan dengan usaha sendiri, anak-anak desa yang meraih masa depan cerah, serta masyarakat yang merasakan kehadiran negara untuk memuliakan kehidupan mereka.

Baca Juga :  Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi

Sebelum acara inti dimulai, Ketua PW Pemuda NW NTB, Hasanah Efendi, menyatakan bahwa pihaknya, sebagai bagian dari masyarakat NTB, berhak mengetahui secara utuh konsep dan program Desa Berdaya.

Hasfen, sapaan akrabnya, menyebut program ini merupakan unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal dan Indah Dhamayanti Putri (Iqbal-Dinda), untuk meningkatkan ekonomi rakyat dan mengentaskan kemiskinan.

“Momen diskusi publik ini setidaknya dapat memberikan kami informasi komprehensif terkait program Desa Berdaya yang menjadi salah satu program unggulan Pemprov NTB dalam membangun NTB Makmur Mendunia,” tandas Hasfen.

Adapun dalam sesi diskusi, PW Pemuda NW NTB menghadirkan dua narasumber, yakni Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil Provinsi NTB, Teguh Gatot Yuwono, serta akademisi Dr. Moh. Saleh. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Relawan Nusantara Salurkan ATK, PMT, dan Baby Kits untuk Penyintas Kebakaran Kampung Adat Sade
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
Pemkab Lombok Timur Daftarkan 4.000 Marbot dan Guru Ngaji sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan
BAZNAS Lotim Tinjau Langsung Calon Penerima MAHYANI di Gili Beleq
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:22 WITA

Relawan Nusantara Salurkan ATK, PMT, dan Baby Kits untuk Penyintas Kebakaran Kampung Adat Sade

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Jumat, 11 September 2026 - 21:38 WITA

333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Kamis, 10 September 2026 - 14:48 WITA

Pemkab Lombok Timur Daftarkan 4.000 Marbot dan Guru Ngaji sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Berita Terbaru

Kegaduhan Seputar Desil. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Kegaduhan Seputar Desil 

Sabtu, 19 Sep 2026 - 16:40 WITA

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":1,"transform":1,"effects":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Sastra

CERPEN-CERPEN YUSPIANAL IMTIHAN: Tetaring Hultah

Senin, 14 Sep 2026 - 05:52 WITA