PW Pemuda NW NTB Gelar Diskusi dan Bakti Sosial ‘Desa Berdaya’ di Sembalun

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Dorong Pemuda NW Jadi Penggerak Ekonomi Lewat Program Desa Berdaya. (Foto: Lombokini.com).

Gubernur NTB Dorong Pemuda NW Jadi Penggerak Ekonomi Lewat Program Desa Berdaya. (Foto: Lombokini.com).

Kadis Kominfotik NTB, Ahsanul Khalik, mewakili Gubernur Lalu Muhammad Iqbal, menegaskan program ini strategi memutus kemiskinan dan mendorong pemuda NW jadi penggerak ekonomi desa.

LOMBOKINI.com – PW Pemuda Nahdatul Wathan (NW) NTB menggelar diskusi publik dan bakti sosial bertajuk “Desa Berdaya: Strategi Peningkatan Ekonomi Rakyat” di Hotel Nusantara, Sembalun, Lombok Timur, Ahad 28 Juni 2026.

Acara tersebut mengundang pengurus PW dan perwakilan Pimpinan Daerah (PD) Pemuda NW se-NTB.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) NTB, Ahsanul Khalik, membuka acara tersebut. Ia hadir mewakili Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal.

Dalam sambutannya, Aka, sapaan akrab Kadis Kominfotik NTB, menyampaikan bahwa program “Desa Berdaya” menjadi strategi kunci untuk meningkatkan ekonomi rakyat sekaligus memutus mata rantai kemiskinan ekstrem.

Menurutnya, program ini sejalan dengan nilai-nilai perjuangan NW yang memuliakan manusia melalui kemandirian.

Baca Juga :  BPBD NTB dan Lombok Timur Uji Ketangguhan Desa dengan SIK SIAGA

Oleh karena itu, Aka mengajak Pemuda NW tidak hanya bangga mewarisi sejarah, tetapi juga mampu menjadi generasi pencipta sejarah.

Lebih lanjut, ia mendorong Pemuda NW untuk mendampingi desa-desa percontohan di masing-masing kabupaten/kota serta menjadi penggerak ekonomi di desanya sendiri.

Selain itu, Aka juga berharap agar kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan pemuda, termasuk Pemuda NW, dapat membangun ekosistem ekonomi rakyat yang tangguh.

Sementara itu, melalui Kadis Kominfotik, Gubernur NTB menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak diukur dari besaran anggaran atau banyaknya proyek.

Menurutnya, ukuran utama keberhasilan adalah seberapa banyak harapan yang berhasil dihidupkan, keluarga yang bangkit dari kemiskinan dengan usaha sendiri, anak-anak desa yang meraih masa depan cerah, serta masyarakat yang merasakan kehadiran negara untuk memuliakan kehidupan mereka.

Baca Juga :  Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa

Sebelum acara inti dimulai, Ketua PW Pemuda NW NTB, Hasanah Efendi, menyatakan bahwa pihaknya, sebagai bagian dari masyarakat NTB, berhak mengetahui secara utuh konsep dan program Desa Berdaya.

Hasfen, sapaan akrabnya, menyebut program ini merupakan unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal dan Indah Dhamayanti Putri (Iqbal-Dinda), untuk meningkatkan ekonomi rakyat dan mengentaskan kemiskinan.

“Momen diskusi publik ini setidaknya dapat memberikan kami informasi komprehensif terkait program Desa Berdaya yang menjadi salah satu program unggulan Pemprov NTB dalam membangun NTB Makmur Mendunia,” tandas Hasfen.

Adapun dalam sesi diskusi, PW Pemuda NW NTB menghadirkan dua narasumber, yakni Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil Provinsi NTB, Teguh Gatot Yuwono, serta akademisi Dr. Moh. Saleh. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa
Kejanggalan Pengelolaan APBD NTB 2025, Empat Anggota DPRD Desak BPK Gelar Audit Investigatif
BPBD NTB dan Lombok Timur Uji Ketangguhan Desa dengan SIK SIAGA
Koresponden tvOne Datangi Ponpes Al-Ishlahuddiny dan Sampaikan Maaf atas Polemik Pemberitaan
Gubernur NTB Dukung Penuh Pelaksanaan UKW SMSI 28-29 Juli
Kapolda NTB Kunjungi Kajati, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Kapolda NTB Rotasi 8 Pejabat Utama dan 4 Kapolres Tindak Lanuti Telegram Kapolri
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Tutup Kebocoran Anggaran

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:24 WITA

Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:25 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Ada Kosnpirasi Di Cerita Ini 

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:06 WITA

Viralisasi Berkelindan dengan Motif Ekonomi, Program Literasi Selalu Dilayakkan Proyek Belaka

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:43 WITA

Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya

Berita Terbaru

Warga memaksa penutupan dan merusak sejumlah fasilitas kafe Pantai Lungkak, Keruak, Jumat 7 Agustus 2026. (Foto: Lombokini.com)

Peristiwa

Warga Tutup Paksa dan Rusak Fasilitas Kafe di Pantai Lungkak

Jumat, 7 Agu 2026 - 19:43 WITA