Melalui ‘Polantas Menyapa’, Polantas Lotim Pilih Edukasi Santai dan Ngopi Bareng Bina Klub Motor

Kamis, 25 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kanit Kamsel Satlantas Polres Lombok Timur, IPDA Evi Dwi Puspa saat diwawancarai di kantornya (doc. Zan)

Kanit Kamsel Satlantas Polres Lombok Timur, IPDA Evi Dwi Puspa saat diwawancarai di kantornya (doc. Zan)

 

LOMBOKINI.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Timur terus berupaya menekan angka kecelakaan melalui program pembinaan komunitas kendaraan yang kini dikemas secara lebih fleksibel dan humanis.

Melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel), pihak kepolisian mengajak seluruh klub motor di Lombok Timur untuk mendaftarkan diri agar mendapatkan edukasi tata cara berkendara yang aman.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Lombok Timur, Ipda Evi Dwi Puspa, menjelaskan bahwa pembinaan ini merupakan bagian dari program “Polantas Menyapa”.

Pendekatan yang dilakukan sengaja dibuat santai agar pesan edukasi lebih mudah diterima oleh generasi muda.

“Prosedurnya sangat fleksibel. Komunitas yang ingin dibina cukup bersurat atau menghubungi kami via WhatsApp. Saat mereka sedang berkumpul atau nongkrong santai, kami yang akan turun mendatangi lokasi untuk berdiskusi sekaligus memberikan edukasi,” ujar Evi saat ditemui di Gedung Pelayanan BPKB Polres Lombok Timur, Kamis (25/6).

Baca Juga :  DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Tujuan utama dari pembinaan ini adalah untuk mengarahkan para pengendara agar lebih tertib dan patuh hukum, sehingga risiko kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisasi.

Pihak Satlantas juga menekankan pentingnya mengubah citra negatif komunitas motor yang selama ini kerap diidentikkan dengan aksi ugal-ugalan atau penggunaan knalpot brong yang meresahkan masyarakat.

Sejauh ini, komunitas Vespa tercatat sebagai kelompok yang paling aktif menjalin komunikasi dan rutin meminta pembinaan dari Satlantas Polres Lombok Timur.

Baca Juga :  Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Sementara untuk beberapa komunitas lain, regenerasi anggota yang dinamis membuat kepengurusannya belum terdaftar secara resmi.

Meski mengedepankan pendekatan yang persuasif dan santai, Satlantas Polres Lombok Timur memastikan tidak akan memberikan toleransi bagi komunitas yang tetap membandel setelah dibina.

Sanksi hukum tegas hingga pembubaran komunitas siap diterapkan bagi mereka yang terbukti melanggar aturan lalu lintas.

“Langkah hukum tegas akan diambil tanpa toleransi karena mereka yang sudah dibina otomatis sudah mengetahui aturan. Apalagi menjelang Operasi Patuh dalam waktu dekat, kami akan melakukan penyaringan ketat, terutama terhadap pelanggaran seperti penggunaan knalpot brong dan pengendara tanpa helm,” pungkas Evi.

Penulis : Paozan Azima

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Berita Terbaru

Berita

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:41 WITA