Melalui ‘Polantas Menyapa’, Polantas Lotim Pilih Edukasi Santai dan Ngopi Bareng Bina Klub Motor

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kanit Kamsel Satlantas Polres Lombok Timur, IPDA Evi Dwi Puspa saat diwawancarai di kantornya (doc. Zan)

Kanit Kamsel Satlantas Polres Lombok Timur, IPDA Evi Dwi Puspa saat diwawancarai di kantornya (doc. Zan)

 

LOMBOKINI.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Timur terus berupaya menekan angka kecelakaan melalui program pembinaan komunitas kendaraan yang kini dikemas secara lebih fleksibel dan humanis.

Melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel), pihak kepolisian mengajak seluruh klub motor di Lombok Timur untuk mendaftarkan diri agar mendapatkan edukasi tata cara berkendara yang aman.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Lombok Timur, Ipda Evi Dwi Puspa, menjelaskan bahwa pembinaan ini merupakan bagian dari program “Polantas Menyapa”.

Pendekatan yang dilakukan sengaja dibuat santai agar pesan edukasi lebih mudah diterima oleh generasi muda.

“Prosedurnya sangat fleksibel. Komunitas yang ingin dibina cukup bersurat atau menghubungi kami via WhatsApp. Saat mereka sedang berkumpul atau nongkrong santai, kami yang akan turun mendatangi lokasi untuk berdiskusi sekaligus memberikan edukasi,” ujar Evi saat ditemui di Gedung Pelayanan BPKB Polres Lombok Timur, Kamis (25/6).

Baca Juga :  Kapolri dan Titiek Soeharto Panen Bawang Putih dan Lakukan Peletakan Batu Pertama Gudang Benih Sembalun

Tujuan utama dari pembinaan ini adalah untuk mengarahkan para pengendara agar lebih tertib dan patuh hukum, sehingga risiko kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisasi.

Pihak Satlantas juga menekankan pentingnya mengubah citra negatif komunitas motor yang selama ini kerap diidentikkan dengan aksi ugal-ugalan atau penggunaan knalpot brong yang meresahkan masyarakat.

Sejauh ini, komunitas Vespa tercatat sebagai kelompok yang paling aktif menjalin komunikasi dan rutin meminta pembinaan dari Satlantas Polres Lombok Timur.

Baca Juga :  Polres Lombok Timur Rotasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek

Sementara untuk beberapa komunitas lain, regenerasi anggota yang dinamis membuat kepengurusannya belum terdaftar secara resmi.

Meski mengedepankan pendekatan yang persuasif dan santai, Satlantas Polres Lombok Timur memastikan tidak akan memberikan toleransi bagi komunitas yang tetap membandel setelah dibina.

Sanksi hukum tegas hingga pembubaran komunitas siap diterapkan bagi mereka yang terbukti melanggar aturan lalu lintas.

“Langkah hukum tegas akan diambil tanpa toleransi karena mereka yang sudah dibina otomatis sudah mengetahui aturan. Apalagi menjelang Operasi Patuh dalam waktu dekat, kami akan melakukan penyaringan ketat, terutama terhadap pelanggaran seperti penggunaan knalpot brong dan pengendara tanpa helm,” pungkas Evi.

Penulis : Paozan Azima

Berita Terkait

Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa
Festival Gawe Beleq Sakra Barat Resmi Ditutup Kapolres Lombok Timur
HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim
Temui Massa Aksi, Wabup Pastikan Jalan Kalijaga Timur Diperbaiki Lewat APBD Perubahan 2026
Pemkab Lotim dan PT Energi Selaparang Tandai Batas 25 Hektare Wisata Joben
Polres Lombok Timur Rotasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek
Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C
Kapolri Beri Pin Emas ke Gubernur NTB dan Bupati Lotim atas Dukungan Swasembada Bawang Putih

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:43 WITA

Viral! Ikan Oarfish Ditemukan Terdampar di Pantai Pink, Ini Kata DKP NTB 

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:31 WITA

Masjid Al Amanah Luncurkan ATM Beras Digital untuk Warga Duafa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:30 WITA

Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:12 WITA

120 Bangunan di Desa Adat Sade Hangus Terbakar, DPR RI Siapkan Revitalisasi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 01:34 WITA

Material Jerami dan Bambu Picu Api Cepat Lalap Rumah Adat Sade

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:34 WITA

Api Melalap Desa Wisata Adat Sade

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:48 WITA

Video Air Berbusa dari Tambak Udang Viral, Nelayan Protes Susah Cari Ikan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:02 WITA

TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara

Berita Terbaru