Hadiri HADI ke-73 NW, Menhut Raja Juli: Tokoh Bangsa Lahir dari Pesantren

Sabtu, 7 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. (Foto: Lombokini.com/Dok. Nahdlatul Wathan).

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. (Foto: Lombokini.com/Dok. Nahdlatul Wathan).

LOMBOKINI.com – Puluhan ribu warga Nahdlatul Wathan (NW) memadati Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin di Anjani, Lombok Timur, Sabtu 7 Maret 2026. Mereka merayakan Hari Jadi (HADI) ke-73 NW dengan tema “Meneguhkan Cinta Hamzanwadi, Menjaga Martabat Negeri.” Acara ini memperkuat semangat perjuangan dan persatuan warga NW.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni hadir bersama Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri, Laksamana Muda TNI Joni Sudianto, dan Kombes Pol Hendro Kusmayadi.

Baca Juga :  DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Kehadiran para pejabat ini mempererat silaturahmi sekaligus komitmen melanjutkan perjuangan pendiri NW, TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid.

Raja Juli memotivasi ribuan santri NW agar giat belajar dan bercita-cita tinggi. Menurutnya, santri berpeluang besar menjadi pemimpin bangsa.

“Dari pesantren bisa lahir tokoh-tokoh besar. Tidak menutup kemungkinan ada santri yang jadi menteri bahkan presiden,” ujarnya.

Baca Juga :  Festival Gawe Beleq Sakra Barat Resmi Ditutup Kapolres Lombok Timur

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) TGKH Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani menegaskan, bahwa NW lahir dari semangat pendidikan madrasah NWDI dan NBDI. Organisasi ini menjadi wasilah mencerdaskan kehidupan bangsa.

“NW adalah gelora pendidikan. Kita wajib sami’na wa atho’na, taat membela dan memperjuangkan cita-cita NW,” pungkasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi
Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia
TGB Imbau Warga Lombok Timur Kompak Jaga Persatuan Jelang HUT ke-131

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Selasa, 8 September 2026 - 14:42 WITA

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Selasa, 8 September 2026 - 06:24 WITA

Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Rabu, 2 September 2026 - 10:29 WITA

Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:05 WITA

Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta

Berita Terbaru

Anggota DPRD Lombok Timur dari PAN, Ir. Baidullah. (Foto: Lombokini.com)

Lombok Timur

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 Sep 2026 - 18:38 WITA