LOMBOKINI.com — Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur resmi melakukan penyegaran birokrasi dengan merotasi sejumlah posisi jabatan pimpinan tinggi pratama dan administrator.
Agenda pengangkatan sumpah jabatan dan pelantikan ini berlangsung khidmat di Lobi Kantor Bupati Lombok Timur pada Rabu (10/6/26).
Langkah strategis ini diambil sebagai upaya penyegaran organisasi sekaligus komitmen untuk memacu kemajuan pembangunan di wilayah Lombok Timur.
Dalam arahannya yang lugas, Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, secara tegas menepis spekulasi adanya unsur politik di balik pergeseran posisi para aparatur sipil negara tersebut.
Beliau menjamin bahwa seluruh eselon dua yang dipindahkan merupakan figur-figur berkinerja baik yang telah mengukir keberhasilan di instansi sebelumnya.
“Semua eselon dua yang saya rotasi ini orang baik dan sudah berhasil. Jangan pernah ada pikiran bahwa dipindah karena faktor politik, tidak ada itu. Pemikiran saya adalah bagaimana kita bekerja bersama dan bekerja dengan semangat,” tegas Haerul Warisin.
Instruksi spesifik juga diarahkan kepada beberapa pejabat baru guna mempercepat penyelesaian isu-isu krusial. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) yang kini dijabat oleh Muksin, diminta segera bergerak menekan angka stunting.
“Stunting kita masih ada, jadi kerja-kerja keluarga berencana ini harus terbangkitkan kembali. Dan siapa yang harus melakukan ini? Pak Muksin,” ujar Bupati memberikan atensi khusus.
Sementara itu, H. Hasni yang kini memimpin Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) ditargetkan untuk minimal mampu mempertahankan capaian positif dari pejabat terdahulu. Selain target instansi, perekonomian masyarakat juga menjadi sorotan.
Para camat diinstruksikan untuk menghidupkan pelaku UMKM dengan menggelar kegiatan Car Free Day maupun Car Free Night di wilayah masing-masing, mereplikasi keberhasilan yang telah berjalan di Kecamatan Pringgabaya.
Isu kebersihan di wilayah Kota Selong juga mendapat penekanan khusus untuk segera dibenahi. Guna memastikan kinerja berjalan optimal, Bupati menegaskan bahwa evaluasi berkala akan terus dilakukan setiap enam bulan sekali.
Pergeseran posisi penting ini membawa sejumlah perubahan pada struktur pimpinan tinggi pratama. Jabatan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) kini diamanahkan kepada Muhammad Zaidar Rohman yang sebelumnya memimpin Bappeda.
Posisi Kepala Bappeda yang ditinggalkannya kini diisi oleh Ahmad Dewanto Hadi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR.
Selanjutnya, Hasni bergeser dari Kepala BPKAD menjadi Kepala Bapenda, menggantikan Muksin yang kini menakhodai DP3AKB.
Sementara itu, Widayat yang sebelumnya merupakan Kepala Dinas Pariwisata kini dipercaya mengemban tugas baru sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyebaran Kabupaten Lombok Timur.
Penulis : Paozan Azima







