Hadapi Kelangkaan Blangko KTP-el, Dukcapil Lotim Genjot KTP Digital

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Lombok Timur, Farihin, menerangkan soal kelangkaan blangko KTP-el di ruang kerjanya, Selasa 27 Januari 2026. (Foto: Lombokini.com).

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Lombok Timur, Farihin, menerangkan soal kelangkaan blangko KTP-el di ruang kerjanya, Selasa 27 Januari 2026. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Lombok Timur, Farihin, menyebut kelangkaan blangko KTP Elektronik (KTP-el) sebagai masalah klasik yang berulang setiap transisi tahun anggaran.

Farihin menjelaskan, ketergantungan daerah pada pasokan pusat menjadi akar masalah. “Ini kendala klasik. Kita usul 10.000, tapi yang diberikan kadang hanya 500. Akibatnya, kami harus menerapkan skala prioritas yang sangat ketat,” ujarnya di ruang kerjanya, Selasa 27 Januari 2026.

Baca Juga :  Target PAD 2026, Pemkab Lombok Timur Gali Potensi Pajak dan Retribusi Daerah

Dinasnya kini memprioritaskan stok terbatas untuk kategori darurat, seperti warga yang membutuhkan penanganan medis atau pelajar yang akan mendaftar ke perguruan tinggi dan melamar TNI-Polri.

Farihin juga menyoroti lonjakan permintaan akibat perubahan data secara masif. Untuk solusi jangka panjang, Dukcapil Lotim menggencarkan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) atau KTP digital di ponsel Android.

“IKD memiliki keunggulan luar biasa: anti hilang, efisiensi anggaran, dan praktis,” jelasnya.

Baca Juga :  Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?

Namun, ia mengakui kendala penerimaan. “Banyak instansi, terutama perbankan, masih menolak IKD. Kami mendorong pusat mengeluarkan edaran wajib bagi semua lembaga,” tegasnya.

Ia optimistis pasokan blangko dari pusat akan normal pada Februari 2026. Sementara itu, Dukcapil berkomitmen terus melakukan pendampingan aktivasi IKD, yang saat ini baru mencapai 3-4 persen. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Ribuan Warga Lombok Timur Desak Polres Tangkap Pelaku Ujaran Kebencian terhadap Bupati
BPBD NTB dan Lombok Timur Uji Ketangguhan Desa dengan SIK SIAGA
Bapenda Lombok Timur Luruskan Redaksi SPPT PBB: Rumah Wajib Pajak Tidak Akan Disita
KPK Pantau Implementasi Desa Antikorupsi di Lombok Timur
KPK Geledah Rumah Kontraktor di Lombok Timur Terkait OTT Bupati Lombok Barat, Pemilik Rumah Buka Suara
Kapolres Lotim AKBP Ariakta Awali Masa Jabatan dengan Silaturahmi ke PBNW dan PB NWDI
Bupati Lotim Lepas Dandim dan Kapolres Lama, Sambut Pejabat Baru
BAZNAS Lotim Klarifikasi Pernyataan Anggota Dewan Syariah Soal Zakat DPRD

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:35 WITA

Wabup Lotim Tinjau SMPN 2 Selong, Soroti Fasilitas Minim dan Komite Vakum 6 Tahun

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:44 WITA

Empat Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Raih Juara I PEKSIMIDA, Siap Wakili NTB ke PEKSIMINAS

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:59 WITA

80 Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:18 WITA

Menulis untuk Merapikan Pikiran, Begitu Modal Dasar Meditasi yang Baik

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:13 WITA

Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:31 WITA

Sastra Bermutu Itu Bebas dari Ruang dan Waktu yang Fana: Karya yang Menentang Zaman

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:08 WITA

DPN SPI Rekomendasikan Bung Syam Ikuti Pendidikan Lemhannas RI

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:06 WITA

Gigaduka: Penderitaan Modern dari Akal Imitasi (AI)

Berita Terbaru

Yuspianal Imtihan. (Foto: Lombokini.com).

Sastra

CERPEN Yuspianal Imtihan: Warisan Ilmu Kecepatan Tangan

Kamis, 6 Agu 2026 - 05:34 WITA

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Lombok Timur, H. Haerul Warisin. (Foto: Lombokini.com/Paozan Azima).

Politik

Haerul Warisin Tegaskan Jangan Seret Gerindra ke Kasus LAZ

Senin, 3 Agu 2026 - 22:42 WITA