Dinas Pertanian Lombok Timur Pastikan Serapan Tembakau Petani

Rabu, 13 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pertanian Lombok Timur Pastikan Serapan Tembakau Petani. (Foto: Lombokini.com).

Dinas Pertanian Lombok Timur Pastikan Serapan Tembakau Petani. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Petani tembakau di Lombok Timur kini memasuki musim panen. Secara khusus, mereka berharap perusahaan menyerap seluruh hasil produksi serta menjamin harga jual sesuai.

Merespons hal ini, Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur, Lalu Fathul Kasturi, menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat menjamin harga karena hal itu merupakan kewenangan penuh perusahaan. Namun demikian, ia menekankan komitmen serapan hasil panen.

“Pemerintah tidak bisa menjamin harga, jelasnya kepada wartawan di Labuhan Haji, Rabu 13 Agustus 2025, “tetapi kami memastikan tembakau petani terserap seluruhnya. Faktanya, banyak anak perusahaan yang juga aktif membelinya,” sambung Kasturi.

Baca Juga :  Wabup Lombok Timur Paparkan Dua Raperda dalam Paripurna DPRD

Lebih lanjut, Kasturi mengungkapkan penurunan luas tanam. “Tahun 2024, luas tanam mencapai 30.000 hektare. Sementara tahun 2025, hanya tersisa 26.000 hektare,” paparnya.

“Secara logis, penurunan luas tanam ini otomatis menurunkan produksi. Oleh karena itu, kami berharap hasil panen yang berkurang ini tetap terserap semua,” katanya.

Sebelumnya, Dinas Pertanian telah mengantisipasi gangguan cuaca. Berdasarkan prakiraan BMKG, Lombok Timur mengalami fenomena kemarau basah (curah hujan tinggi di musim kemarau) yang berisiko merusak tanaman.

Baca Juga :  Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi

“Jauh hari sebelumnya, kami telah menghimbau petani menunda jadwal tanam dan memperdalam drainase sawah,” tegas Kasturi.

“Selain itu, pemerintah menyiapkan asuransi sebagai perlindungan jika terjadi kerusakan akibat cuaca ekstrem,” tambahnya.

Ia menambahkan, cuaca tak menentu tahun ini mendorong beberapa petani beralih ke komoditas lain. ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
Wabup Lombok Timur Paparkan Dua Raperda dalam Paripurna DPRD
Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Jumat, 25 September 2026 - 22:52 WITA

Wabup Lombok Timur Paparkan Dua Raperda dalam Paripurna DPRD

Rabu, 23 September 2026 - 23:39 WITA

Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Berita Terbaru

Dokter Umum RSUD Soedjono Selong, Dr Ario menjelaskan tentang Influenza A yang marak diperbincangkan saat ini.

Kesehatan

Influenza A, Berbahaya, kah? Begini Penjelasan Dokter Ario

Selasa, 6 Okt 2026 - 19:51 WITA

Calon Ketua Umum BPD ABUJAPI NTB, Syamsuddin, S.Sos, S.H, M.H., atau Bung Syam.  (Foto: Lombokini.com).

Berita

Bung Syam Siap Majukan ABUJAPI NTB secara Profesional

Senin, 5 Okt 2026 - 22:00 WITA

Warga rentan, petani, dan pelaku usaha kecil menanggung beban kenaikan PKB dan PBBKB melalui Perda NTB No. 3/2026. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Gubernur Visioner atau Sekadar Penagih Pajak?

Senin, 5 Okt 2026 - 19:09 WITA