Atasi Kendala Lahan, Lombok Timur Bentuk Tiga Desk KDKMP

Kamis, 22 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Kamis 22 Januari 2026 di Ballroom kantor Bupati Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com/Humas Pemkab Lotim).

Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Kamis 22 Januari 2026 di Ballroom kantor Bupati Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com/Humas Pemkab Lotim).

LOMBOKINI.com – Sekretaris Daerah Lombok Timur, Muhammad Juaini Taofik, mengapresiasi antusiasme seluruh Kepala Desa dan Lurah yang menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Kamis 22 Januari 2026.

Dalam rakornya di Ballroom Kantor Bupati, Sekda menegaskan bahwa kegiatan ini secara langsung melaksanakan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan KDKMP.

“Kehadiran Bapak dan Ibu Kepala Desa menunjukkan kepatuhan terhadap peraturan, yang menjadi pilar kebijakan di samping sumber daya, komunikasi, dan struktur birokrasi,” jelas Juaini Taofik.

Baca Juga :  LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem

Rakor ini secara khusus bertujuan mencari solusi atas persoalan lahan, termasuk untuk 14 desa yang tidak memiliki potensi lahan.

Karena itu, Sekda meminta setiap desa mengoptimalkan potensi lahannya sendiri sebelum memanfaatkan lahan di tingkat kabupaten atau provinsi.

Untuk mengurai persoalan tersebut, Sekda kemudian membentuk tiga desk khusus. Masing-masing desk dipimpin oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Kepala Bidang Aset BPKAD Lombok Timur.

Sebelumnya, data dari Kodim 1615 Lombok Timur telah merinci kendala lahan yang menghambat pembangunan. Kendala itu antara lain luas lahan tidak sesuai (36 desa), lokasi tidak strategis (24 desa), dan lahan berada di desa lain (14 desa). Selain itu, kendala lain meliputi proses perizinan (8 desa), tukar guling (15 desa), penimbunan (11 desa), serta lahan yang sudah ada bangunan (22 desa).

Baca Juga :  DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Menanggapi data itu, Dandim 1615 Lombok Timur Letkol Inf. Eky Anderson meminta para kepala desa memverifikasi kondisi lahan masing-masing terlebih dahulu sebelum dibahas di tiap desk.

“Setelah verifikasi, baru akan dilakukan peninjauan lapangan,” tegasnya. ***

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:03 WITA

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur Drs. H. Haerul Warisin, M.Si. (Foto: Lombokini.com)

Opini

TPAKD Award 2026:Tanpa Kemiskinan  

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:20 WITA