Atasi Kendala Lahan, Lombok Timur Bentuk Tiga Desk KDKMP

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Kamis 22 Januari 2026 di Ballroom kantor Bupati Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com/Humas Pemkab Lotim).

Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Kamis 22 Januari 2026 di Ballroom kantor Bupati Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com/Humas Pemkab Lotim).

LOMBOKINI.com – Sekretaris Daerah Lombok Timur, Muhammad Juaini Taofik, mengapresiasi antusiasme seluruh Kepala Desa dan Lurah yang menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Kamis 22 Januari 2026.

Dalam rakornya di Ballroom Kantor Bupati, Sekda menegaskan bahwa kegiatan ini secara langsung melaksanakan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan KDKMP.

“Kehadiran Bapak dan Ibu Kepala Desa menunjukkan kepatuhan terhadap peraturan, yang menjadi pilar kebijakan di samping sumber daya, komunikasi, dan struktur birokrasi,” jelas Juaini Taofik.

Baca Juga :  Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur

Rakor ini secara khusus bertujuan mencari solusi atas persoalan lahan, termasuk untuk 14 desa yang tidak memiliki potensi lahan.

Karena itu, Sekda meminta setiap desa mengoptimalkan potensi lahannya sendiri sebelum memanfaatkan lahan di tingkat kabupaten atau provinsi.

Untuk mengurai persoalan tersebut, Sekda kemudian membentuk tiga desk khusus. Masing-masing desk dipimpin oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Kepala Bidang Aset BPKAD Lombok Timur.

Sebelumnya, data dari Kodim 1615 Lombok Timur telah merinci kendala lahan yang menghambat pembangunan. Kendala itu antara lain luas lahan tidak sesuai (36 desa), lokasi tidak strategis (24 desa), dan lahan berada di desa lain (14 desa). Selain itu, kendala lain meliputi proses perizinan (8 desa), tukar guling (15 desa), penimbunan (11 desa), serta lahan yang sudah ada bangunan (22 desa).

Baca Juga :  Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam

Menanggapi data itu, Dandim 1615 Lombok Timur Letkol Inf. Eky Anderson meminta para kepala desa memverifikasi kondisi lahan masing-masing terlebih dahulu sebelum dibahas di tiap desk.

“Setelah verifikasi, baru akan dilakukan peninjauan lapangan,” tegasnya. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud
Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur
Istri Bupati Lombok Timur Bagikan Mi Instan dan Terigu ke Ibu Hamil, Langgar Juknis MBG
Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta
Pedagang Bantah Klaim Wakil Bupati: Penutupan SPPG Tak Berdampak pada Ekonomi Warga
Baznas Lombok Timur Salurkan Kursi Roda dan Santunan Pengobatan ke Desa Lando

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 17:30 WITA

Pemprov NTB Tegaskan Pengiriman Ternak ke Jabodetabek Lebih Tertata

Senin, 13 April 2026 - 17:27 WITA

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Kamis, 9 April 2026 - 21:06 WITA

Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB

Kamis, 9 April 2026 - 20:35 WITA

Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG

Kamis, 9 April 2026 - 18:07 WITA

Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II

Kamis, 9 April 2026 - 16:35 WITA

143 Kades Habis Masa Jabatan, Pemkab Lombok Timur Konsultasikan Pilkades ke Pusat

Rabu, 8 April 2026 - 18:44 WITA

Dukung Perpres Lahan Sawah, Didu: Jangan Sampai Tersandung Data Bermasalah

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perdagangan, dan Kepala Bakesbangpoldagri Lombok Timur mendampingi Bupati Haerul Warisin dalam agenda hearing dengan Gerakan Elemen Masyarakat Peduli Rakyat (Gempur) di Ruang Rapat Bupati, Senin 13 April 2026.
(Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Senin, 13 Apr 2026 - 17:27 WITA