Pemkab Lotim Siapkan Lahan 2 Hektar, Incar Hibah Bank Dunia untuk TPST

Senin, 11 Mei 2026 - 16:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Lombok Timur, Muhammad Juaini Taofik, bersama Kepala Bakesbangpoldagri, menerima langsung perwakilan BEM Lotim di ruang kerjanya, Senin 11 Mei 2026.
(Foto: Lombokini.com/PKP Setda Lotim).

Sekretaris Daerah Lombok Timur, Muhammad Juaini Taofik, bersama Kepala Bakesbangpoldagri, menerima langsung perwakilan BEM Lotim di ruang kerjanya, Senin 11 Mei 2026. (Foto: Lombokini.com/PKP Setda Lotim).

LOMBOKINI.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) berjuang menjadi satu dari 30 daerah di Indonesia yang menerima program hibah Local Service Delivery Improvement Project (LSDP) Bank Dunia. Program ini berfokus pada peningkatan layanan publik, terutama transformasi sistem pengelolaan sampah modern.

Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, Muhammad Juaini Taofik, menyatakan pihaknya telah menyiapkan lahan yang sangat memadai.

“Dari total 15 hektar luas TPA kita, minimal 2 hektar akan kami khususkan menjadi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang terintegrasi,” ujar Sekda Juaini Taofik, Senin 11 Mei 2026 di ruang kerjanya.

Program ini bertujuan mengolah sampah, bukan sekadar menumpuknya, sehingga sampah berubah menjadi produk bernilai ekonomi atau energi terbarukan seperti listrik.

Sekda menjelaskan bahwa pihaknya telah resmi menyerahkan seluruh dokumen perencanaan ke pemerintah pusat. Dokumen tersebut mulai dari RPJPD, RPJMD, RPD 2024-2026, Renstra, Renja, hingga Masterplan Pengembangan Sistem Persampahan dan Roadmap SKK.

Baca Juga :  Harkitnas ke-118, Sekda Lotim Bacakan Amanat Menkomdigi

Langkah serius pemerintah ini, menurut Sekda, juga merespons aspirasi elemen mahasiswa seperti BEM Lotim. Selain isu darurat sampah, Sekda menegaskan stabilitas distribusi LPG tetap menjadi prioritas.

“Kami telah berdiskusi dengan adik-adik mahasiswa. Kami kawal bersama isu sampah ini. Terkait LPG, kami juga pastikan pengawasan distribusi lebih ketat agar kebutuhan dasar masyarakat tidak terganggu akibat isu pengisian yang tidak sesuai wilayah,” tambahnya.

Terkait LSDP, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lombok Timur, Pathurrahman, berharap Lombok Timur dapat ditetapkan sebagai lokasi sasaran program. Dengan demikian, paradigma pengelolaan sampah di daerah ini dapat berubah.

Menurutnya, masyarakat tidak boleh lagi sekadar membuang sampah, tetapi harus mengelola dan mengolahnya menjadi produk bernilai ekonomi seperti kompos dan produk turunan lainnya.

Melalui TPST, hanya residu akhir yang akan sampai ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Saat ini, jajaran DLH fokus melengkapi seluruh dokumen administratif agar proses seleksi membuahkan hasil maksimal bagi daerah.

Baca Juga :  Kepala SMAN 1 Keruak Ajak Amalkan Pancasila dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

“Mudah-mudahan kami bisa dapatkan karena kami sedang melengkapi dokumen-dokumennya. Intinya TPST tentu menjadi tempat pengelolaan sampah terpadu. Kami kelola sampah itu menjadi produk-produk. Misalnya kompos atau benda-benda lainnya sehingga bernilai ekonomi,” ungkap Pathurrahman.

Pihaknya kini fokus merampungkan dan menyempurnakan beberapa dokumen teknis. Jika tidak ada perubahan jadwal, proses akan berlanjut ke tahap verifikasi lapangan pada bulan Juni mendatang. Tahapan ini bertujuan melihat secara langsung kesiapan Lombok Timur mengimplementasikan program tersebut.

Setelah verifikasi lapangan selesai, proses akan memasuki tahap penyempurnaan dokumen final. Tahapan ini diproyeksikan berlanjut hingga November. Pemerintah Kabupaten Lombok Timur bersama kabupaten/kota terpilih lainnya kemudian akan menandatangani kerja sama dengan pemerintah pusat. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Meriah dan Bermakna, 1.448 Dulang Tembolak Beak Semarakkan Festival Muharram Lombok Timur
Integrasikan Tradisi, Syiar Islam, dan Hiburan Rakyat: Pemkab Lombok Timur Gelar Festival Muharram 1448 H Selama Sepekan
Dongkrak Sport Tourism dan Ekonomi, Bupati Lepas Ribuan Peserta Be-Rari Half Marathon
Bapenda Lotim Genjot Dua Sektor Pajak Daerah yang Belum Tergarap Maksimal
Sukses Digelar, Bupati Lombok Timur Dorong Festival Peresean Kembang Kuning Diadakan 4 Kali Setahun
Tiga Pemenang Sayembara Desain Gedung MICE Lombok Timur Diumumkan, Hadiah Total Rp 325 Juta
Bupati Lotim Pastikan Mutasi Jabatan Kembali Digelar pada Juli 2026
Gelar Rotasi Pejabat, Bupati Haerul Warisin Tegaskan Demi Kemajuan Lombok Timur

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:50 WITA

Kafilah Lombok Timur Raih Prestasi Gemilang di MTQ NTB, Selaras dengan Semangat Menyambut Tahun Baru Islam 1448 H

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:55 WITA

Bangun Reputasi Lewat Integritas, Bung Heru Besarkan Seniman Hukum Law Firm di NTB

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:16 WITA

Gubernur NTB Rehabilitasi Lingkungan dan Apresiasi Perusahaan demi Perkuat Pembangunan Hijau

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:40 WITA

Tekan Inflasi, Pemprov NTB Gelar Pangan Murah di Lombok Barat

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:05 WITA

LSM Garuda: Kami Siap Jadi Cooling System dan Jembatan Komunikasi Masyarakat-Pemerintah

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:33 WITA

BPS NTB Buka Rekrutmen Mitra Sensus Ekonomi 2026 Secara Terbuka dan Berbasis Sistem

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:51 WITA

Menjelang Demo 2 Juni, GASAK NTB Ingatkan Aliansi PPS Soal Titik Vital

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:21 WITA

FITRA NTB Dorong Citizen Budget, APBD Tak Lagi Jadi Dokumen Gelap

Berita Terbaru