LOMBOKINI.com – Pengurus Besar Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (PB NWDI) mengeluarkan himbauan resmi untuk menyikapi dinamika terkini di Tanah Air. Mereka menyatakan kondisi Ibu Kota Negara dan sejumlah daerah dalam beberapa hari terakhir cukup berat dan memerlukan perhatian bersama.
Ketua Umum PB NWDI, TGB. H. M. Zainul Majdi, bersama Sekretaris Jenderal H. M. Nasihuddin Badri menandatangani surat himbauan tersebut. Surat itu menekankan pentingnya menjaga ketertiban, menghindari anarkisme, menonjolkan kedamaian, serta memperkuat doa untuk keselamatan bangsa.
Dalam himbauannya, PB NWDI pertama-tama menegaskan bahwa kebebasan berpendapat di muka umum tetap berlaku. Namun, mereka mengingatkan agar kebebasan tersebut harus masyarakat laksanakan sesuai dengan koridor hukum dan peraturan perundang-undangan.
Pada poin kedua, organisasi yang mengedepankan nilai kedamaian ini menolak keras segala bentuk anarkisme dan kekerasan. Mereka menyatakan bahwa tindakan destruktif hanya akan memperburuk keadaan dan merugikan masyarakat luas.
Selanjutnya, PB NWDI mengajak seluruh masyarakat untuk memperbanyak doa dan pembacaan Hizib Nahdlatul Wathan. Mereka meyakini amalan tersebut sebagai wasilah untuk memohon pertolongan Allah SWT agar menganugerahkan kedamaian dan kebahagiaan bagi bangsa Indonesia, terutama para pemimpinnya.
TGB HM Zainul Majdi mengingatkan keluarga besar NWDI agar tidak mudah terprovokasi dengan situasi yang dapat menimbulkan kericuhan.
“NWDI hadir untuk menebarkan nilai kedamaian dan keberkahan. Di tengah situasi sulit, kita harus menahan diri, mengedepankan akhlak mulia, serta memperbanyak doa,” tegas TGB Zainul Majdi dalam himbauannya pada Ahad, 31 Agustus 2025.
Ia juga meminta masyarakat tetap menjaga kondusivitas di daerah masing-masing. Menurutnya, langkah kecil seperti menahan emosi, menghargai perbedaan, dan saling menghormati sangat penting untuk menjaga stabilitas sosial.
Melalui himbauan ini, PB NWDI berharap masyarakat Indonesia dapat berkontribusi aktif dalam menjaga persatuan. Mereka menekankan bahwa perpecahan hanya membawa kerugian, sementara kedamaian merupakan modal utama untuk membangun masa depan yang lebih baik.
“Mari bersama-sama kita jaga kedamaian agar Indonesia tetap kokoh dan sejahtera,” tutupnya. ***
BERIKUT HIMBAUAN PB NWDI

Editor : Najamudin Anaji







