Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya Belum Dapat Kejelasan, Bantuan Stimulan Tak Tepat Sasaran

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GEMPUR dan perwakilan pedagang berfoto bersama pejabat Pemkab Lombok Timur usai menggelar pertemuan di ruang rapat Kantor Bupati Lombok Timur, Kamis 7 Mei 2026. (Foto: Lombokini.com).

GEMPUR dan perwakilan pedagang berfoto bersama pejabat Pemkab Lombok Timur usai menggelar pertemuan di ruang rapat Kantor Bupati Lombok Timur, Kamis 7 Mei 2026. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Kobaran api melalap Pasar Pringgabaya sepuluh hari lalu. Namun, para pedagang korban kebakaran hingga kini belum mendapatkan kejelasan nasib. Api menghabiskan modal mereka, menghentikan penghasilan, dan mengancam kehidupan keluarga para pedagang.

Kini, para pedagang hanya berharap pada empati pihak berwenang. Pasalnya, dana stimulan yang pemerintah berikan pada Selasa 5 Mei 2026 lalu tidak tepat sasaran. Bantuan tersebut tidak diterima sebagian besar pedagang korban kebakaran. Justru pihak yang tidak terdampak yang mendapat bantuan.

Meski desakan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran sempat muncul, para pedagang memilih jalur persuasif dan diplomatis. Mereka ingin menjaga kondusivitas daerah.

Baca Juga :  Kendalikan Harga Jelang Iduladha, Pemkab Lombok Timur Gelar Pasar Murah dan Sidak

Bersama Gerakan Elemen Masyarakat Peduli Rakyat (GEMPUR), mereka menyampaikan aspirasi langsung ke Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, Kamis 7 Mei 2026 di ruang rapat kantor Bupati.

Dalam audiensi di Kantor Pemkab, perwakilan pedagang bertemu dengan Asisten I dan Asisten II. Bupati Lombok Timur berhalangan hadir karena mengikuti agenda bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Ketua GEMPUR, Ust. Ahmad Asdaruddin, menegaskan perjuangan mereka secara damai. “Kami tetap mengedepankan dialog demi menjaga wibawa Pemkab Lombok Timur. Namun jika diabaikan, kami tidak punya pilihan lain,” ujarnya tegas.

Baca Juga :  Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif, Wabup Edwin Buka Festival Muharram 1448 H di GOR Lalu Muslihin

Lebih menyentuh, seorang pedagang mengungkap kondisi nyata para korban. “Ada yang tak sanggup bayar cicilan bank, ada yang sampai depresi,” katanya lirih.

Sekretaris GEMPUR, M. Zaini, mengingatkan potensi gejolak sosial jika pemerintah tidak cepat tanggap. “Kami menginginkan solusi konkret kepada para pedagang. Kami menunggu political will pemerintah daerah,” tutupnya.

Dalam penutup pertemuan, perwakilan pedagang menitipkan harapan besar. Mereka ingin bertemu langsung dengan bupati pada agenda selanjutnya dan menerima keputusan final yang membawa titik terang. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif, Wabup Edwin Buka Festival Muharram 1448 H di GOR Lalu Muslihin
Komisi IV DPRD Soroti ‘Darurat Data’ Infrastruktur, Anggaran Lombok Timur Terancam Meleset
Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal
PDAM Lombok Timur Ungguli BUMD Lain dalam Kepuasan Publik
BPS Awali Sensus Ekonomi 2026 dengan Mendata Bupati Lombok Timur sebagai Contoh
Meriah dan Bermakna, 1.448 Dulang Tembolak Beak Semarakkan Festival Muharram Lombok Timur
TP-PKK NTB dan Lombok Timur Kolaborasi Wujudkan Desa Sakra sebagai Model Desa Berdaya
Dongkrak Sport Tourism dan Ekonomi, Bupati Lepas Ribuan Peserta Be-Rari Half Marathon

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 01:26 WITA

Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif, Wabup Edwin Buka Festival Muharram 1448 H di GOR Lalu Muslihin

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:08 WITA

Komisi IV DPRD Soroti ‘Darurat Data’ Infrastruktur, Anggaran Lombok Timur Terancam Meleset

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:01 WITA

Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:58 WITA

BPS Awali Sensus Ekonomi 2026 dengan Mendata Bupati Lombok Timur sebagai Contoh

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:32 WITA

Meriah dan Bermakna, 1.448 Dulang Tembolak Beak Semarakkan Festival Muharram Lombok Timur

Senin, 15 Juni 2026 - 21:45 WITA

TP-PKK NTB dan Lombok Timur Kolaborasi Wujudkan Desa Sakra sebagai Model Desa Berdaya

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:34 WITA

Dongkrak Sport Tourism dan Ekonomi, Bupati Lepas Ribuan Peserta Be-Rari Half Marathon

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:29 WITA

Bapenda Lotim Genjot Dua Sektor Pajak Daerah yang Belum Tergarap Maksimal

Berita Terbaru

DPN SPI Rekomendasikan Syamsuddin Ikuti Pendidikan Lemhannas RI. (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

Pendidikan

DPN SPI Rekomendasikan Bung Syam Ikuti Pendidikan Lemhannas RI

Kamis, 18 Jun 2026 - 02:08 WITA

Warga Suryawangi memprotes tambang galian C ilegal yang mencemari sawah di Labuhan Haji, Rabu 17 Juni 2026. Aparat mengawal aksi. Warga dan pengelola menyepakati penutupan sementara serta mewajibkan pemilik mengurus izin dan memperbaiki limbah. (Foto: Lombokini.com).

Hukrim

Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal

Rabu, 17 Jun 2026 - 17:01 WITA