Ribuan Jema’ah Padati Pemakaman Guru Ukit, Tokoh Spiritual Kontroversial asal Lombok Timur

Senin, 17 Maret 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan Jema'ah Padati Pemakaman Guru Ukit, Tokoh Spiritual Kontroversial asal Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

Ribuan Jema'ah Padati Pemakaman Guru Ukit, Tokoh Spiritual Kontroversial asal Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

LOMBOKINI.com – Tuan Guru Abdul Mukib, atau Guru Ukit, tokoh spiritual asal Jerowaru, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), dikenal melalui cerita-cerita mistis yang menimbulkan kontroversi.

Meski demikian, karismanya tak terbantahkan, terbukti dari ribuan jema’ah yang memadati pemakamannya, termasuk pejabat, ulama, dan akademisi.

Prosesi sempat tertunda akibat antusiasme jema’ah yang membludak, memaksa aparat kepolisian dan keluarga almarhum mengatur kerumunan.

Baca Juga :  DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Sopian Putra, warga Narmada, Lombok Barat, yang turut hadir, mengaku terharu menyaksikan puluhan ribu jema’ah berdesakan menghormati Guru Ukit. Meski belum pernah bertemu langsung, ia yakin Guru Ukit memiliki kelebihan spiritual.

Baca Juga :  Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi

Menanggapi kontroversi, dia menegaskan bahwa perbedaan pandangan seharusnya tidak menimbulkan konflik.

Guru Ukit meninggal pada 16 Maret 2025 di usia 67 tahun setelah dirawat di Rumah Sakit Provinsi NTB. Pesan yang ingin disampaikan adalah bahwa hidup Guru Ukit patut dipelajari, bukan diikuti.***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPC PDIP Lotim Siap Beri Sanksi Anggota DPRD jika Terbukti Kelola Dapur MBG
SPI NTB Sambangi Polres Lotim dan Polresta Loteng, Dukung Penuh Program Polri
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 23:22 WITA

DPC PDIP Lotim Siap Beri Sanksi Anggota DPRD jika Terbukti Kelola Dapur MBG

Jumat, 18 September 2026 - 19:59 WITA

SPI NTB Sambangi Polres Lotim dan Polresta Loteng, Dukung Penuh Program Polri

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Berita Terbaru

Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh Edwin Hadiwijaya memaparkan dua raperda dalam Rapat Paripurna II Masa Sidang I DPRD Lombok Timur, Jumat (25/9/2026). Kedua raperda itu ialah Raperda Perubahan APBD Tahun 2026 dan Raperda Pelaksanaan Sub Kegiatan Tahun Jamak Pekerjaan Rehabilitasi Masjid Agung Al-Mujahiddin Selong. (Foto: Lombokini.com)

Pemerintahan

Wabup Lombok Timur Paparkan Dua Raperda dalam Paripurna DPRD

Jumat, 25 Sep 2026 - 22:52 WITA

Dr. H. Ali Bin Dachlan.  (Foto: Lombokini.com).

Nasional

Gibran Digugat di MK, Ali BD: Saya Ragu Hakim Akan Kabulkan

Rabu, 23 Sep 2026 - 21:46 WITA