Zulhas: Koperasi Merah Putih Menjadi Offtaker, Agen Pupuk Bersubsidi dan Penyalur Gas 3 Kg

Senin, 4 Mei 2026 - 23:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas melayani pembeli di gerai Kios Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. (Foto: Lombokini.com/Infopublik.id).

Petugas melayani pembeli di gerai Kios Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. (Foto: Lombokini.com/Infopublik.id).

LOMBOKINI.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pemerintah membentuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) untuk mendorong kesejahteraan petani dan peternak sekaligus melawan tengkulak yang selama ini menggerogoti rakyat.

Zulhas menyebut Presiden RI Prabowo Subianto memberi atensi khusus pada perekonomian di tingkat desa. Presiden ingin memotong rantai pasok yang selama ini sangat panjang di daerah.

“Bapak Presiden ingin membuat pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di desa. Jadi, Kopdes atau Koperasi Kelurahan Merah Putih itu, selain memotong rantai pasok yang panjang dari pusat, dia juga bisa menjadi offtaker (pembeli hasil produksi),” ujar Zulhas dalam konferensi pers di Jakarta, Senin 4 Mei 2026.

Baca Juga :  TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara

Zulhas menjelaskan, KDKMP akan menampung hasil panen atau ternak warga desa. Dengan begitu, petani mendapat harga jual lebih tinggi dibandingkan menjual ke tengkulak.

Zulhas menambahkan, KDKMP tetap membeli hasil panen petani sesuai nilai yang telah ditetapkan sebelumnya meskipun harga pasar turun. Cara ini membuat petani tetap untung.

“Jadi, kalau ada produksi di desa yang tidak sesuai dengan harga yang kita tentukan, maka Kopdes bisa mengambil alih. Contoh gabah, kalau harga gabah Rp 6.500 kita tentukan, tetapi di pasar harganya di bawah, Kopdes bisa membelinya. Jadi dia offtaker,” jelasnya.

Tak hanya itu, Zulhas menyebut KDKMP juga berperan sebagai infrastruktur pemerintah. Misalnya, KDKMP akan menyalurkan seluruh bantuan negara seperti Program Keluarga Harapan (PKH) agar tepat sasaran.

Baca Juga :  TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara

“Nanti bantuan PKH, seperti beras 10 kg, Rp 300 ribu, beasiswa, itu betul-betul harus tepat sasaran, bukan karena kedekatan dengan kepala desa, tetapi benar-benar orang yang layak menerimanya. Itu nanti fungsi Kopdes,” kata Zulhas.

KDKMP juga akan menjadi agen penjual bantuan atau barang subsidi yang selama ini belum tepat sasaran, seperti pupuk dan tabung gas LPG 3 kg.

“Bantuan-bantuan pemerintah, barang-barang subsidi seperti pupuk, gas, dan lain-lain, nanti akan disalurkan melalui Koperasi Desa Merah Putih atau Kelurahan Merah Putih. Jadi tujuannya sangat strategis,” pungkasnya. ***

Penulis : Tamrin

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara
BGN Kembali Salurkan MBG dan Serap Masukan dari Pelaksana di Lapangan
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Tutup Kebocoran Anggaran
Besok, Presiden Prabowo Kunjungan Kerja Perdana ke NTB
Hashim Lantik Pengurus Srikandi Jaga Desa se-Indonesia, Dorong Perempuan Awasi Program Pemerintah
Akademisi Puji Pidato Presiden Prabowo, Sebut Beri Pencerahan Visi Bangsa
APPMBGI Serahkan SK Pengurus DPD NTB, Kritisi Carut-marut Program MBG
Dukung Revitalisasi Keraton, TSB dan Kemenbud Sinergi Lindungi Cagar Budaya Nasional

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:02 WITA

TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:19 WITA

Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:06 WITA

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:26 WITA

Laskar Sasak Kecam Dugaan Intimidasi Oknum DPD RI saat Mediasi Warga Lombok di Bali

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:06 WITA

Kisah Pilu Ziadatun Nisa: Bertahan Hidup Jadi Buruh Cuci Demi Sekolah, Beratap Kelas yang Nyaris Roboh

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Pemkab Lombok Timur Tutup Permanen Warung di Pantai Lungkak

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:06 WITA

Kapolda NTB dan Bupati Lotim Serahkan Santunan kepada Anak Yatim dan Lansia di Kantor Baznas

Berita Terbaru

Dr. TGKH. Muhammad Zainul Majdi. (Foto: Lombokini.com)

Nasional

TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara

Jumat, 21 Agu 2026 - 16:02 WITA

Polres Lombok Timur Rotasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek

Lombok Timur

Polres Lombok Timur Rotasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:48 WITA