Prabowo Keluarkan Keppres Satgas PHK untuk Lindungi Buruh

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2026 pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Monas, Jakarta, Jumat 1 Mei 2026. (Foto: Lombokini.com/Bakom RI).

Presiden RI Prabowo Subianto mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2026 pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Monas, Jakarta, Jumat 1 Mei 2026. (Foto: Lombokini.com/Bakom RI).

LOMBOKINI.com – Presiden RI Prabowo Subianto membentuk Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan Kesejahteraan Buruh. Pemerintah mengambil kebijakan ini untuk melindungi para pekerja.

Prabowo menyatakan, kebijakan tersebut memiliki dasar hukum yang kuat, yaitu Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2026.

“Saya sudah mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2026 tentang pembentukan Satuan Tugas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja dan Kesejahteraan Buruh,” ujar Prabowo dalam pidatonya pada peringatan Hari Buruh Internasional di Lapangan Monas, Jakarta, 1 Mei 2026.

Prabowo memastikan pemerintah memihak buruh, terutama mereka yang terancam kehilangan pekerjaan akibat situasi ekonomi global yang tidak menentu.

Baca Juga :  Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi

“Jangan khawatir, kita akan membela kepentingan buruh. Yang terancam PHK, kita akan membela dan melindungi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Prabowo juga menyatakan kesiapan negara untuk mengambil langkah tegas apabila ada perusahaan yang tidak mampu bertahan.

“Kalau ada pengusaha yang menyerah, jangan khawatir, negara kita kuat. Negara akan mengambil alih dan membela rakyat Indonesia,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyinggung kondisi global yang tengah menghadapi krisis. Meski demikian, ia menilai Indonesia masih berada dalam posisi yang relatif aman.

Baca Juga :  TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara

“Saudara-saudara, perhatikan, seluruh dunia dalam keadaan krisis. Banyak negara sudah panik, kita masih aman. Kita swasembada pangan, pangan kita aman,” ungkapnya.

Prabowo optimistis Indonesia akan segera mencapai kemandirian energi dalam waktu dekat. “BBM kita masih aman. Dalam beberapa tahun ke depan, kita akan swasembada BBM dan energi,” lanjutnya.

Ia menambahkan, pemerintah akan merealisasikan pembentukan satgas tersebut dalam waktu sesingkat-singkatnya. “Ini akan kita laksanakan dalam waktu sesingkat-singkatnya,” jelasnya.

Prabowo menutup pernyataannya dengan memberikan semangat kepada para buruh. “Selamat berjuang, selamat bekerja. Hidup buruh, hidup rakyat,” pungkasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi
TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara
BGN Kembali Salurkan MBG dan Serap Masukan dari Pelaksana di Lapangan
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Tutup Kebocoran Anggaran
Besok, Presiden Prabowo Kunjungan Kerja Perdana ke NTB
Hashim Lantik Pengurus Srikandi Jaga Desa se-Indonesia, Dorong Perempuan Awasi Program Pemerintah
Akademisi Puji Pidato Presiden Prabowo, Sebut Beri Pencerahan Visi Bangsa
APPMBGI Serahkan SK Pengurus DPD NTB, Kritisi Carut-marut Program MBG

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:30 WITA

Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 01:34 WITA

Material Jerami dan Bambu Picu Api Cepat Lalap Rumah Adat Sade

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:34 WITA

Api Melalap Desa Wisata Adat Sade

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:19 WITA

Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:33 WITA

Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:06 WITA

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi

Berita Terbaru