Pemancing dari Terara Tewas Tiba-tiba di Pinggir Embung Jerowaru

Sabtu, 28 Juni 2025 - 20:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Puskesmas Terara membawa jenazah Muliadi menggunakan ambulans. (Foto: Lombokini.com/Polsek Jerowaru).

Petugas Puskesmas Terara membawa jenazah Muliadi menggunakan ambulans. (Foto: Lombokini.com/Polsek Jerowaru).

LOMBOKINI.com Muliadi (53 tahun), warga Kali Temu, Desa Kali Anyar, Kecamatan Terara, meninggal dunia saat memancing di Embung Bedah, Desa Seriwe, Kecamatan Jerowaru, Sabtu 28 Juni 2025.

Nasrudin (50), rekan memancing korban, menceritakan bahwa ia dan empat orang temannya, termasuk Muliadi, berangkat dari Kali Temu pukul 14.00 WITA dan tiba di lokasi pukul 16.00 WITA.

“Kami salat Asar terlebih dahulu sebelum memancing. Begitu korban melempar pancing, ia tiba-tiba tersungkur dan pingsan di pinggir embung,” ujar Nasrudin.

Baca Juga :  Dikes Lombok Timur Temukan Bakteri E-Coli Melebihi Batas Normal di Dapur MBG

Sebelumnya, Muliadi sempat mengeluh sakit kepala. Seorang warga yang kebetulan mencari rumput di sekitar lokasi memijit kepalanya untuk meredakan rasa sakit.

“Korban sempat merasa lebih baik dan melempar pancing sambil bercanda. Namun, tak lama kemudian, ia terjatuh,” jelas Nasrudin.

Ia dan dua rekannya segera mengangkat Muliadi ke pinggir jalan dan berencana membawanya ke Puskesmas menggunakan motor. Namun, karena korban tidak menunjukkan respons, mereka memutuskan tidak membawanya.

Baca Juga :  Api Lahap Bukit Sempana Saat Puluhan Pendaki Berkemah

Kapolsek Jerowaru, IPTU Abdul Hadi, mengatakan bahwa polisi langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan.

“Berdasarkan keterangan rekan dan keluarga, korban memiliki riwayat diabetes dan sering sakit,” ujarnya.

Polisi menyarankan keluarga membawa Muliadi ke RSUD Patuh Karya Keruak untuk pemeriksaan medis.

Pukul 18.35 WITA, ambulans Puskesmas Terara menjemput jenazah bersama istri dan keluarga korban. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Dikes Lombok Timur Temukan Bakteri E-Coli Melebihi Batas Normal di Dapur MBG
Api Lahap Bukit Sempana Saat Puluhan Pendaki Berkemah
Polres Ungkap Identitas Mayat Wanita di Pantai Labuhan Haji, Keluarga Tolak Otopsi
Ditemukan Meninggal di Pantai Labuhan Haji, Wanita Asal Tanjung Luar Diduga Alami Gangguan Jiwa
Korsleting Listrik ke Tabung Gas, Rumah Warga Paok Lombok Terbakar usai Salat Iduladha
Damkarmat Lombok Timur Wajibkan Simulasi Kebakaran untuk Akreditasi Puskesmas
Sempat Terkendala Kabut Tebal, Evakuasi Udara Pendaki Malaysia di Gunung Rinjani Berhasil Dilakukan
Kabut Tebal Tunda Evakuasi Helikopter Pendaki Malaysia Cedera Tulang Belakang di Rinjani

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:00 WITA

Sastra Menjadi ‘Suaka’ di Tengah Absurditas Era Digitalisasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:28 WITA

Menjaga Kewarasan di Era Digital: Haul ke-4 Buya Syafii Maarif di Selong Kupas Tuntas Eksistensi Manusia dan AI

Senin, 1 Juni 2026 - 10:30 WITA

Kepala SMAN 1 Keruak Ajak Amalkan Pancasila dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:54 WITA

Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:50 WITA

Kemendikdasmen Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Boleh Mengajar di Sekolah Negeri

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:15 WITA

Penguatan TC Berjenjang Dongkrak Kemampuan Kafilah MTQ Lotim, Pelatih Antisipasi Jeda Lomba

Senin, 18 Mei 2026 - 22:58 WITA

Pemprov NTB Reformasi Pendidikan, Sinkronkan Data hingga Program Magang Jepang

Senin, 18 Mei 2026 - 22:32 WITA

20 Persen Dana BOSP 2026 Boleh untuk Gaji Honorer, Lombok Timur Segera Terapkan

Berita Terbaru

Stok Pertalite Tersedia, Pertamina Siaga Penuhi Kebutuhan di Seluruh Wilayah. (Foto: Tamrin/Lombokini.com).

Nasional

Pertamina Pastikan Stok Pertalite Cukup dan Distribusi Normal

Jumat, 12 Jun 2026 - 22:25 WITA