Gumi Paer Lombok dan Keluarga Desak Ummat Buka Hasil Investigasi Tuduhan Pelecehan Seksual terhadap Warek I

Minggu, 16 Maret 2025 - 11:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gumi Paer Lombok dan Keluarga Desak UMMAT Umumkan Hasil Investigasi Tuduhan Pelecehan Seksual terhadap Warek I.(Foto: Lombokini.com).

Gumi Paer Lombok dan Keluarga Desak UMMAT Umumkan Hasil Investigasi Tuduhan Pelecehan Seksual terhadap Warek I.(Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com LSM Gumi Paer Lombok bersama seluruh keluarga Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Mataram (Ummat) mendesak pihak kampus agar segera mengumumkan hasil investigasi terkait tuduhan pelecehan seksual yang menjerat Warek I dan seorang dosen Fakultas Hukum.

Keluarga Warek I dan Gumi Paer Lombok menggelar rapat mendesak untuk memastikan transparansi dalam proses ini.

Ketua Gumi Paer Lombok, Lalu Junaidi, yang juga merupakan keluarga Warek I, menegaskan bahwa publik berhak mengetahui kebenaran atas tuduhan dan fitnah yang ditujukan kepada Warek I di kampus Ummat tersebut.

“Kami mendesak agar hasil investigasi kasus pelecehan seksual yang difitnahkan kepada Warek I segera diumumkan,” tegas Junaidi kepada media pada Sabtu malam, 15 Maret 2025, di Sakra, Lombok Timur.

Dia juga menegaskan bahwa pihaknya ingin membuktikan bahwa tuduhan tersebut tidak benar. Oleh karena itu, pihaknya mengancam akan menempuh jalur hukum jika hasil investigasi kampus tidak sesuai dengan fakta yang dituduhkan.

Baca Juga :  Satpam Terbatas, Tembok Rendah, CCTV Nihil: Warga Kritik Keras Pengembang Griya Pesona Alam

Keluarga dan korban fitnah siap menuntut balik atas pencemaran nama baik Warek I dan institusi Muhammadiyah.

“Mereka telah menyebarkan fitnah keji terhadap Warek I. Kami siap menuntut balik dan meminta tim investigasi kampus menjadi saksi dalam kasus ini,” tegas Junaidi.

Hingga saat ini, pihak kampus belum mengumumkan hasil investigasi. Tuduhan terkait dugaan pelecehan seksual terhadap Warek I masih menggantung tanpa kejelasan.

Gumi Paer Lombok dan keluarga Warek I menuntut transparansi dan keadilan dalam proses ini. Mereka siap mengambil langkah hukum jika diperlukan untuk membersihkan nama baik Warek I dan institusi Muhammadiyah dari fitnah yang merugikan.

Baca Juga :  Tiga Produk UMKM Binaan Persit Lolos Kurasi dan Dikirim ke Jakarta untuk 'Persit Bisa 2'

Sebelumnya, Gumi Paer Lombok mendatangi Kantor Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah dan Majelis Dikti Litbang di Yogyakarta pada Selasa, 11 Maret 2025. Mereka datang secara terpisah untuk melakukan hearing yang membahas persoalan Wakil Rektor (Warek) I Universitas Muhammadiyah Mataram (Ummat).

Meskipun keputusan akhir menjadi kewenangan Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah, Junaidi berkomitmen akan terus mengawal persoalan tersebut hingga tuntas.

“Keputusannya dikembalikan kepada Majelis Dikti Litbang di Pengurus Pusat Muhammadiyah dan akan diputuskan sebelum tanggal 17 Maret ini,” jelasnya.

“Kasus ini tetap kami kawal, dan siapapun yang menuduh Warek I Ummat sebagai pelaku pelecehan seksual harus bertanggung jawab. Karena kita ada di negara hukum,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan
Cuaca Tak Menentu dan Harga Fluktuatif, Petani Vanili Lenek Duren Tetap Bertahan
Jurnalis Warga Kampanyekan Irigasi Tetes di Lahan Kering Lombok Timur
Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya
Kebakaran Hanguskan Gudang Bahan Bangunan MAN IC Lombok Timur
Satpam Terbatas, Tembok Rendah, CCTV Nihil: Warga Kritik Keras Pengembang Griya Pesona Alam
Tiga Produk UMKM Binaan Persit Lolos Kurasi dan Dikirim ke Jakarta untuk ‘Persit Bisa 2’
990 Santri Syaikh Zainuddin NW Anjani Ikuti Wisuda Ala Perguruan Tinggi

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:21 WITA

Di Balik Narasi Akselerasi: Menguji Klaim Keadilan Pertumbuhan di Lombok Timur

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:31 WITA

Swasembada Pangan di Era Presiden Prabowo: Apakah Sudah Tercapai? 

Rabu, 22 April 2026 - 10:52 WITA

Swasembada Pangan di Lombok Timur: Apakah Sudah Tercapai?

Kamis, 16 April 2026 - 20:14 WITA

Merintih dari Tanah: Catatan H Rachmat Hidayat Tentang Pangan, Rakyat, dan Masa Depan

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:17 WITA

Perampingan Birokrasi NTB: Jalan Senyap Menuju Pemerintahan yang Lebih Substantif

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:18 WITA

Watak Jahat Mengurus Kebudayaan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:52 WITA

Program ‘Ngopi’ di UIN Mataram: Ilmuwan Populis atau Ilmuwan Publik

Berita Terbaru

​Warga menunjukkan titik lokasi hilangnya seorang anak kepada anggota Polres Lombok Timur di Bendungan Pandandure, Kamis sore 7 Mei 2026. Insiden ini kembali memicu kewaspadaan warga di sekitar bendungan. (Foto: Lombokini.com/Humas Polres Lotim).

Lombok Timur

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:52 WITA