Koresponden tvOne Datangi Ponpes Al-Ishlahuddiny dan Sampaikan Maaf atas Polemik Pemberitaan

Minggu, 19 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Koresponden tvOne dan pengurus IJTI NTB berfoto bersama Keluarga Besar Ponpes Al-Ishlahuddiny usai menyelesaikan polemik pemberitaan secara kekeluargaan di Kediri, Lombok Barat, Ahad 19 Juli 2026. (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

Koresponden tvOne dan pengurus IJTI NTB berfoto bersama Keluarga Besar Ponpes Al-Ishlahuddiny usai menyelesaikan polemik pemberitaan secara kekeluargaan di Kediri, Lombok Barat, Ahad 19 Juli 2026. (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

LOMBOKINI.com – Koresponden tvOne dan Pondok Pesantren Al-Ishlahuddiny, Kediri, Lombok Barat, menyelesaikan polemik pemberitaan dugaan kekerasan terhadap santri secara kekeluargaan melalui pertemuan silaturahmi pada Ahad 19 Juli 2026.

Dalam pertemuan itu, Koresponden tvOne, Herman Zuhdi, secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga besar pesantren atas kekeliruan penggunaan visual pondok dalam tayangan berita sebelumnya.

Koresponden tvOne Herman Zuhdi, pengurus Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) NTB, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ishlahuddiny TGH Mukhlis Ibrahim, para masyayikh, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB, serta perwakilan alumni dari berbagai kabupaten/kota di NTB menghadiri pertemuan tersebut.

Baca Juga :  Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Herman Zuhdi menjelaskan bahwa kekeliruan tersebut menjadi bahan evaluasi internal. Ia berkomitmen meningkatkan ketelitian proses peliputan dan penyajian informasi agar lebih akurat di masa mendatang.

Sebagai bentuk tanggung jawab, tvOne menghapus dua tayangan yang menjadi sumber polemik dan menyiarkan permohonan maaf melalui saluran resminya.

Selain itu, tvOne berkomitmen memuat berita penyelesaian persoalan serta klarifikasi dari pihak Pondok Pesantren Al-Ishlahuddiny.

Direktur tvOne pun menjadwalkan kunjungan langsung ke pondok pada akhir Juli 2026 sebagai bagian dari penyelesaian.

Baca Juga :  Satpol PP Tertibkan Lapak di Labuhan Haji, Temukan Kuitansi Nama Perempuan Bertarif Rp 50-200 Ribu

Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ishlahuddiny, TGH Mukhlis Ibrahim, mengapresiasi langkah tvOne yang datang langsung menyampaikan maaf.

“Alhamdulillah, permasalahan ini telah kami selesaikan dengan baik. Kami berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak, khususnya insan pers, agar lebih teliti dan berimbang dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujar TGH Mukhlis Ibrahim.

Pertemuan silaturahmi itu mengakhiri polemik pemberitaan secara musyawarah. Kedua belah pihak berharap hubungan harmonis antara media dan lembaga pendidikan pesantren tetap terjaga ke depannya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konsultasi Publik Bahas Amdal Bypass Lembar-Kayangan, PPK Targetkan Rampung 4 Bulan
Gempa M5,2 Mengguncang Lombok Barat, Terasa hingga Denpasar, BMKG Ungkap Sumbernya
Bung Syam Siap Majukan ABUJAPI NTB secara Profesional
Logis NTB Minta Musyafirin Mundur dari Komisaris Independen Bank NTB Syariah
Bang Boy Minta ABUJAPI NTB Jaga Sinergi dengan Polda NTB Jelang Musda III
Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai
Satpol PP Tertibkan Lapak di Labuhan Haji, Temukan Kuitansi Nama Perempuan Bertarif Rp 50-200 Ribu
TGB Buka Muswil II NWDI Sulbar, Tekankan Empat Pesan Perjuangan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:07 WITA

Gempa M5,2 Mengguncang Lombok Barat, Terasa hingga Denpasar, BMKG Ungkap Sumbernya

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:00 WITA

Bung Syam Siap Majukan ABUJAPI NTB secara Profesional

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:08 WITA

Logis NTB Minta Musyafirin Mundur dari Komisaris Independen Bank NTB Syariah

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:50 WITA

Bang Boy Minta ABUJAPI NTB Jaga Sinergi dengan Polda NTB Jelang Musda III

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:42 WITA

Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Berita Terbaru

Dr. Maharani. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Triliunan untuk Bendungan, Mata Air Terabaikan

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:57 WITA