Koresponden tvOne Datangi Ponpes Al-Ishlahuddiny dan Sampaikan Maaf atas Polemik Pemberitaan

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koresponden tvOne dan pengurus IJTI NTB berfoto bersama Keluarga Besar Ponpes Al-Ishlahuddiny usai menyelesaikan polemik pemberitaan secara kekeluargaan di Kediri, Lombok Barat, Ahad 19 Juli 2026. (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

Koresponden tvOne dan pengurus IJTI NTB berfoto bersama Keluarga Besar Ponpes Al-Ishlahuddiny usai menyelesaikan polemik pemberitaan secara kekeluargaan di Kediri, Lombok Barat, Ahad 19 Juli 2026. (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

LOMBOKINI.com – Koresponden tvOne dan Pondok Pesantren Al-Ishlahuddiny, Kediri, Lombok Barat, menyelesaikan polemik pemberitaan dugaan kekerasan terhadap santri secara kekeluargaan melalui pertemuan silaturahmi pada Ahad 19 Juli 2026.

Dalam pertemuan itu, Koresponden tvOne, Herman Zuhdi, secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga besar pesantren atas kekeliruan penggunaan visual pondok dalam tayangan berita sebelumnya.

Koresponden tvOne Herman Zuhdi, pengurus Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) NTB, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ishlahuddiny TGH Mukhlis Ibrahim, para masyayikh, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB, serta perwakilan alumni dari berbagai kabupaten/kota di NTB menghadiri pertemuan tersebut.

Baca Juga :  Kapolda NTB Rotasi 8 Pejabat Utama dan 4 Kapolres Tindak Lanuti Telegram Kapolri

Herman Zuhdi menjelaskan bahwa kekeliruan tersebut menjadi bahan evaluasi internal. Ia berkomitmen meningkatkan ketelitian proses peliputan dan penyajian informasi agar lebih akurat di masa mendatang.

Sebagai bentuk tanggung jawab, tvOne menghapus dua tayangan yang menjadi sumber polemik dan menyiarkan permohonan maaf melalui saluran resminya.

Selain itu, tvOne berkomitmen memuat berita penyelesaian persoalan serta klarifikasi dari pihak Pondok Pesantren Al-Ishlahuddiny.

Direktur tvOne pun menjadwalkan kunjungan langsung ke pondok pada akhir Juli 2026 sebagai bagian dari penyelesaian.

Baca Juga :  BPBD NTB dan Lombok Timur Uji Ketangguhan Desa dengan SIK SIAGA

Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ishlahuddiny, TGH Mukhlis Ibrahim, mengapresiasi langkah tvOne yang datang langsung menyampaikan maaf.

“Alhamdulillah, permasalahan ini telah kami selesaikan dengan baik. Kami berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak, khususnya insan pers, agar lebih teliti dan berimbang dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujar TGH Mukhlis Ibrahim.

Pertemuan silaturahmi itu mengakhiri polemik pemberitaan secara musyawarah. Kedua belah pihak berharap hubungan harmonis antara media dan lembaga pendidikan pesantren tetap terjaga ke depannya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa
Kejanggalan Pengelolaan APBD NTB 2025, Empat Anggota DPRD Desak BPK Gelar Audit Investigatif
BPBD NTB dan Lombok Timur Uji Ketangguhan Desa dengan SIK SIAGA
Gubernur NTB Dukung Penuh Pelaksanaan UKW SMSI 28-29 Juli
Kapolda NTB Kunjungi Kajati, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Kapolda NTB Rotasi 8 Pejabat Utama dan 4 Kapolres Tindak Lanuti Telegram Kapolri
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Tutup Kebocoran Anggaran
Besok, Presiden Prabowo Kunjungan Kerja Perdana ke NTB

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:24 WITA

Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:25 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Ada Kosnpirasi Di Cerita Ini 

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:06 WITA

Viralisasi Berkelindan dengan Motif Ekonomi, Program Literasi Selalu Dilayakkan Proyek Belaka

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:43 WITA

Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya

Berita Terbaru

Warga memaksa penutupan dan merusak sejumlah fasilitas kafe Pantai Lungkak, Keruak, Jumat 7 Agustus 2026. (Foto: Lombokini.com)

Peristiwa

Warga Tutup Paksa dan Rusak Fasilitas Kafe di Pantai Lungkak

Jumat, 7 Agu 2026 - 19:43 WITA