Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Tutup Kebocoran Anggaran

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan pidato pada peresmian Bendungan Meninting di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat 10 Juli 2026. (Foto: Lombokini.com/Asman).

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan pidato pada peresmian Bendungan Meninting di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat 10 Juli 2026. (Foto: Lombokini.com/Asman).

LOMBOKINI.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmennya memberantas korupsi dan menutup berbagai kebocoran anggaran negara yang selama ini menghambat pembangunan nasional.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa setiap jabatan negara merupakan amanah rakyat yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, bukan untuk memperkaya diri atau melakukan korupsi.

Karena itu, ia meminta seluruh aparatur negara mawas diri dan tidak mengkhianati kepercayaan masyarakat.

“Kita akan tegakkan hukum, dan hukum itu untuk semua, bukan hanya untuk orang kuat saja, bukan hanya hukum untuk orang kaya saja,” tegas Prabowo dalam pidato peresmian Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Jumat 10 Juli 2026.

Pada kesempatan tersebut, Presiden menekankan korupsi sebagai penghalang utama kemakmuran bangsa. Ia pun menegaskan bahwa penegakan hukum harus berjalan adil dan konsisten tanpa pandang bulu terhadap latar belakang maupun kedudukan seseorang.

Presiden juga menyoroti praktik korupsi yang merugikan negara dalam jumlah besar. Pemerintah, tegasnya, tidak akan membiarkan segelintir orang memperkaya diri melalui kebocoran anggaran.

Baca Juga :  Kejanggalan Pengelolaan APBD NTB 2025, Empat Anggota DPRD Desak BPK Gelar Audit Investigatif

“Indonesia tidak mungkin makmur kalau korupsi masih merajalela, Indonesia tidak mungkin makmur kalau banyak kebocoran,” ujarnya.

Tak hanya itu, Presiden memberikan pesan introspeksi kepada birokrat, aparat militer, kepolisian, dan kejaksaan. Ia mengingatkan agar mereka selalu ingat bahwa jabatan dan kewenangan yang dimiliki merupakan amanah rakyat.

“Bintangmu dari rakyat, sepatumu dari rakyat, topimu dari rakyat, jangan pernah lupa itu. Kejaksaan demikian juga, kau juga milik rakyat,” katanya.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan pidato pada peresmian Bendungan Meninting di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat 10 Juli 2026.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan pidato pada peresmian Bendungan Meninting di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat 10 Juli 2026. (Foto: Lombokini.com/Asman).

Dalam pidatonya, Prabowo juga mencontohkan keberhasilan program bahan bakar nabati B50 yang mampu mengurangi ketergantungan impor solar. Program ini berhasil menghemat anggaran negara hingga Rp 170 triliun.

“Bayangkan, dari B50 kita bisa menghemat Rp 170 triliun. Dengan efisiensi ini, kita bisa membangun puluhan bendungan setiap tahun,” jelasnya.

Presiden menyebutkan pemerintah dapat mengalihkan penghematan tersebut untuk pembangunan infrastruktur strategis yang langsung dirasakan rakyat.

Baca Juga :  Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa

Di sisi lain, Prabowo menyoroti langkah besar pemerintah menutup ratusan BUMN yang tidak efisien dan merugi. Hingga Juli 2026, pemerintah telah menutup 250 BUMN dengan target mencapai 800 BUMN hingga akhir tahun.

“Dari gaji direksi saja sampai sekarang, overhead dan gaji, kita sudah bisa menghemat mendekati Rp 70 triliun. Itu uang rakyat yang harus kembali kepada rakyat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Presiden mengarahkan seluruh kebijakan efisiensi anggaran serta pemberantasan korupsi untuk mewujudkan Indonesia yang makmur.

Menurutnya, pemerintah hanya dapat mencapai keberhasilan pembangunan jika menutup kebocoran anggaran dan menggunakan setiap rupiah uang negara sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.

“Kita akan terus bekerja keras. Dengan niat yang tulus, saya yakin Indonesia akan menjadi negara yang disegani dan rakyatnya hidup makmur,” pungkas Prabowo. ***

Penulis : Muhammad Asman

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa
Kejanggalan Pengelolaan APBD NTB 2025, Empat Anggota DPRD Desak BPK Gelar Audit Investigatif
Kejari Lombok Timur Dalami Kasus Lima Kades Diduga Gelapkan Dana Desa
BPBD NTB dan Lombok Timur Uji Ketangguhan Desa dengan SIK SIAGA
Digerebek Warga, Pria Ngamar dengan Istri PMI ini Ngumpet di Bawah Meja Dapur
KPK Geledah Rumah Kontraktor di Lombok Timur Terkait OTT Bupati Lombok Barat, Pemilik Rumah Buka Suara
Sapu Bersih Treasury Award 2026, Polres Lombok Timur Boyong Empat Penghargaan hingga Grand Champion
Ungkap 3 Kg Sabu di Pelabuhan Kayangan, Kapolres Lotim Terima Penghargaan dari Ormas Keris Sasak

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:24 WITA

Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:25 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Ada Kosnpirasi Di Cerita Ini 

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:06 WITA

Viralisasi Berkelindan dengan Motif Ekonomi, Program Literasi Selalu Dilayakkan Proyek Belaka

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:43 WITA

Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya

Berita Terbaru

Warga memaksa penutupan dan merusak sejumlah fasilitas kafe Pantai Lungkak, Keruak, Jumat 7 Agustus 2026. (Foto: Lombokini.com)

Peristiwa

Warga Tutup Paksa dan Rusak Fasilitas Kafe di Pantai Lungkak

Jumat, 7 Agu 2026 - 19:43 WITA