Pj Gubernur NTB Dukung Agroforestri Pangan untuk Ekonomi dan Konservasi Hutan

Selasa, 4 Februari 2025 - 17:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Gubernur NTB Dukung Agroforestri Pangan untuk Ekonomi dan Konservasi Hutan. (Foto: Lombokini.com).

Pj Gubernur NTB Dukung Agroforestri Pangan untuk Ekonomi dan Konservasi Hutan. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Hassanudin, bersama Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Rehabilitasi Hutan, melakukan penanaman agroforestri pangan di KSU Lembah Jaya, Desa Kabul, Lombok Tengah, Selasa 4 Februari 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung pemerataan ekonomi sekaligus konservasi hutan melalui sistem pertanian berkelanjutan.

Program agroforestri pangan ini menggabungkan penanaman padi lahan kering dengan tanaman produktif seperti nangka, alpukat, dan mangga.

Hassanudin mengatakan agroforestri pangan menjadi prioritas NTB untuk mengurangi degradasi hutan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.

Baca Juga :  DPRD NTB Sahkan Raperda Pajak Daerah, Targetkan Tambahan Rp 160 Miliar

“Masyarakat membutuhkan akses legal dalam pengelolaan hutan yang produktif dan berkelanjutan. Dengan program ini, kami berharap dapat menciptakan keseimbangan antara pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Hassanudin.

Da juga menekankan pentingnya edukasi dan perluasan program agroforestri pangan ke wilayah lain di NTB. Hal ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung upaya nasional dalam mencapai ketahanan pangan.

Direktur Jenderal Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi Hutan, Dyah Murtiningsih, mengatakan program ini sebagai langkah strategis sektor kehutanan untuk mendukung ketahanan pangan nasional, sesuai dengan visi Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga :  Asrul Sani Siapkan Transformasi RSUP NTB, Ini Gebrakannya

“Penanaman agroforestri pangan dilakukan di 26 titik di Indonesia, termasuk di KSU Makmur Bersama, Lombok Tengah, dengan luas lahan 10 hektar. Varietas tanaman yang ditanam disesuaikan dengan kondisi lokal untuk memastikan keberlanjutan dan produktivitas,” katanya.

Kegiatan penanaman ini turut dihadiri oleh Asisten II Setda NTB, Wakil Bupati Lombok Tengah, Kepala BI, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.***

Berita Terkait

Menjelang Demo 2 Juni, GASAK NTB Ingatkan Aliansi PPS Soal Titik Vital
FITRA NTB Dorong Citizen Budget, APBD Tak Lagi Jadi Dokumen Gelap
Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun
Qoriah Asal Lombok Tengah Harumkan NTB di MTQ Internasional 2026
NTB Perluas Cakupan MBG dan Targetkan 30 Persen Kebutuhan Pangan dari Produksi Lokal
NTB Kirim 24.974 Sapi Kurban ke Jabodetabek, Perputaran Uang Tembus Rp 500 M
DPRD NTB Sahkan Raperda Pajak Daerah, Targetkan Tambahan Rp 160 Miliar
TPID NTB Pantau Harga Bahan Pokok Jelang Idul Adha

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:00 WITA

Bupati Lombok Timur Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:47 WITA

Hanya 6 dari 12 Armada Layak Operasi, Kadis Damkarmat Lotim Dorong Pengadaan Lewat Pokir Dewan

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:34 WITA

Damkarmat Lombok Timur Wajibkan Simulasi Kebakaran untuk Akreditasi Puskesmas

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:44 WITA

Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun

Senin, 25 Mei 2026 - 19:10 WITA

Kabut Tebal Tunda Evakuasi Helikopter Pendaki Malaysia Cedera Tulang Belakang di Rinjani

Senin, 25 Mei 2026 - 14:55 WITA

Sekda Lotim Saksikan Bule Swiss Ucap Syahadat di Penutupan TC MTQ XXXI 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:54 WITA

Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:39 WITA

Kendalikan Harga Jelang Iduladha, Pemkab Lombok Timur Gelar Pasar Murah dan Sidak

Berita Terbaru