Asrul Sani Siapkan Transformasi RSUP NTB, Ini Gebrakannya

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, didampingi Direktur RSUP NTB, drg. Asrul Sani, dan para wakil direktur saat mengunjungi RSUD Provinsi NTB. (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, didampingi Direktur RSUP NTB, drg. Asrul Sani, dan para wakil direktur saat mengunjungi RSUD Provinsi NTB. (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

LOMBOKIKI.com – Pemerintah Provinsi NTB terus melangkah maju. Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, secara tegas mendorong RSUP NTB melakukan transformasi menyeluruh. Langkah ini bertujuan menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, modern, responsif, dan manusiawi bagi seluruh masyarakat NTB.

Gubernur Iqbal menegaskan, rumah sakit tidak cukup hanya mengandalkan gedung besar.

“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat merasakan pelayanan yang cepat, manusiawi, nyaman, dan memberi kepastian,” ujarnya dalam rapat di pendopo gubernur NTB, Rabu 13 Mei 2026.

Direktur RSUP NTB, drg. H. Asrul Sani, M. Kes., pun menyiapkan sejumlah gebrakan transformasi. Apa saja?

Baca Juga :  Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa

Pertama, pihak rumah sakit melakukan redistribusi kapasitas. Mereka menata tempat tidur layanan anak (pediatri) untuk mengurai kepadatan di IGD.

Kedua, RSUP NTB menerapkan dual-track pathway. Manajemen memisahkan jalur pasien infeksius dan non-infeksius sejak pintu masuk. Kebijakan ini menekan risiko penularan dan mempercepat response time di bawah enam jam.

Ketiga, rumah sakit memperkuat layanan kritis. Mereka meningkatkan fasilitas ICU dan sistem monitoring untuk menekan angka mortalitas.

Keempat, manajemen mengakselerasi digitalisasi. RSUP NTB menerapkan pendaftaran online, rekam medis elektronik, dan manajemen antrean. Mereka juga menyediakan dashboard real-time agar keputusan medis lebih cepat dan akurat. Data rumah sakit akan langsung tersinkronisasi dengan Kemenkes.

Baca Juga :  Kejanggalan Pengelolaan APBD NTB 2025, Empat Anggota DPRD Desak BPK Gelar Audit Investigatif

Kelima, pemerintah memberikan perhatian penuh kepada tenaga kesehatan (nakes). Pemprov NTB mendorong pengadaan ruang istirahat, sarana olahraga, hingga penitipan anak (day care) bagi para nakes. Mereka juga memperkuat sistem ambulans profesional.

Keenam, RSUP NTB menuju kemandirian fiskal. Manajemen berkomitmen mewujudkan kondisi nihil utang, mengurangi ketergantungan subsidi APBD, serta membangun tata kelola yang mandiri dan berkelanjutan.

Komitmen transformasi ini menunjukkan langkah nyata RSUP NTB berbenah tidak hanya secara internal, tetapi juga langsung berorientasi pada kebutuhan masyarakat. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

BPK NTB Jawab Soal BTT Rp 484 Miliar, PDIP: Jelaskan Peruntukan, Abaikan Legalitas Pergeseran
DPM Unram Siapkan Gugatan ke PTUN soal Pergeseran Dana BTT Rp 484 Miliar
Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa
Kejanggalan Pengelolaan APBD NTB 2025, Empat Anggota DPRD Desak BPK Gelar Audit Investigatif
BPBD NTB dan Lombok Timur Uji Ketangguhan Desa dengan SIK SIAGA
Koresponden tvOne Datangi Ponpes Al-Ishlahuddiny dan Sampaikan Maaf atas Polemik Pemberitaan
Gubernur NTB Dukung Penuh Pelaksanaan UKW SMSI 28-29 Juli
Kapolda NTB Kunjungi Kajati, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:06 WITA

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:10 WITA

Pemerintah NTB Kaji Kelayakan Proyek Super Grid EBT untuk Hubungkan Kepulauan Sunda Kecil

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:50 WITA

Kerja Sama Bali-NTB dan NTT Masuki Fase Implementasi Nyata

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

Opini

Ate Bakat: Konseptualisasi Estetika Sasak

Sabtu, 15 Agu 2026 - 23:37 WITA