Kendalikan Harga Jelang Iduladha, Pemkab Lombok Timur Gelar Pasar Murah dan Sidak

Minggu, 24 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kendalikan Harga Jelang Iduladha, Pemkab Lombok Timur Gelar Pasar Murah dan Sidak. (Foto: Lombokini.com).

Kendalikan Harga Jelang Iduladha, Pemkab Lombok Timur Gelar Pasar Murah dan Sidak. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menggelar pasar murah untuk mengendalikan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Dalam kegiatan ini, pemerintah menggandeng Bank Indonesia, GOW, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Ketahanan Pangan dan Bulog.

Kepala Dinas Perdagangan Lombok Timur, Hadi Fathurrahman, mengatakan bahwa pihaknya sudah melaksanakan pasar murah beberapa minggu terakhir sebagai upaya menekan tingginya harga kebutuhan pokok masyarakat menjelang Iduladha. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi langkah antisipasi terhadap kenaikan harga sejumlah komoditas pangan.

Baca Juga :  Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

“Kami menjual sesuai harga distributor sehingga masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau,” ujarnya.

Pihaknya menjual aneka bahan pokok, antara lain minyak goreng, beras, bawang, cabai, tomat, dan berbagai komoditas pangan lainnya. Mereka menggelar pasar murah di sejumlah wilayah, yakni Sembalun, Terara, Aikmel, serta beberapa kecamatan lainnya.

Selain menggelar pasar murah, Dinas Perdagangan juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) minyak goreng ke sejumlah distributor untuk memastikan harga dan distribusi berjalan normal hingga ke pasar. Sidak tersebut menyusul kenaikan harga minyak goreng curah yang saat ini menembus di atas Rp 20 ribu per liter, dari sebelumnya sekitar Rp 16 ribu per liter.

Baca Juga :  LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem

Dia menjelaskan, sidak tersebut melibatkan berbagai pihak guna mencegah permainan harga di tingkat distributor maupun pedagang. Pemerintah daerah juga terus mengecek harga di pasar-pasar besar agar mengetahui kondisi harga di lapangan dan tidak memberatkan masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying karena harga bahan pokok masih terjangkau dan ketersediaan stok tetap aman,” pungkasnya.***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:03 WITA

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA