Bupati Lotim Terima Audiensi Bulog dan Disperindag NTB, Bahas Tiga Program Strategis

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin dan Sekda Muhammad Juaini Taofik membahas agenda strategis saat menerima audiensi Dinas Perindustrian NTB serta Perum Bulog di Ruang Rapat Bupati, Rabu 6 Mei 2026. (Foto: Lombokini.com/PKP Setda Lotim).

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin dan Sekda Muhammad Juaini Taofik membahas agenda strategis saat menerima audiensi Dinas Perindustrian NTB serta Perum Bulog di Ruang Rapat Bupati, Rabu 6 Mei 2026. (Foto: Lombokini.com/PKP Setda Lotim).

LOMBOKINI.com – Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, didampingi Sekretaris Daerah Muhammad Juaini Taofik, menerima audiensi dari Dinas Perindustrian Provinsi NTB bersama Perum Bulog. Pertemuan di ruang rapat Bupati, Rabu 6 Mei 2026 tersebut membahas tiga program strategis: pengembangan desa berdaya, hilirisasi potensi daerah, dan penguatan ketahanan pangan.

Bupati Haerul Warisin menyatakan bahwa berbagai program tersebut sejalan dengan konsentrasi Pemkab Lombok Timur saat ini. Salah satu komoditas unggulan yang menjadi perhatiannya adalah porang. Ia mengungkapkan, harga porang di Lombok Timur kini mencapai Rp10.200 per kilogram, bahkan melampaui harga yang ditetapkan Bulog.

“Porang menjadi salah satu andalan daerah. Perawatannya relatif mudah karena tidak memerlukan pupuk khusus, dan waktu panennya fleksibel sesuai keinginan petani,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, produksi porang di Lombok Timur dapat mencapai 50 hingga 60 ton per hari dari umbi hingga menjadi tepung. Pemerintah daerah terus melakukan pengawasan.

Terkait program desa berdaya, Bupati meminta pemerintah provinsi mengidentifikasi kebutuhan spesifik di tujuh desa kategori tersebut, yakni Desa Tetebatu, Sakra, Pijot, Pringgabaya Utara, Sembalun Bumbung, Pesanggrahan, dan Lendang Nangka Utara.

Bupati juga memberi masukan agar penyaluran bantuan sembako menggunakan kartu khusus agar lebih tepat sasaran.

Baca Juga :  BRI Kembalikan Dana Rp 1,4 Miliar ke Kas Daerah, Pemda Lotim Siap Salurkan Ulang Bantuan UMKM di APBD Perubahan 2026

Di sektor perkebunan, Bupati mengakui lahan di Lombok Timur banyak ditanami kelapa. Ia menyambut baik investor yang ingin bekerja sama mengembangkan komoditas kelapa.

Di sektor pertanian, pemerintah daerah juga fokus mengendalikan inflasi, khususnya untuk cabai dan sayuran. Pemkab mendorong masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah menanam cabai dan sayur. Sebelumnya, Pemkab Lombok Timur sempat mendatangkan pasokan cabai dari Sulawesi untuk menstabilkan harga.

Selain itu, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 1,5 miliar untuk membangun greenhouse guna meningkatkan kualitas dan produktivitas pertanian.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Lalu Wiranata, menyampaikan empat isu strategis. Ia menyebut, saat ini ada sekitar 40 desa di NTB yang masuk program desa berdaya, dengan tujuh desa di Lombok Timur. Program ini fokus pada desa miskin ekstrem yang membutuhkan intervensi bantuan stimulan dan penguatan ekonomi lokal.

Ia menambahkan, Lombok Timur memiliki potensi hilirisasi sangat besar dengan lebih dari 30 sektor yang mulai dikembangkan. Namun, masih banyak potensi yang belum dikelola optimal.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan adanya ketertarikan investor asal Malaysia untuk mengembangkan komoditas kelapa di Lombok Timur.

Sementara itu, Wakil Pimpinan Wilayah Bulog NTB, Rizal, menyatakan kesiapan Bulog mendukung berbagai program di Lombok Timur. Bulog siap menyediakan dan mengadakan beras untuk program desa berdaya serta ketahanan pangan daerah melalui gerakan operasi pangan murah di tujuh desa berdaya.

Baca Juga :  Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lombok Timur Gelar Rangkaian Aksi Sosial, Jaga Lingkungan hingga Bedah Rumah Dinas

Audiensi ini diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan lembaga terkait dalam mendorong pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal.

Bersamaan dengan itu, Bupati juga menerima tim dari Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram. Tim menyampaikan rencana pelaksanaan Kuliah Kerja Partisipatif (KKP) yang akan melibatkan 754 mahasiswa. Mereka akan menerjunkan mahasiswa ke lima kecamatan: Jerowaru, Keruak, Sakra, Sakra Barat, dan Sakra Timur, mencakup 58 desa.

Bupati menyambut baik KKP tersebut. Ia berharap ratusan mahasiswa yang tersebar di berbagai desa mampu memberikan kontribusi nyata, khususnya dalam meningkatkan kemampuan digital masyarakat pedesaan.

Mahasiswa juga diharapkan memberikan literasi digital kepada masyarakat, termasuk membantu mengatasi kendala layanan seperti BPJS maupun sistem pembayaran pajak secara digital. Upaya ini penting untuk meningkatkan pelayanan publik sekaligus meminimalkan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bupati Lombok Timur juga menyatakan dukungannya terhadap kerja sama pengembangan desa, khususnya bagi desa-desa lokasi pengabdian yang berpotensi menjadi desa binaan mahasiswa UIN Mataram. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Perputaran Uang Capai Ratusan Miliar, Program MBG di Lombok Timur Soroti Akuntabilitas
Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim
80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat
Gandeng UMJ, Pemkab Lotim Matangkan Aplikasi EWS ‘Gumi Sasak’ Berbasis Kearifan Lokal
Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 ke DPRD, Bupati Lotim Paparkan Realisasi Pendapatan 101 Persen
Soroti Sengkarut Lotim, PMII: Guru Honorer Digaji Murah, Tambang Ilegal Malah Dipelihara
Melalui ‘Polantas Menyapa’, Polantas Lotim Pilih Edukasi Santai dan Ngopi Bareng Bina Klub Motor
Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:26 WITA

Akademisi Puji Pidato Presiden Prabowo, Sebut Beri Pencerahan Visi Bangsa

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:45 WITA

APPMBGI Serahkan SK Pengurus DPD NTB, Kritisi Carut-marut Program MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:56 WITA

Dukung Revitalisasi Keraton, TSB dan Kemenbud Sinergi Lindungi Cagar Budaya Nasional

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:25 WITA

Pertamina Pastikan Stok Pertalite Cukup dan Distribusi Normal

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:07 WITA

Soroti Relawan Minim Kompetensi, APJI Minta Nanik S. Deyang Perbaiki Juknis MBG

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:43 WITA

Kepala BGN Baru Moratorium Dapur MBG, Fokuskan Sasaran pada Kelompok Prioritas

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:51 WITA

Ini Alasan Presiden Tunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:39 WITA

Kejagung Tahan Dadan, Sony, dan Lodewyk Pusung sebagai Tersangka Korupsi Program MBG

Berita Terbaru