Hari Terakhir, Pasangan SJP-TGF Resmi Mendaftar ke KPU Lombok Timur

Kamis, 29 Agustus 2024 - 19:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

H. Suryadi Jaya Purnama (SJP), Bakal Calon Bupati, didampingi TGH Lalu Gede Muhammad Khairul Fatihin (TGF) menyerahkan berkas pendaftaran ke Ketua KPU Lombok Timur, Ada Suci Makbullah. (foto: lombokini.com/ong)

H. Suryadi Jaya Purnama (SJP), Bakal Calon Bupati, didampingi TGH Lalu Gede Muhammad Khairul Fatihin (TGF) menyerahkan berkas pendaftaran ke Ketua KPU Lombok Timur, Ada Suci Makbullah. (foto: lombokini.com/ong)

LOMBOKINI.com — Di hari terakhir pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati, pasangan H. Suryadi Jaya Purnama dan TGH Lalu Gede Muhammad Khairul Fatihin (SJP-TGF) resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Timur pada Kamis, 29 Desember 2024.

Pasangan ini didukung penuh oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan diiringi oleh ribuan massa dari Nahdlatul Wathan (NW) serta simpatisan PKS yang dipimpin langsung oleh TGKH Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW).

Dalam sambutannya, Ketua KPU Kabupaten Lombok Timur, Ada Suci Makbullah, menjelaskan bahwa persyaratan pencalonan pada Pilkada kali ini berbeda dibandingkan dengan Pilkada sebelumnya, berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Jika sebelumnya persyaratan pencalonan menggunakan ambang batas 20% kursi DPRD Kabupaten Lombok Timur, kini ambang batas tersebut ditetapkan berdasarkan suara sah minimal sebesar 7,5% dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Baca Juga :  Bupati Lotim Pastikan Mutasi Jabatan Kembali Digelar pada Juli 2026

“DPT Lombok Timur saat ini berjumlah 985.385 pemilih, dan berdasarkan putusan MK, standar ambang batas untuk calon Bupati dan Wakil Bupati adalah 7,5% dari suara sah, yaitu sekitar 56.600 suara,” jelas Ada.

“Partai Keadilan Sejahtera tampaknya telah melampaui ambang batas tersebut,” tambahnya.

Proses pendaftaran dilanjutkan dengan penyerahan berkas pasangan SJP-TGF kepada KPU. Ketua KPU menyatakan bahwa jika berkas dinyatakan lengkap, KPU akan memberikan tanda terima. Namun, jika tidak lengkap, berkas tersebut akan dikembalikan untuk dilengkapi.

H. Suryadi Jaya Purnama (SJP), calon Bupati Lombok Timur, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada KPU dan seluruh jajarannya yang telah menerima pendaftaran mereka.

“Bismillahirrohmanirrohim, saya Suryadi Jaya Purnama bersama Tuan Guru Haji Lalu Gede Muhammad Khairul Fatihin bertekad untuk mengikuti kontestasi Pilkada Lombok Timur sesuai dengan amanah masyarakat,” ujarnya.

Pasangan SJP-TGF juga menegaskan kesiapan mereka untuk mengikuti seluruh tahapan Pilkada sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga :  PDAM Lombok Timur Ungguli BUMD Lain dalam Kepuasan Publik

SJP optimis bahwa dukungan besar dari masyarakat merupakan pertanda kemenangan bagi pasangan ini.

“Alhamdulillah, berkas pencalonan kami dinyatakan lengkap. Dengan bimbingan para ulama dan dukungan masyarakat yang luas, insya Allah kami yakin akan meraih kemenangan dalam Pilkada Lombok Timur 2024,” tambah Suryadi.

Pasangan SJP-TGF membawa jargon “Solah Soleh”, yang dijelaskan oleh SJP sebagai representasi dari kebaikan dunia dan akhirat.

“Solah berarti kebaikan di dunia, sedangkan Soleh berarti kebaikan di akhirat. Kami berharap masyarakat Lombok Timur menjadi masyarakat yang Solah dan Soleh, bahagia di dunia dan akhirat,” harapnya.

SJP juga menekankan sinergi yang telah lama terjalin antara PKS dan Nahdlatul Wathan. “PKS dan NW telah bersinergi jauh sebelum Pilkada ini. Tidak sulit bagi kami untuk menyatukan visi dan misi karena kami mengikuti arahan para ulama dan Tuan Guru,” tutupnya.***

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Perputaran Uang Capai Ratusan Miliar, Program MBG di Lombok Timur Soroti Akuntabilitas
Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim
80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat
Soroti Sengkarut Lotim, PMII: Guru Honorer Digaji Murah, Tambang Ilegal Malah Dipelihara
Melalui ‘Polantas Menyapa’, Polantas Lotim Pilih Edukasi Santai dan Ngopi Bareng Bina Klub Motor
Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu
Dugaan Jual-Beli Titik Program MBG dan Tambang Ilegal, Massa PMII dan HMI Geruduk Kejari Lombok Timur
Aliansi Pemuda Tuding Bulog Lotim Lakukan Pungli dan Gandeng Barang, Kepala Cabang Siap Tindak Oknum

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 05:36 WITA

Viral! Video Asusila 4 Remaja di Bawah Umur Meresahkan Warga Tanjung Luar, Pihak Polisi Sedang Menyelidikinya

Rabu, 8 Juli 2026 - 05:07 WITA

Tahanan Asal Keruak Melangsungkan Pernikahan di Balik Jeruji Rutan Polres Lombok Timur

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:43 WITA

Ormas Keris Sasak Protes Dokter Tak Ramah dan Minta Layanan Setara di RSUD Selong

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:01 WITA

Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal

Senin, 15 Juni 2026 - 21:55 WITA

Tragis, Petugas Mitra PLN Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Jaringan di Pohgading

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:29 WITA

Dikes Lombok Timur Temukan Bakteri E-Coli Melebihi Batas Normal di Dapur MBG

Selasa, 9 Juni 2026 - 23:51 WITA

Api Lahap Bukit Sempana Saat Puluhan Pendaki Berkemah

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:53 WITA

Polres Ungkap Identitas Mayat Wanita di Pantai Labuhan Haji, Keluarga Tolak Otopsi

Berita Terbaru

Bangkitnya Kelas Menengah. (Foto: Lombokini.com).

Opini

Bangkitnya Kelas Menengah: Kurva Gajah   

Rabu, 8 Jul 2026 - 14:44 WITA