Wabup Lotim Arahkan Jajarannya untuk Aktif Memberdayakan UMKM Desa

Rabu, 24 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

UMKM tahu dikembangkan warga Desa Bandok sebagai peluang ekonomi tambahan di luar sektor pertanian. (Foto: Lombokini.com).

UMKM tahu dikembangkan warga Desa Bandok sebagai peluang ekonomi tambahan di luar sektor pertanian. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Wakil Bupati Lombok Timur mendesak seluruh jajarannya untuk menggenjot pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai kunci pengentasan kemiskinan dan penggerak ekonomi daerah. Ia menyampaikan seruan ini ketika membuka kegiatan Literasi dan Edukasi Keuangan di Ruang Rupatama 2 Kantor Bupati, Rabu 24 Desember 2025.

Dalam sambutannya, ia menyoroti ketangguhan UMKM sebagai penyelamat perekonomian di masa krisis. “Pada periode 2020-2022, perusahaan besar kolaps, tetapi UMKM kita tetap bertahan. UMKM-lah yang menjaga pertumbuhan ekonomi kita saat itu,” ujarnya.

Baca Juga :  PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi

“Karena itu, saya minta semua jajaran, dari asisten, staf ahli, hingga Kabag Ekonomi, untuk lebih fokus menggerakkan ekonomi berbasis UMKM dan IKM di pelosok desa,” tegasnya.

Wakil Bupati kemudian memaparkan langkah konkret Pemerintah Daerah (Pemda). Salah satunya adalah menjalin kerja sama dengan Islamic Relief guna menangani kemiskinan ekstrem di lima desa di Kecamatan Suela.

Program ini mengusung pendekatan graduasi dan pemberdayaan ekonomi syariah dengan mentransfer aset berupa sapi atau kambing, lengkap dengan pendampingan intensif selama tiga tahun.

Baca Juga :  MotoGP Indonesia 2026: Pebalap dan Kru Mulai Tiba di Lombok

Pemda juga menyambut baik rencana Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang akan meluncurkan program serupa di lima desa lain pada 2026. Kedua program ini diharapkan mampu melahirkan dan menguatkan UMKM melalui kombinasi bantuan permodalan serta pendampingan berkelanjutan.

Di akhir acara, Wakil Bupati berpesan kepada seluruh peserta, yang merupakan pelaku UMKM, untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh.

Ia meyakini bahwa pengetahuan dan wawasan keuangan yang mereka peroleh akan membantu mengembangkan usaha ke depan. ***

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Wabup Lotim Tegaskan Pelaku Judi dan Pinjaman Online Satu KK Auto Dicoret dari Daftar Bantuan Bansos
Z Coffee Hening Resmi Dibuka: Kafe Inklusif 100 Persen Dikelola Disabilitas Hadir di Lombok Timur
Cetak Wirausaha Muda Mandiri, PW Pemuda NW dan BAZNAS NTB Gelar Pelatihan Manajemen Bisnis
Konten Kreator Diusulkan Punya NIB, DPMPTSP Lotim: Mereka tidak perlu Khawatir dan Bila Perlu Kita Bimtek
Bazar Sedin Tbere: Menikmati Sosis dan Kopi dengan Lanskap Gunung Rinjani dari Bibir Kokoq Reban Samas
PW Pemuda NW NTB Gelar Diskusi dan Bakti Sosial ‘Desa Berdaya’ di Sembalun
Wasekjen Seknas FITRA Ingatkan Risiko MBG Serap Anggaran Terlalu Besar

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:42 WITA

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:03 WITA

Wabup Lotim Tegaskan Pelaku Judi dan Pinjaman Online Satu KK Auto Dicoret dari Daftar Bantuan Bansos

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:45 WITA

Z Coffee Hening Resmi Dibuka: Kafe Inklusif 100 Persen Dikelola Disabilitas Hadir di Lombok Timur

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:18 WITA

Cetak Wirausaha Muda Mandiri, PW Pemuda NW dan BAZNAS NTB Gelar Pelatihan Manajemen Bisnis

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:34 WITA

Konten Kreator Diusulkan Punya NIB, DPMPTSP Lotim: Mereka tidak perlu Khawatir dan Bila Perlu Kita Bimtek

Berita Terbaru

Dr. Maharani, peneliti Lombok Research Center (LRC), memaparkan materi tentang penguatan kapasitas pemerintah desa dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di Seco Cafe, PTC Pancor, Lombok Timur, Selasa (20/10/2026). (Foto: Lombokini.com)

Opini

Ketika Suhu Naik, Orang Miskin Membayar Harga Termahal

Rabu, 21 Okt 2026 - 08:44 WITA