Menjelang Iduladha, Pemkab Lombok Timur Sidak Distributor dan Gelar Pasar Murah

Senin, 18 Mei 2026 - 14:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Perdagangan Lombok Timur, H Hadi Fathurrahman. (Foto: Lombokini.com).

Kadis Perdagangan Lombok Timur, H Hadi Fathurrahman. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mengambil sejumlah langkah strategis untuk menstabilkan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Pemerintah menggelar pasar murah dan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah distributor.

Dalam pelaksanaan pasar murah, pemerintah menggandeng Bank Indonesia, GOW, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Ketahanan Pangan dan Bulog.

Dinas Perdagangan Lombok Timur memfokuskan kegiatan ini untuk mengendalikan harga bahan pokok menjelang Iduladha.

Kepala Dinas Perdagangan Lombok Timur, Hadi Fathurrahman, menyatakan bahwa pasar murah menekan tingginya harga kebutuhan pokok masyarakat menjelang Iduladha 1447 Hijrah. Kegiatan ini juga mengantisipasi kenaikan harga sejumlah komoditas pangan.

Baca Juga :  Polisi Pastikan Pria yang Ditemukan di Pinggir Jalan Pringgabaya Bukan Korban Begal

“Kami menjual sesuai harga distributor sehingga masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau,” ujar Hadi Fathurrahman, Senin 18 Mei 2026.

Pihaknya menyediakan berbagai bahan pokok dalam pasar murah tersebut, seperti minyak goreng, beras, bawang, cabai, tomat, dan komoditas pangan lainnya. Pemerintah menggelar pasar murah di sejumlah wilayah, yakni Sembalun, Sambelia, Terara, dan Aikmel.

Selain pasar murah, Dinas Perdagangan juga melakukan inspeksi mendadak minyak goreng ke sejumlah distributor. Tim sidak memastikan harga dan distribusi berjalan normal hingga ke pasar.

Baca Juga :  Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

Pemerintah mengambil langkah ini menyusul kenaikan harga minyak goreng curah yang saat ini mencapai di atas Rp 20.000 per liter, dari sebelumnya sekitar Rp 16.000 per liter.

“Kami melibatkan berbagai pihak dalam sidak guna mencegah adanya permainan harga di tingkat distributor maupun pedagang,” katanya.

Pemerintah daerah juga terus mengecek harga di pasar-pasar besar untuk mengetahui kondisi harga di lapangan agar tidak memberatkan masyarakat.

Dinas Perdagangan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying karena harga bahan pokok masih terjangkau dan stok tetap aman. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Bazar Sedin Tbere: Menikmati Sosis dan Kopi dengan Lanskap Gunung Rinjani dari Bibir Kokoq Reban Samas
Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim
80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat
PW Pemuda NW NTB Gelar Diskusi dan Bakti Sosial ‘Desa Berdaya’ di Sembalun
Soroti Sengkarut Lotim, PMII: Guru Honorer Digaji Murah, Tambang Ilegal Malah Dipelihara
Melalui ‘Polantas Menyapa’, Polantas Lotim Pilih Edukasi Santai dan Ngopi Bareng Bina Klub Motor
Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu
Wasekjen Seknas FITRA Ingatkan Risiko MBG Serap Anggaran Terlalu Besar

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:56 WITA

Gandeng UMJ, Pemkab Lotim Matangkan Aplikasi EWS ‘Gumi Sasak’ Berbasis Kearifan Lokal

Kamis, 25 Juni 2026 - 07:45 WITA

BRI Kembalikan Dana Rp 1,4 Miliar ke Kas Daerah, Pemda Lotim Siap Salurkan Ulang Bantuan UMKM di APBD Perubahan 2026

Kamis, 25 Juni 2026 - 06:41 WITA

Pemda Lombok Timur Tata Wajah Baru Kota Selong, Pembangunan Gedung MICE dan Food Court Center Dimulaikan pada Oktober 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:30 WITA

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur Terima Kunjungan Tim Monitoring Stunting dari Bank Dunia dan Pusat

Senin, 22 Juni 2026 - 20:56 WITA

Dukung Revitalisasi Keraton, TSB dan Kemenbud Sinergi Lindungi Cagar Budaya Nasional

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:06 WITA

Sepakati Win-Win Solution, Pilkades Serentak Lombok Timur Resmi Digelar 27 Januari 2027

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:30 WITA

Pemkab, DPRD, dan FKKD Sepakati Pilkades Serentak Lombok Timur Digelar 27 Januari 2027

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:14 WITA

Sekda Lotim: Kepatuhan Birokrasi dan Kemandirian Calon PMI Jadi Kunci Tata Kelola Migrasi

Berita Terbaru