Menjelang Iduladha, Pemkab Lombok Timur Sidak Distributor dan Gelar Pasar Murah

Senin, 18 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kadis Perdagangan Lombok Timur, H Hadi Fathurrahman. (Foto: Lombokini.com).

Kadis Perdagangan Lombok Timur, H Hadi Fathurrahman. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mengambil sejumlah langkah strategis untuk menstabilkan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Pemerintah menggelar pasar murah dan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah distributor.

Dalam pelaksanaan pasar murah, pemerintah menggandeng Bank Indonesia, GOW, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Ketahanan Pangan dan Bulog.

Dinas Perdagangan Lombok Timur memfokuskan kegiatan ini untuk mengendalikan harga bahan pokok menjelang Iduladha.

Kepala Dinas Perdagangan Lombok Timur, Hadi Fathurrahman, menyatakan bahwa pasar murah menekan tingginya harga kebutuhan pokok masyarakat menjelang Iduladha 1447 Hijrah. Kegiatan ini juga mengantisipasi kenaikan harga sejumlah komoditas pangan.

Baca Juga :  Bupati Lotim dan Lobar Bersepakat, Solusi Nyata atau Sandiwara Birokrasi?

“Kami menjual sesuai harga distributor sehingga masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau,” ujar Hadi Fathurrahman, Senin 18 Mei 2026.

Pihaknya menyediakan berbagai bahan pokok dalam pasar murah tersebut, seperti minyak goreng, beras, bawang, cabai, tomat, dan komoditas pangan lainnya. Pemerintah menggelar pasar murah di sejumlah wilayah, yakni Sembalun, Sambelia, Terara, dan Aikmel.

Selain pasar murah, Dinas Perdagangan juga melakukan inspeksi mendadak minyak goreng ke sejumlah distributor. Tim sidak memastikan harga dan distribusi berjalan normal hingga ke pasar.

Baca Juga :  Satgas MBG Lombok Timur Kumpulkan Dokumen 82 SPPG, Siap Ajukan ke BGN

Pemerintah mengambil langkah ini menyusul kenaikan harga minyak goreng curah yang saat ini mencapai di atas Rp 20.000 per liter, dari sebelumnya sekitar Rp 16.000 per liter.

“Kami melibatkan berbagai pihak dalam sidak guna mencegah adanya permainan harga di tingkat distributor maupun pedagang,” katanya.

Pemerintah daerah juga terus mengecek harga di pasar-pasar besar untuk mengetahui kondisi harga di lapangan agar tidak memberatkan masyarakat.

Dinas Perdagangan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying karena harga bahan pokok masih terjangkau dan stok tetap aman. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
Perempuan Pesisir Lombok Timur: Mengawal Ekonomi Kelautan dan Pelestarian Mangrove Lewat Awik-Awik
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:03 WITA

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:14 WITA

Perempuan Pesisir Lombok Timur: Mengawal Ekonomi Kelautan dan Pelestarian Mangrove Lewat Awik-Awik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA