Sembalun: Surga Tersembunyi di Kaki Rinjani

Minggu, 13 Juli 2025 - 18:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sembalun: Surga Tersembunyi di Kaki Rinjani yang Memukau. (Foto: Lombokini.com).

Sembalun: Surga Tersembunyi di Kaki Rinjani yang Memukau. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Kawasan Sembalun di kaki Gunung Rinjani menyambut pengunjung dengan keindahan alam memesona. Udara sejuk, suasana desa yang damai, dan keramahan khas penduduk langsung terasa. Udara dingin menyapa sejak pagi, angin semilir membelai tubuh, sementara hamparan hijau pegunungan memuaskan mata.

Bukit Pergasingan Sembalun yang kini berstatus Taman Wisata Alam (TWA) menawarkan pengalaman berkemah yang menyenangkan dan berkesan bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Lokasinya yang dekat dengan Desa Sembalun menyuguhkan pemandangan spektakuler: bumi perkemahan, keindahan matahari terbit dan terbenam, hamparan sawah berwarna-warni, serta Desa Sembalun dengan latar belakang Gunung Rinjani yang menjulang tinggi. Pemandangan ini melekat kuat dalam ingatan setiap pendaki.

Di destinasi ini, wisatawan dapat menikmati pemandangan alam indah, udara sejuk, dan berbagai keseruan aktivitas alam yang cocok untuk semua umur.

Pengunjung bisa memilih trekking ringan di berbagai bukit seperti Pergasingan, atau melakukan aktivitas lebih tenang seperti mendirikan tenda di dataran tinggi.

Baca Juga :  Kapolri dan Titiek Soeharto Panen Bawang Putih dan Lakukan Peletakan Batu Pertama Gudang Benih Sembalun

Saat malam tiba, keluarga sering membangun kehangatan dengan api unggun sambil menikmati gemerlap bintang.

Udara sejuk dan dingin Sembalun menambah kesan istimewa bagi penginap tenda, menciptakan ketenangan jiwa, ketenteraman hati, serta sensasi petualangan tak terlupakan.

Para pencinta alam bebas aktif menjelajahi gunung-gunung megah, lembah hijau, dan bukit menawan seperti Pergasingan.

Warga dan pelaku wisata lokal menyiapkan area berkemah dengan baik, memastikan pengunjung merasakan pengalaman yang aman dan nyaman. Cahaya lampu tenda dan obrolan para pendaki meramaikan area.

Dari kejauhan, pengunjung dapat menyaksikan pendaki menapaki jalur menuju puncak Rinjani atau mendirikan tenda di bukit sekitar, sebuah pemandangan malam yang menjadi salah satu daya tarik utama.

“Sembalun bagaikan surga tersembunyi Kabupaten Lombok Timur,” ucap Rayyan, pengunjung asal Mataram, kepada Lombokini.com, Sabtu 12 Juli 2025. Ia dan rekannya, Raysan, mengakui pengalaman berkemah mereka di Sembalun sangat berkesan.

Baca Juga :  Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa

Lebih dari sekadar destinasi wisata, aktivitas ini menggerakkan ekonomi masyarakat. Saat musim libur tiba, wisatawan memadati seluruh penginapan, homestay, hingga area perkemahan. Kunjungan massal ini menyumbang besar terhadap Pendapatan Asli Daerah Lombok Timur.

Merespons potensi ini, Pemerintah Daerah Lombok Timur melalui Dinas Pariwisata menetapkan Kawasan Sembalun sebagai lokomotif pariwisata unggulan.

“Secara sinergis, masyarakat mengembangkan potensi wisata alam, berkemah, dan ekowisata sesuai semangat pembangunan berkelanjutan,” tegas Kadis Pariwisata Lombok Timur, Widayat.

Dengan minat berkunjung yang terus meningkat, semua pihak berharap masyarakat, pelaku usaha pariwisata, dan pemerintah dapat bersama-sama menjaga keindahan dan keasrian Sembalun demi kesejahteraan bersama yang berkelanjutan. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Kepadatan Bali Mulai Jenuhkan Wisatawan, Qunci Villas Resort di Senggigi Tawarkan Suasana Sepi
Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa
Dispar Lombok Timur Desak Pemprov NTB Terbitkan Aturan Laut Teluk Ekas
Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun
Pemerintah Hampir Ratakan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Kini Fasilitas Itu Mulai Beroperasi
Buka Rinjani 100, Plt Kadispora Lepas Pelari Kategori Ekstrem
Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam
Sembalun dan Ekas Jadi Sorotan, Ini Dampak Perda Pariwisata Baru

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:30 WITA

Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:12 WITA

120 Bangunan di Desa Adat Sade Hangus Terbakar, DPR RI Siapkan Revitalisasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:34 WITA

Api Melalap Desa Wisata Adat Sade

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:19 WITA

Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:33 WITA

Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:06 WITA

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:36 WITA

Tim SAR Evakuasi 106 Penumpang KMP Putri Yasmin

Berita Terbaru

Kebudayaan di Nusa Tenggara Barat . (Foto: Lombokini.com).

Opini

Bermasalah: Roadmap Kebudayaan NTB 2027-2047

Minggu, 23 Agu 2026 - 17:15 WITA

Okky Afriwan, SE, MBA: Dosen Fakultas Ilmu Komputer dan Kecerdasan Artifisial Universitas Teknologi Mataram (Foto: Istimewa)

Opini

Resensi Buku ‘Kebijakan Ekonomi Publik’

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:55 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Pertanyaan Seputar Cerpen

Sastra

CERPEN Yuspianal Imtihan: Pertanyaan Seputar Cerpen

Minggu, 23 Agu 2026 - 08:00 WITA