Ribuan Warga Antusias Ikuti Pesta Adat ‘Bau Nyale’ di Lombok Timur, Ratusan Personil Amankan Lokasi

Senin, 17 Februari 2025 - 02:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan Warga Antusias Ikuti Pesta Adat 'Bau Nyale' di Lombok Timur, Ratusan Personil Amankan Lokasi

Ribuan Warga Antusias Ikuti Pesta Adat 'Bau Nyale' di Lombok Timur, Ratusan Personil Amankan Lokasi

LOMBOKINI.com – Perayaan pesta adat “Bau Nyale” (penangkapan cacing laut) di Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, digelar selama dua hari, yakni pada tanggal 17 hingga 18 Februari 2025.

Acara tahunan yang menjadi salah satu tradisi budaya di Lombok ini akan diadakan di dua lokasi utama, yaitu Pantai Kura Kura di Desa Ekas Buana dan Pantai Tampah Boleq di Desa Seriwe.

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah di Lombok Timur dan Lombok Tengah memadati kedua pantai tersebut untuk mengikuti ritual menangkap cacing laut (nyale), yang hanya muncul dua kali dalam setahun.

Baca Juga :  Kapolri Tunjuk Irjen Kalingga Pimpin Polda NTB Gantikan Irjen Edy Murbowo

Tradisi ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara.

Ratusan personil TNI, Polri dan Satpol PP melakukan pengamanan Pesta adat Bau Nyale di Jerowaru, Lombok Timur.
Ratusan personil TNI, Polri dan Satpol PP melakukan pengamanan Pesta adat Bau Nyale di Jerowaru, Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com/Andy).

Guna memastikan keamanan dan kenyamanan selama perayaan, ratusan personil dari Polri, TNI, dan Pol PP diterjunkan.

Pengamanan dilakukan di beberapa titik strategis, termasuk Simpang Tiga Tutuk, Desa Jerowaru, serta sepanjang jalan menuju Pantai Tampah Boleq dan Pantai Kura-kura.

Kapolres Lombok Timur, AKBP Hariyanto, melalui Kapolsek Jerowaru, IPTU Yudha Aditya Warman, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan razia untuk mencegah warga membawa senjata tajam, minuman keras, atau narkoba.

Baca Juga :  Swasembada Pangan di Lombok Timur: Apakah Sudah Tercapai?

“Sekitar 160 botol minuman keras tradisional jenis tuak berhasil diamankan, sementara tidak ditemukan senjata tajam,” ujar Yudha.

Yudha juga mengimbau masyarakat untuk tidak membawa senjata tajam atau minuman keras demi keamanan dan kenyamanan bersama.

“Kami ingin memastikan bahwa perayaan pesta bau nyale ini berlangsung lancar dan aman bagi semua pihak,” tambahnya.***

Berita Terkait

Kapolri Tunjuk Irjen Kalingga Pimpin Polda NTB Gantikan Irjen Edy Murbowo
Tiga Produk UMKM Binaan Persit Lolos Kurasi dan Dikirim ke Jakarta untuk ‘Persit Bisa 2’
Tim Saber Bapanas Temukan Cabai Rawit dan Minyakita Masih Dijual di Atas HET di Lombok Timur
Imigrasi Lombok Timur Deportasi dan Cekal WNA Selandia Baru Pembuat Onar di Gili Trawangan
BMKG Minta Masyarakat NTB Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem
Kajari Lotim Lantik Ida Ayu Putu Camundi Dewi sebagai Kasi Pidum Baru
Enam Advokat Asal NTB di Balik PB XIV: Siapa Dr. Teguh Satya Bhakti dan Tim Hukumnya?
Longsor Blokir Total Jalur Wisata Pusuk Sembalun, Alat Berat Dikerahkan

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:02 WITA

Bupati Lombok Timur Lepas 393 JCH Kloter 9 Embarkasi Lombok

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:58 WITA

S Bantah Gelapkan Rp 1,05 Miliar Dana Pembangunan Dapur MBG di Selong, Lombok Timur

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:34 WITA

Musancab PDIP Kota Mataram Dibuka, Tegas Tolak Pilkada Lewat DPRD

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:29 WITA

SMSI NTB dan Polresta Mataram Sepakat Perkuat Harmonisasi Pemberitaan

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:13 WITA

Lima Mahasiswa Unram Raih Juara Nasional Kompetisi Inovasi Digital Budaya

Senin, 5 Januari 2026 - 18:05 WITA

PDO NTB Beri Ultimatum 2×24 Jam ke Grab, Gocar, dan Maxim Terkait Tarif Baru

Minggu, 16 November 2025 - 15:16 WITA

Sister Hong Lombok Bantah Tuduhan Penipuan dan Pelecehan

Selasa, 19 Agustus 2025 - 15:54 WITA

Ali BD: Masyarakat Harus Jadi Pengimbang Kekuasaan yang Kurang Berkualitas

Berita Terbaru

​Warga menunjukkan titik lokasi hilangnya seorang anak kepada anggota Polres Lombok Timur di Bendungan Pandandure, Kamis sore 7 Mei 2026. Insiden ini kembali memicu kewaspadaan warga di sekitar bendungan. (Foto: Lombokini.com/Humas Polres Lotim).

Lombok Timur

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:52 WITA