Dandim 1615 Lotim Tegaskan Kopdes Merah Putih Jadi Solusi Terpadu Ketahanan Pangan

Kamis, 14 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dandim 1615 Lombok Timur Letkol Inf. Eky Anderson. (Foto: Lombokini.com).

Dandim 1615 Lombok Timur Letkol Inf. Eky Anderson. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Komandan Kodim 1615 Lombok Timur, Letkol Inf Eky Anderson, menegaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) hadir sebagai solusi terpadu untuk mendukung ketahanan pangan dan perekonomian desa.

Koperasi ini menyerap hasil pertanian masyarakat desa dengan harga yang telah pemerintah tetapkan. Program ini pun memberikan dampak positif bagi petani dan masyarakat luas.

Pemerintah pusat, melalui KDMP, menaikkan harga pembelian gabah dari sekitar Rp 4.500 menjadi Rp 6.500 per kilogram. Kebijakan ini berdampak positif langsung terhadap kesejahteraan petani. Pemerintah kini memerintahkan pelaksanaan kebijakan tersebut hingga ke tingkat desa melalui peran koperasi.

“Dulu harga gabah di kisaran Rp 4.500, sekarang pemerintah menetapkan Rp 6.500 untuk pembelian dari petani. Siapa yang tidak senang dengan kondisi seperti itu? Ini pemerintah perintahkan sampai ke desa,” ujarnya saat ditemui wartawan.

Baca Juga :  ADBMI dan AWO International Gelar Lokakarya Rencana Kerja Strategis BUMDes

KDMP membeli langsung hasil pertanian petani dengan harga lebih tinggi dan layak. Skema ini memangkas mata rantai distribusi, sehingga tidak ada lagi ruang bagi tengkulak untuk mengambil keuntungan di tengah jalur distribusi.

Selain menyerap hasil pertanian, KDMP juga berfungsi sebagai jalur distribusi utama berbagai barang subsidi pemerintah, seperti gas elpiji, minyak goreng, dan sembako. Pemerintah mengalirkan distribusi langsung dari pabrik atau distributor ke koperasi desa merah putih.

“Kalau sembako dari pusat langsung ke koperasi desa, berarti hanya dua mata rantai saja: distributor dan koperasi. Banyak mata rantai yang bisa kita potong, otomatis harga di tingkat masyarakat akan lebih murah,” jelasnya.

Dandim menilai, desa yang tidak memanfaatkan keberadaan koperasi tersebut akan rugi karena kehilangan peluang memperoleh harga lebih murah sekaligus akses distribusi yang lebih cepat.

Baca Juga :  Wartawan Lombok Timur Studi Komparasi Peran Media di DPRD DKI Jakarta

Lebih lanjut, Dandim menyampaikan bahwa tim pusat akan mengawasi ketat operasional KDMP. Dinas Koperasi bertanggung jawab atas operasional, sementara tim pusat akan mendampingi langsung selama dua tahun awal pelaksanaan.

“Pusat melakukan supervisi. Mereka menugaskan pimpinan khusus untuk memastikan operasional berjalan sesuai ketentuan. Kami kawal ini serius,” katanya.

Pemerintah juga berharap KDMP mampu menyerap tenaga kerja dari masyarakat setempat. Pemerintah telah mengatur proses rekrutmen manajemen koperasi, termasuk posisi manajer, melalui mekanisme resmi sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan skema tersebut, Dandim optimistis KDMP tidak hanya berfungsi sebagai koperasi biasa, tetapi menjadi instrumen ekonomi desa yang menjaga stabilitas harga, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat secara luas. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemilik Lahan Mata Air Ambung dan LSM Garuda akan Demo ke Kantor Bupati dan PDAM Lotim
Alumni Unram Pertanyakan Keterlambatan Munas IKA Unram
ADBMI dan AWO International Gelar Lokakarya Rencana Kerja Strategis BUMDes
Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
Wartawan Lombok Timur Studi Komparasi Peran Media di DPRD DKI Jakarta
Satgas MBG Lombok Timur Kumpulkan Dokumen 82 SPPG, Siap Ajukan ke BGN
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:59 WITA

Pemilik Lahan Mata Air Ambung dan LSM Garuda akan Demo ke Kantor Bupati dan PDAM Lotim

Minggu, 1 November 2026 - 19:48 WITA

Alumni Unram Pertanyakan Keterlambatan Munas IKA Unram

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:33 WITA

ADBMI dan AWO International Gelar Lokakarya Rencana Kerja Strategis BUMDes

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:03 WITA

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Berita Terbaru

Ketua Umum DPP PKN Anas Urbaningrum. (Foto: Lombokini.com/Tamrin)

Nasional

Anas Dorong DPR Bentuk Pansus Audit Praktik Penyadapan

Sabtu, 7 Nov 2026 - 19:33 WITA