Pemkab Lotim Revitalisasi Pasar Rensing dan Suela pada 2026

Senin, 29 Desember 2025 - 23:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Perdagangan Lombok Timur Prioritaskan Revitalisasi Pasar Rensing dan Suela. (Foto: Lombokini.com).

Dinas Perdagangan Lombok Timur Prioritaskan Revitalisasi Pasar Rensing dan Suela. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur berupaya meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat dalam beraktivitas ekonomi, khususnya di pasar tradisional. Melalui Dinas Perdagangan, pemkab merencanakan revitalisasi Pasar Rensing dan Pasar Suela pada tahun 2026.

Kepala Dinas Perdagangan Lombok Timur, Hadi Fathurrahman, menegaskan bahwa perbaikan sarana dan prasarana pasar menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. “Perbaikan sarana prasarana pasar terus kami upayakan. Untuk itu, komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan terus kami lakukan,” ujar Hadi Faturrahman, Senin 29 Desember 2025.

Baca Juga :  Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Ia menjelaskan bahwa pemerintah pusat telah menyatakan kesediaannya untuk membantu merevitalisasi dua pasar tersebut. “Kita sedang melakukan negosiasi dengan pusat untuk merevitalisasi dua pasar tersebut. Ini merupakan bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Tidak hanya mengandalkan bantuan pusat, Dinas Perdagangan Lombok Timur juga mengalokasikan dana mandiri. Lembaga itu menyisihkan tiga persen dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk memperbaiki sejumlah pasar di wilayahnya secara bertahap.

Baca Juga :  Sembalun dan Ekas Jadi Sorotan, Ini Dampak Perda Pariwisata Baru

Dengan revitalisasi ini, pemerintah daerah berharap aktivitas jual beli dapat berlangsung lebih aman dan nyaman. Pemkab Lotim optimistis perbaikan pasar tradisional akan memperkuat perekonomian dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan pedagang serta masyarakat. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud
Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur
Istri Bupati Lombok Timur Bagikan Mi Instan dan Terigu ke Ibu Hamil, Langgar Juknis MBG
Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG
Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta
Pedagang Bantah Klaim Wakil Bupati: Penutupan SPPG Tak Berdampak pada Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 18:13 WITA

IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud

Senin, 13 April 2026 - 17:27 WITA

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Senin, 13 April 2026 - 16:30 WITA

Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Jumat, 10 April 2026 - 20:27 WITA

Istri Bupati Lombok Timur Bagikan Mi Instan dan Terigu ke Ibu Hamil, Langgar Juknis MBG

Kamis, 9 April 2026 - 14:26 WITA

Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta

Selasa, 7 April 2026 - 15:31 WITA

Pedagang Bantah Klaim Wakil Bupati: Penutupan SPPG Tak Berdampak pada Ekonomi Warga

Selasa, 7 April 2026 - 13:24 WITA

Baznas Lombok Timur Salurkan Kursi Roda dan Santunan Pengobatan ke Desa Lando

Kamis, 2 April 2026 - 20:36 WITA

Kemiskinan Lombok Timur Turun Signifikan, Capai Target RPJMD 2025-2029

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perdagangan, dan Kepala Bakesbangpoldagri Lombok Timur mendampingi Bupati Haerul Warisin dalam agenda hearing dengan Gerakan Elemen Masyarakat Peduli Rakyat (Gempur) di Ruang Rapat Bupati, Senin 13 April 2026.
(Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Senin, 13 Apr 2026 - 17:27 WITA