LOMBOKINI.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur berupaya meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat dalam beraktivitas ekonomi, khususnya di pasar tradisional. Melalui Dinas Perdagangan, pemkab merencanakan revitalisasi Pasar Rensing dan Pasar Suela pada tahun 2026.
Kepala Dinas Perdagangan Lombok Timur, Hadi Fathurrahman, menegaskan bahwa perbaikan sarana dan prasarana pasar menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. “Perbaikan sarana prasarana pasar terus kami upayakan. Untuk itu, komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan terus kami lakukan,” ujar Hadi Faturrahman, Senin 29 Desember 2025.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah pusat telah menyatakan kesediaannya untuk membantu merevitalisasi dua pasar tersebut. “Kita sedang melakukan negosiasi dengan pusat untuk merevitalisasi dua pasar tersebut. Ini merupakan bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Tidak hanya mengandalkan bantuan pusat, Dinas Perdagangan Lombok Timur juga mengalokasikan dana mandiri. Lembaga itu menyisihkan tiga persen dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk memperbaiki sejumlah pasar di wilayahnya secara bertahap.
Dengan revitalisasi ini, pemerintah daerah berharap aktivitas jual beli dapat berlangsung lebih aman dan nyaman. Pemkab Lotim optimistis perbaikan pasar tradisional akan memperkuat perekonomian dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan pedagang serta masyarakat. ***
Penulis : Najamudin Anaji







