Pemerintah Tegaskan Tidak Ada Pemotongan TKD, Bahas Tambahan Dana ke Daerah

Rabu, 10 September 2025 - 22:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada Pemotongan TKD, Bahas Tambahan Dana ke Daerah. (Foto: Lombokini.com/Tamrin).

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada Pemotongan TKD, Bahas Tambahan Dana ke Daerah. (Foto: Lombokini.com/Tamrin).

LOMBOKINI.com Pemerintah menegaskan tidak akan memotong anggaran Transfer ke Daerah (TKD). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah justru mendiskusikan kemungkinan penambahan dana tersebut.

Pernyataan ini Purbaya sampaikan kepada awak media usai menemui Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Rabu malam, 10 September 2025.

“Kita tidak akan lakukan pemotongan lagi. Tidak ada,” tegas Purbaya.

Ia menjelaskan bahwa fokus pemerintah saat ini adalah menghitung kemungkinan adanya tambahan alokasi dana untuk daerah. “Perhatian utama kita adalah apakah ada dana tambahan ke daerah atau tidak. Kalau ada, berapa besarannya. Itu yang sedang kita hitung,” ujarnya.

Baca Juga :  Kemendikdasmen Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Boleh Mengajar di Sekolah Negeri

Mengenai besaran angka tambahan TKD, Purbaya menuturkan bahwa pemerintah masih akan membahas keputusan finalnya bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

“Masih akan kita putuskan bersama DPR. Angka-angkanya masih kita diskusikan. Jadi belum final,” jelasnya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Copot Dadan, Sony dan Lodewyk dari BGN

Meski tidak merinci arah kebijakan TKD ke depan, Purbaya menekankan bahwa seluruh kebijakan fiskal pemerintah akan mengarah pada satu tujuan.

“Pokoknya, kita cenderung menjalankan kebijakan fiskal yang mendorong pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya.

Dengan demikian, kepastian mengenai tambahan dana TKD akan menunggu hasil pembahasan lengkap antara pemerintah dan DPR. Pemerintah memastikan setiap langkah fiskalnya berorientasi pada penguatan fundamental ekonomi nasional. ***

Penulis : Tamrin

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Pertamina Pastikan Stok Pertalite Cukup dan Distribusi Normal
Soroti Relawan Minim Kompetensi, APJI Minta Nanik S. Deyang Perbaiki Juknis MBG
Kepala BGN Baru Moratorium Dapur MBG, Fokuskan Sasaran pada Kelompok Prioritas
Ini Alasan Presiden Tunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN
Kejagung Tahan Dadan, Sony, dan Lodewyk Pusung sebagai Tersangka Korupsi Program MBG
Presiden Prabowo Tunjuk Tiga Pimpinan Baru BGN, Ini Daftar Namanya
Presiden Prabowo Copot Dadan, Sony dan Lodewyk dari BGN
Mulai 1 Juni 2026, Pertamina Turunkan Harga Dexlite dan Pertamina Dex, Pertamax Turbo Naik

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:43 WITA

Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya

Berita Terbaru