Pemerintah Tegaskan Tidak Ada Pemotongan TKD, Bahas Tambahan Dana ke Daerah

Rabu, 10 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada Pemotongan TKD, Bahas Tambahan Dana ke Daerah. (Foto: Lombokini.com/Tamrin).

Pemerintah Tegaskan Tidak Ada Pemotongan TKD, Bahas Tambahan Dana ke Daerah. (Foto: Lombokini.com/Tamrin).

LOMBOKINI.com – Pemerintah menegaskan tidak akan memotong anggaran Transfer ke Daerah (TKD). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah justru mendiskusikan kemungkinan penambahan dana tersebut.

Pernyataan ini Purbaya sampaikan kepada awak media usai menemui Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Rabu malam, 10 September 2025.

“Kita tidak akan lakukan pemotongan lagi. Tidak ada,” tegas Purbaya.

Ia menjelaskan bahwa fokus pemerintah saat ini adalah menghitung kemungkinan adanya tambahan alokasi dana untuk daerah. “Perhatian utama kita adalah apakah ada dana tambahan ke daerah atau tidak. Kalau ada, berapa besarannya. Itu yang sedang kita hitung,” ujarnya.

Baca Juga :  Atdikbud KBRI Singapura dan Canberra Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran

Mengenai besaran angka tambahan TKD, Purbaya menuturkan bahwa pemerintah masih akan membahas keputusan finalnya bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

“Masih akan kita putuskan bersama DPR. Angka-angkanya masih kita diskusikan. Jadi belum final,” jelasnya.

Baca Juga :  Kapolri Suyudi Janji Dekatkan Polri dengan Masyarakat

Meski tidak merinci arah kebijakan TKD ke depan, Purbaya menekankan bahwa seluruh kebijakan fiskal pemerintah akan mengarah pada satu tujuan.

“Pokoknya, kita cenderung menjalankan kebijakan fiskal yang mendorong pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya.

Dengan demikian, kepastian mengenai tambahan dana TKD akan menunggu hasil pembahasan lengkap antara pemerintah dan DPR. Pemerintah memastikan setiap langkah fiskalnya berorientasi pada penguatan fundamental ekonomi nasional. ***

Penulis : Tamrin

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Denny Minta MK Diskualifikasi Gibran, Sebut Persidangan Buktikan Gibran Tak Berijazah SMA
Mahfud MD: Surat Penyetaraan Ijazah Gibran Tak Sah secara Hukum Administrasi
Atdikbud KBRI Singapura dan Canberra Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran
Kapolri Suyudi Janji Dekatkan Polri dengan Masyarakat
Presiden Prabowo Melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri
DPR Setujui Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Menggantikan Listyo Sigit
Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi
Gibran Digugat di MK, Ali BD: Saya Ragu Hakim Akan Kabulkan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:02 WITA

Denny Minta MK Diskualifikasi Gibran, Sebut Persidangan Buktikan Gibran Tak Berijazah SMA

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:42 WITA

Mahfud MD: Surat Penyetaraan Ijazah Gibran Tak Sah secara Hukum Administrasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:32 WITA

Atdikbud KBRI Singapura dan Canberra Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:39 WITA

Kapolri Suyudi Janji Dekatkan Polri dengan Masyarakat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:09 WITA

Presiden Prabowo Melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri

Berita Terbaru