BGN Luncurkan Aplikasi ‘Reviu MBG’ untuk Awasi Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, meluncurkan aplikasi Reviu MBG di Jakarta, Selasa 26 Mei 2026. (Foto: Lombokini.com/BGN).

Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, meluncurkan aplikasi Reviu MBG di Jakarta, Selasa 26 Mei 2026. (Foto: Lombokini.com/BGN).

LOMBOKINI.com – Badan Gizi Nasional (BGN) meluncurkan aplikasi “Reviu MBG” guna memperkuat pengawasan kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) langsung dari lapangan.

Aplikasi ini memungkinkan para Penanggung Jawab (PIC) menilai sejumlah aspek, mulai dari ketepatan waktu distribusi, aroma makanan, rasa, hingga variasi menu. Para PIC langsung memberikan penilaian begitu makanan tiba.

Para PIC menilai empat parameter utama: ketepatan waktu pendistribusian, aroma makanan, rasa makanan, dan variasi menu.

Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, menjelaskan bahwa aplikasi Reviu MBG bertujuan meningkatkan kesadaran, kedisiplinan, dan kualitas pelayanan seluruh pelaksana Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pengawas gizi, serta mitra penyedia MBG di berbagai daerah.

“Pagi ini kami meluncurkan aplikasi bernama Reviu MBG. Aplikasi ini bertujuan meningkatkan perhatian sungguh-sungguh pada seluruh SPPG, pengawas gizi, dan mitra,” ujar Sony, Selasa (26/5/2026).

Baca Juga :  Kemendikdasmen Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Boleh Mengajar di Sekolah Negeri

“Ketika makanan datang, langsung kami nilai. Apakah datang tepat waktu atau tidak, apakah aromanya wajar atau tidak, apakah rasanya baik atau tidak, dan apakah menunya variatif dibanding hari sebelumnya,” jelas Sony.

BGN menjadikan hasil penilaian tersebut sebagai indikator evaluasi atau Key Performance Indicator (KPI) bagi masing-masing SPPG.

BGN berharap sistem evaluasi berbasis penerima manfaat ini mendorong seluruh pelaksana program lebih serius menjaga kualitas MBG serta meminimalkan potensi kejadian menonjol terkait konsumsi makanan.

“Dengan adanya penilaian ini, kami berharap awareness seluruh pelaksana semakin meningkat sehingga kejadian-kejadian menonjol terkait konsumsi MBG tidak terulang kembali,” kata Sony.

Baca Juga :  Mulai 2027, Bahasa Inggris Menjadi Mata Pelajaran Wajib Bagi Siswa SD

Namun, pada tahap awal, BGN belum menggunakan aplikasi Reviu MBG sebagai dasar pemberian sanksi kepada SPPG. Menurut Sony, BGN fokus membangun budaya evaluasi dan peningkatan kualitas pelayanan secara bertahap.

“Belum ada sanksi. Saat ini kami fokus pada awareness dulu. Kalau awareness sudah meningkat, saya harap tidak perlu sampai ada sanksi,” ujarnya.

BGN juga memastikan aplikasi ini belum melibatkan lembaga eksternal seperti BPOM karena penilaian langsung oleh penerima manfaat.

Selain itu, BGN tengah menyiapkan dashboard pemantauan yang dapat diakses publik untuk melihat tingkat ketepatan distribusi dan kualitas MBG di berbagai wilayah.

“Insya Allah dua minggu ke depan masyarakat sudah bisa melihat persentase keterlambatan, persentase aroma baik atau tidak baik melalui dashboard,” pungkasnya. ***

Penulis : Tamrin

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Kepala BGN Baru Moratorium Dapur MBG, Fokuskan Sasaran pada Kelompok Prioritas
Ini Alasan Presiden Tunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN
Kejagung Tahan Dadan, Sony, dan Lodewyk Pusung sebagai Tersangka Korupsi Program MBG
Presiden Prabowo Tunjuk Tiga Pimpinan Baru BGN, Ini Daftar Namanya
Presiden Prabowo Copot Dadan, Sony dan Lodewyk dari BGN
Mulai 1 Juni 2026, Pertamina Turunkan Harga Dexlite dan Pertamina Dex, Pertamax Turbo Naik
Kakorlantas Tegaskan Transformasi Penegakan Hukum Lalu Lintas Berbasis ETLE 95 Persen
Polri Luncurkan SIM Digital, Pengendara Cukup Tunjukkan di Ponsel

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:47 WITA

Progres Kasus Santri Dibakar di Batukliang, Humas Polres Loteng: Penyidik Masih Kumpulkan Bukti

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:38 WITA

Gerebek Rumah Pengedar di Keruak, Satresnarkoba Polres Lotim Amankan Dua Pria dan Paket Sabu

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:39 WITA

Kejagung Tahan Dadan, Sony, dan Lodewyk Pusung sebagai Tersangka Korupsi Program MBG

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:52 WITA

Tak Sampai 24 Jam, Dua Begal HP di Rensing Bat Diringkus Satreskrim Polres Lombok Timur

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:04 WITA

Resahkan Warga, Polres Lombok Timur Buru Pembuat Hoaks Teror ‘Pocong Berparang’ di Korleko-Selong

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:05 WITA

Polisi Naikkan Status Kasus Penipuan Proyek Dapur MBG di Lombok Timur ke Penyidikan

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:52 WITA

Jambret HP Remaja di Sakra Barat, Dua Pelaku Kabur ke Sawah Usai Tabrak Jamaah Masjid

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:20 WITA

Komplotan Pengedar Sabu di Keruak Digulung Polisi, BB 5,62 Gram Diamankan di Dua TKP

Berita Terbaru

Ketua Presidium DPD KAI NTB, Adv. Oke Wiredarme. (Foto: Lombokini.com).

Mataram

KAI Tutup Rakernas 2026 dengan Perayaan HUT ke-18 di NTB

Sabtu, 6 Jun 2026 - 21:37 WITA