LOMBOKINI.com – Muliadi (53 tahun), warga Kali Temu, Desa Kali Anyar, Kecamatan Terara, meninggal dunia saat memancing di Embung Bedah, Desa Seriwe, Kecamatan Jerowaru, Sabtu 28 Juni 2025.
Nasrudin (50), rekan memancing korban, menceritakan bahwa ia dan empat orang temannya, termasuk Muliadi, berangkat dari Kali Temu pukul 14.00 WITA dan tiba di lokasi pukul 16.00 WITA.
“Kami salat Asar terlebih dahulu sebelum memancing. Begitu korban melempar pancing, ia tiba-tiba tersungkur dan pingsan di pinggir embung,” ujar Nasrudin.
Sebelumnya, Muliadi sempat mengeluh sakit kepala. Seorang warga yang kebetulan mencari rumput di sekitar lokasi memijit kepalanya untuk meredakan rasa sakit.
“Korban sempat merasa lebih baik dan melempar pancing sambil bercanda. Namun, tak lama kemudian, ia terjatuh,” jelas Nasrudin.
Ia dan dua rekannya segera mengangkat Muliadi ke pinggir jalan dan berencana membawanya ke Puskesmas menggunakan motor. Namun, karena korban tidak menunjukkan respons, mereka memutuskan tidak membawanya.
Kapolsek Jerowaru, IPTU Abdul Hadi, mengatakan bahwa polisi langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan.
“Berdasarkan keterangan rekan dan keluarga, korban memiliki riwayat diabetes dan sering sakit,” ujarnya.
Polisi menyarankan keluarga membawa Muliadi ke RSUD Patuh Karya Keruak untuk pemeriksaan medis.
Pukul 18.35 WITA, ambulans Puskesmas Terara menjemput jenazah bersama istri dan keluarga korban. ***
Penulis : Najamudin Anaji







