Oknum Catut Nama Kadis Pertanian Lotim untuk Memeras Pengecer Pupuk Bersubsidi

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur Lalu Pathul Kasturi. (Foto: Lombokini.com).

Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur Lalu Pathul Kasturi. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Seorang oknum tidak dikenal memeras sejumlah pengecer pupuk bersubsidi dengan mencantumkan nama Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur. Oknum tersebut mengirim ancaman halus dan meminta sejumlah uang melalui aplikasi WhatsApp.

Salah satu pengecer di wilayah selatan mengungkapkan, oknum itu menghubunginya via WhatsApp. Pelaku membawa-bawa nama Kadis Pertanian untuk mengatur alokasi pupuk sekaligus meminta uang dengan menyertakan nomor rekening pribadi.

“Dia bilang ini perintah Kadis. Tapi kami curiga karena tidak ada surat resmi dan tidak pernah ada rapat koordinasi. Kami dimintai uang,” ungkap pengecer yang enggan disebut namanya, pada Kamis 15 Januri 2026.

Menanggapi laporan tersebut, Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur, Lalu Pathul Kasturi, menegaskan instansinya tidak pernah mengeluarkan instruksi di luar regulasi resmi.

Baca Juga :  TGB Ungkap Empat Syarat Kemajuan Lombok Timur di HUT ke-131

Ia menekankan bahwa seluruh distribusi pupuk wajib mengacu pada RDKK dan jalur administrasi yang jelas.

“Kami tidak pernah memberi perintah yang tidak tertulis. Kalau ada oknum mengatasnamakan dinas atau membawa nama pimpinan, itu murni tindakan individu dan bukan kebijakan kami,” tegasnya.

Karena Dinas Pertanian meminta para pengecer segera melapor jika ada pihak yang memaksa atau menekan di luar ketentuan hukum.

Pencatutan nama pejabat itu berpotensi merusak tatanan distribusi dan mengganggu pasokan pupuk kepada petani.

“Sedang kami telusuri, memang praktik seperti ini sering terjadi, dan tentu harus kami atensi penuh,” ujarnya.

Baca Juga :  Polemik Seputar Hari Jadi Lombok Timur: 'Onder Afdeling'

Dinas juga mengimbau masyarakat, khususnya petani, agar tidak mudah percaya pada isu liar seputar “perintah pejabat” yang beredar. Mereka menegaskan bahwa mekanisme resmi bersifat terbuka dan tidak disampaikan melalui instruksi perorangan.

“Kalau ada yang mencatut nama Kadis, segera laporkan. Jangan diteruskan, jangan dijadikan dasar mengambil keputusan,” jelasnya.

Dinas Pertanian juga mendorong para pengecer untuk berani melapor. Laporan yang cepat akan mempermudah proses pelacakan dan penindakan terhadap oknum tersebut.

“Ini bukan hanya soal nama dicemarkan, tetapi merugikan pengecer dan mengganggu distribusi pupuk. Silakan lapor ke kami atau langsung ke aparat,” pungkasnya. ***

Editor : Namudin Anaji

Berita Terkait

Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi
Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia
TGB Imbau Warga Lombok Timur Kompak Jaga Persatuan Jelang HUT ke-131
Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa
Festival Gawe Beleq Sakra Barat Resmi Ditutup Kapolres Lombok Timur
HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 22:01 WITA

Tambang Menggali, Pangan Mulai Berkurang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:34 WITA

Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:25 WITA

Merawat Ruang Hidup di Hari Kemerdekaan: Komunitas Adat Batu Rentek Mengajak Warga Aikmel untuk Sadar Ekologis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:48 WITA

Video Air Berbusa dari Tambak Udang Viral, Nelayan Protes Susah Cari Ikan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:42 WITA

KPPI dan FITRA NTB Desak DPRD Lotim Kawal Darurat Air-Sampah di Pesisir Selatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:01 WITA

Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:16 WITA

Gubernur NTB Rehabilitasi Lingkungan dan Apresiasi Perusahaan demi Perkuat Pembangunan Hijau

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:29 WITA

NTB Jadi Tuan Rumah Forum Internasional Energi Terbarukan

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Istimewa)

Nasional

Mahfud Yakin Prabowo Maju Lagi dan Menang di Pilpres 2029

Kamis, 3 Sep 2026 - 21:31 WITA

Peneliti Lombok Research Center (LRC),
Dr. Maharani. (Foto: Istimewa)

Lingkungan

Tambang Menggali, Pangan Mulai Berkurang

Selasa, 1 Sep 2026 - 22:01 WITA