Gubernur NTB Prioritaskan Perbaikan Hulu untuk Atasi Banjir Berulang

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal meninjau lokasi terdampak banjir di Sekotong, Lombok Barat, dan Desa Kabul, Lombok Tengah, Rabu 14 Januari 2026. Ia menekankan prioritas perbaikan daerah hulu untuk mengatasi banjir berulang. (Foto: Lombokini.com).

Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal meninjau lokasi terdampak banjir di Sekotong, Lombok Barat, dan Desa Kabul, Lombok Tengah, Rabu 14 Januari 2026. Ia menekankan prioritas perbaikan daerah hulu untuk mengatasi banjir berulang. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal meninjau langsung wilayah terdampak banjir di Sekotong, Lombok Barat, dan Desa Kabul, Lombok Tengah, Rabu 14 Januari 2026. Ia menegaskan Pemprov NTB akan menjalankan mitigasi jangka panjang dengan fokus memperbaiki kerusakan lingkungan di daerah hulu sebagai solusi permanen.

Gubernur Iqbal menyatakan solusi jangka pendek seperti meninggikan tanggul tidak akan efektif tanpa penanganan di hulu.

Baca Juga :  Pemprov NTB Bangun Rusun Bersubsidi untuk Lindungi Lahan Pertanian

“Untuk jangka menengah dan panjang, kita harus memperbaiki kondisi bukit-bukit yang sudah gundul. Jika hulunya tidak dibenahi, banjir akan terus berulang,” tegasnya.

Ia mendesak pemerintah desa lebih selektif dalam mengeluarkan rekomendasi pemanfaatan lahan. Menurutnya, kerusakan lingkungan di perbukitan menjadi penyebab utama sedimentasi yang memicu banjir.

Dalam kunjungan itu, Pemprov NTB bersama Pemkab Lombok Barat bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik ke warga Desa Pengantap.

“Kebutuhan mendesak seperti selimut, sembako, dan perlengkapan hidup lainnya sudah kami salurkan melalui Pemkab, Pemprov, dan Baznas,” ujar Iqbal.

Baca Juga :  Gubernur NTB Rehabilitasi Lingkungan dan Apresiasi Perusahaan demi Perkuat Pembangunan Hijau

Tim penanganan darurat juga memfokuskan upaya pada pembersihan drainase dan pengerukan sedimentasi sungai menggunakan alat berat untuk mempercepat normalisasi saluran air.

Mengenai infrastruktur jalan yang rusak, Gubernur berencana meninjau ulang percepatan perbaikannya. “Kawasan ini akan kami perlakukan sebagai jalur penunjang pariwisata, sehingga penanganannya akan kami prioritaskan,” pungkasnya. ***

Penulis : Muhammad Asman

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Kafilah Lombok Timur Raih Prestasi Gemilang di MTQ NTB, Selaras dengan Semangat Menyambut Tahun Baru Islam 1448 H
Pemprov NTB Hapus Denda dan Tunggakan Pajak Kendaraan Mulai 15 Juni hingga September 2026
Bangun Reputasi Lewat Integritas, Bung Heru Besarkan Seniman Hukum Law Firm di NTB
Jadi Tuan Rumah MTQ NTB, Bupati Lombok Tengah Jamin Kenyamanan Ratusan Kafilah
Malam Ta’aruf MTQ NTB: Sekda Tegaskan Al-Qur’an Kunci Keberkahan Pembangunan
Kesehatan untuk Semua Masih Jauh, Anggaran Kespro Lombok Tengah Anjlok
Gubernur NTB Rehabilitasi Lingkungan dan Apresiasi Perusahaan demi Perkuat Pembangunan Hijau
Tekan Inflasi, Pemprov NTB Gelar Pangan Murah di Lombok Barat

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:50 WITA

Kafilah Lombok Timur Raih Prestasi Gemilang di MTQ NTB, Selaras dengan Semangat Menyambut Tahun Baru Islam 1448 H

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:55 WITA

Bangun Reputasi Lewat Integritas, Bung Heru Besarkan Seniman Hukum Law Firm di NTB

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:16 WITA

Gubernur NTB Rehabilitasi Lingkungan dan Apresiasi Perusahaan demi Perkuat Pembangunan Hijau

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:40 WITA

Tekan Inflasi, Pemprov NTB Gelar Pangan Murah di Lombok Barat

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:05 WITA

LSM Garuda: Kami Siap Jadi Cooling System dan Jembatan Komunikasi Masyarakat-Pemerintah

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:33 WITA

BPS NTB Buka Rekrutmen Mitra Sensus Ekonomi 2026 Secara Terbuka dan Berbasis Sistem

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:51 WITA

Menjelang Demo 2 Juni, GASAK NTB Ingatkan Aliansi PPS Soal Titik Vital

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:21 WITA

FITRA NTB Dorong Citizen Budget, APBD Tak Lagi Jadi Dokumen Gelap

Berita Terbaru