Libur Lebaran di Bale Mangrove: Selain Ngadem, Pengunjung Bisa Selfie dan Jelajahi Pulau Kecil

Sabtu, 5 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Selain Ngadem, Pengunjung Bisa Selfie dan Jelajahi Pulau Kecil di Bale Mangrove. (Foto: Lombokini.com).

Selain Ngadem, Pengunjung Bisa Selfie dan Jelajahi Pulau Kecil di Bale Mangrove. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.comWisatawan memadati Ekowisata Bale Mangrove di Desa Poton Bako, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, selama libur Lebaran 2025. Mereka menikmati keindahan puluhan jenis mangrove berusia puluhan tahun di lokasi tersebut.

Salah satu pengunjung, Sudiarti (30) asal Desa Bagik Payung Selatan, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, sengaja datang untuk berlibur. “Kami ke sini buat ngadem. Pohon mangrovenya tinggi-tinggi,” ujarnya kepada Lombokini.com, Sabtu 5 April 2025.

Pengunjung juga bisa berfoto selfie di area ekowisata yang eksotis ini. Pemandangan di tepi jembatan setapak buatan masyarakat terlihat unik.

Baca Juga :  Masjid Al Amanah Luncurkan ATM Beras Digital untuk Warga Duafa
Keindahan Mangrove Puluhan Tahun Jadi Daya Tarik Ekowisata Bale Mangrove
Pengunjung dapat melihat pulau-pulau kecil, termasuk Pulau Maringkik . (Foto: Lombokini.com).

Di sisi timur, pengunjung dapat melihat pulau-pulau kecil di Kecamatan Keruak, termasuk Pulau Maringkik. “Kami juga bisa menyewa sampan untuk berkeliling,” tambah Sudiarti.

Lukman, pengelola ekowisata, menjelaskan bahwa ribuan pohon mangrove tersebut ditanam pada tahun 1990-an oleh warga bersama LSM peduli kelestarian pantai. “Dulu, warga yang menanam 100 mangrove mendapat upah Rp4.000 per orang dari pemerintah dan LSM,” jelasnya.

Baca Juga :  TGB Ungkap Empat Syarat Kemajuan Lombok Timur di HUT ke-131

Selain sebagai destinasi wisata, mangrove ini juga berfungsi menahan abrasi. “Saat air laut naik, mangrove bisa meredam ombak yang mengancam pemukiman warga,” ujar Lukman.

Ekowisata Bale Mangrove menyediakan enam gazebo untuk bersantai bersama keluarga. Lokasinya juga cocok untuk memancing. Tiket masuknya hanya Rp5.000 per orang. Dari Kota Selong, perjalanan memakan waktu 45 menit, sedangkan dari Mataram sekitar 1,5 jam melalui Praya, Lombok Tengah. ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balai TN Rinjani Buka Terbatas dan Hentikan Layanan eRinjani
Kepadatan Bali Mulai Jenuhkan Wisatawan, Qunci Villas Resort di Senggigi Tawarkan Suasana Sepi
Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa
Dispar Lombok Timur Desak Pemprov NTB Terbitkan Aturan Laut Teluk Ekas
Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun
Pemerintah Hampir Ratakan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Kini Fasilitas Itu Mulai Beroperasi
Buka Rinjani 100, Plt Kadispora Lepas Pelari Kategori Ekstrem
Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:57 WITA

Balai TN Rinjani Buka Terbatas dan Hentikan Layanan eRinjani

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:28 WITA

Kepadatan Bali Mulai Jenuhkan Wisatawan, Qunci Villas Resort di Senggigi Tawarkan Suasana Sepi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:18 WITA

Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:32 WITA

Dispar Lombok Timur Desak Pemprov NTB Terbitkan Aturan Laut Teluk Ekas

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:44 WITA

Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun

Berita Terbaru

Anggota DPRD Lombok Timur YS Diduga Pamer Miras di Media Sosial, Perindo Beri Teguran Keras. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar)

Gaya Hidup

Perindo Tegur Keras Anggota DPRD Lotim YS Usai Story Botol Miras

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:31 WITA

Anggota DPRD Lombok Timur dari PAN, Ir. Baidullah. (Foto: Lombokini.com)

Lombok Timur

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 Sep 2026 - 18:38 WITA