Harga Tembakau Lombok Timur Anjlok, Petani Protes dan Minta Intervensi Pemerintah

Jumat, 5 September 2025 - 16:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Tembakau Lombok Timur Anjlok, Petani Protes dan Minta Intervensi Pemerintah. (Foto: Lombokini.com).

Harga Tembakau Lombok Timur Anjlok, Petani Protes dan Minta Intervensi Pemerintah. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Para petani tembakau virginia di Kabupaten Lombok Timur memprotes merosotnya harga jual komoditas mereka secara drastis pada tahun ini.

Sahmun, seorang petani dari Sepapan, Jerowaru, mengkonfirmasi penurunan harga yang signifikan.

“Tahun lalu harga daun terbaik mencapai Rp 5-7 juta per kuintal. Sekarang paling tinggi hanya menyentuh Rp 4 juta,” jelas pria yang akrab disapa Amaq Toni itu, Jumat 4 September 2025 di kediamannya.

Baca Juga :  Pemkab, DPRD, dan FKKD Sepakati Pilkades Serentak Lombok Timur Digelar 27 Januari 2027

Amaq Toni mengaku tidak memahami penyebab pasti anjloknya harga. Kondisi ini mengancam pendapatan dan berpotensi menimbulkan kerugian bagi para petani.

Merespons hal ini, mereka menuntut pemerintah daerah segera mengintervensi pasar dan menstabilkan harga. “Kami berharap pemerintah segera hadir membantu kami,” pintanya.

Baca Juga :  Bapenda Wajibkan Parkir Lahan Pribadi dan Swasta Setor Pajak 10 Persen dari Omset

Sebelumnya, menyikapi gejolak ini, Bupati Lombok Timur Haerul Warisin telah menggelar rapat koordinasi dengan puluhan pengusaha tembakau pada 27 Agustus 2025 lalu.

Rapat tersebut membahas langkah-langkah strategis untuk menyelamatkan sektor agribisnis tembakau yang menjadi penopang perekonomian daerah.

Pemkab Lombok Timur menegaskan komitmennya untuk menjembatani kepentingan para pengusaha dan petani sebagai ujung tombak produksi. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Pemkab, DPRD, dan FKKD Sepakati Pilkades Serentak Lombok Timur Digelar 27 Januari 2027
DPRD Sebut Pelayanan Kesehatan di Lombok Timur Masih Jauh dari Ideal
Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif, Wabup Edwin Buka Festival Muharram 1448 H di GOR Lalu Muslihin
Komisi IV DPRD Soroti ‘Darurat Data’ Infrastruktur, Anggaran Lombok Timur Terancam Meleset
Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal
PDAM Lombok Timur Ungguli BUMD Lain dalam Kepuasan Publik
BPS Awali Sensus Ekonomi 2026 dengan Mendata Bupati Lombok Timur sebagai Contoh
Meriah dan Bermakna, 1.448 Dulang Tembolak Beak Semarakkan Festival Muharram Lombok Timur

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:01 WITA

Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal

Senin, 15 Juni 2026 - 21:42 WITA

Geger, Mayat Bayi Ditemukan Mengambang di Saluran Irigasi Desa Pijot Keruak

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:36 WITA

Niat Usut Kasus Pelecehan, Polisi di Sembalun Malah Pergoki Tiga Pemuda Asyik Pesta Sabu

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:55 WITA

Bangun Reputasi Lewat Integritas, Bung Heru Besarkan Seniman Hukum Law Firm di NTB

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:47 WITA

Progres Kasus Santri Dibakar di Batukliang, Humas Polres Loteng: Penyidik Masih Kumpulkan Bukti

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:28 WITA

ICJR Kritik KUHAP Baru di Forum ADVOKAI: Kewenangan Advokat Masih Sebatas Teks

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:38 WITA

Gerebek Rumah Pengedar di Keruak, Satresnarkoba Polres Lotim Amankan Dua Pria dan Paket Sabu

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:39 WITA

Kejagung Tahan Dadan, Sony, dan Lodewyk Pusung sebagai Tersangka Korupsi Program MBG

Berita Terbaru