Gaji ASN NTB Membeku di Bank NTB Syariah, Sistem Dipertanyakan

Rabu, 4 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor pusat Bank NTB Syariah. (Foto: Lombokini.com/Bank NTB Syariah).

Kantor pusat Bank NTB Syariah. (Foto: Lombokini.com/Bank NTB Syariah).

LOMBOKINI.com – Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Nusa Tenggara Barat (NTB) mengeluhkan gagalnya sistem Bank NTB Syariah yang membuat gaji mereka tidak dapat dicairkan atau ditransaksikan selama berminggu-minggu. Gaji yang telah masuk ke rekening sejak 22 Januari 2026 itu hanya menjadi angka statis alias nominal di layar ATM.

“Sistem pusat error. Tapi sampai kapan? Tidak ada kepastian. Kami ini hidup dari gaji, bukan dari janji,” ujar seorang ASN yang enggan disebut namanya, Rabu 4 Februari 2026.

Ia mengungkapkan kekecewaan mendalam karena gaji yang menjadi penopang keluarga justru tidak bisa diakses.

Baca Juga :  333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

“Anak saya sedang butuh biaya berobat, kebutuhan rumah tangga mendesak. Kami hanya bisa menatap layar mesin ATM,” keluhnya.

Persoalan ini menimpa ASN di berbagai kabupaten, kota, hingga tingkat provinsi NTB. Mereka melaporkan tidak dapat melakukan transaksi apa pun, baik penarikan tunai via ATM, transfer antarbank, maupun melalui mobile banking.

Keterlambatan pencairan gaji di bank milik daerah ini sebenarnya bukan hal baru. Gaji yang seharusnya masuk tiap tanggal 1 kerap molor hingga sepekan. Namun, keterlambatan pada Januari 2026 dinilai melampaui batas kewajaran.

Sampai berita ini diturunkan, sejumlah ASN masih terlihat bolak-balik memeriksa ATM dengan harapan sistem telah pulih. Namun, layanan transaksi perbankan di Bank NTB Syariah bagi sebagian nasabah masih belum berfungsi normal.

Baca Juga :  Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Pihak Customer Service Bank NTB Syariah hanya dapat memberi penjelasan tentang adanya gangguan sistem dari pusat, tanpa mampu memberikan kepastian waktu perbaikan.

Situasi ini memicu kegelisahan dan pertanyaan serius tentang keandalan serta akuntabilitas layanan perbankan daerah yang mengelola hak dasar ribuan ASN.

Publik kini menanti kejelasan dan tindakan nyata dari manajemen Bank NTB Syariah serta pemantauan dari pemerintah selaku pemegang saham, bukan sekadar penjelasan teknis. ***

Penulis : Muhammad Asman

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Kunjungan Putri Mahkota Swedia, Gubernur NTB Manfaatkan untuk Promosikan Kehidupan Masyarakat ke Dunia
Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi
Video Air Berbusa dari Tambak Udang Viral, Nelayan Protes Susah Cari Ikan
Kapolri Beri Pin Emas ke Gubernur NTB dan Bupati Lotim atas Dukungan Swasembada Bawang Putih

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:42 WITA

Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 21:38 WITA

333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Selasa, 8 September 2026 - 14:42 WITA

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 - 01:15 WITA

Kunjungan Putri Mahkota Swedia, Gubernur NTB Manfaatkan untuk Promosikan Kehidupan Masyarakat ke Dunia

Berita Terbaru

Kapolri Jenderal Suyudi Ario SetoTegaskan Komitmen Dekatkan Polri dengan Masyarakat.  (Foto: Lombokini.com/Tamrin)

Nasional

Kapolri Suyudi Janji Dekatkan Polri dengan Masyarakat

Kamis, 1 Okt 2026 - 18:39 WITA