Gaji ASN NTB Membeku di Bank NTB Syariah, Sistem Dipertanyakan

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor pusat Bank NTB Syariah. (Foto: Lombokini.com/Bank NTB Syariah).

Kantor pusat Bank NTB Syariah. (Foto: Lombokini.com/Bank NTB Syariah).

LOMBOKINI.com – Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Nusa Tenggara Barat (NTB) mengeluhkan gagalnya sistem Bank NTB Syariah yang membuat gaji mereka tidak dapat dicairkan atau ditransaksikan selama berminggu-minggu. Gaji yang telah masuk ke rekening sejak 22 Januari 2026 itu hanya menjadi angka statis alias nominal di layar ATM.

“Sistem pusat error. Tapi sampai kapan? Tidak ada kepastian. Kami ini hidup dari gaji, bukan dari janji,” ujar seorang ASN yang enggan disebut namanya, Rabu 4 Februari 2026.

Ia mengungkapkan kekecewaan mendalam karena gaji yang menjadi penopang keluarga justru tidak bisa diakses.

Baca Juga :  Besok, Presiden Prabowo Kunjungan Kerja Perdana ke NTB

“Anak saya sedang butuh biaya berobat, kebutuhan rumah tangga mendesak. Kami hanya bisa menatap layar mesin ATM,” keluhnya.

Persoalan ini menimpa ASN di berbagai kabupaten, kota, hingga tingkat provinsi NTB. Mereka melaporkan tidak dapat melakukan transaksi apa pun, baik penarikan tunai via ATM, transfer antarbank, maupun melalui mobile banking.

Keterlambatan pencairan gaji di bank milik daerah ini sebenarnya bukan hal baru. Gaji yang seharusnya masuk tiap tanggal 1 kerap molor hingga sepekan. Namun, keterlambatan pada Januari 2026 dinilai melampaui batas kewajaran.

Sampai berita ini diturunkan, sejumlah ASN masih terlihat bolak-balik memeriksa ATM dengan harapan sistem telah pulih. Namun, layanan transaksi perbankan di Bank NTB Syariah bagi sebagian nasabah masih belum berfungsi normal.

Baca Juga :  Wabup Lotim Tegaskan Pelaku Judi dan Pinjaman Online Satu KK Auto Dicoret dari Daftar Bantuan Bansos

Pihak Customer Service Bank NTB Syariah hanya dapat memberi penjelasan tentang adanya gangguan sistem dari pusat, tanpa mampu memberikan kepastian waktu perbaikan.

Situasi ini memicu kegelisahan dan pertanyaan serius tentang keandalan serta akuntabilitas layanan perbankan daerah yang mengelola hak dasar ribuan ASN.

Publik kini menanti kejelasan dan tindakan nyata dari manajemen Bank NTB Syariah serta pemantauan dari pemerintah selaku pemegang saham, bukan sekadar penjelasan teknis. ***

Penulis : Muhammad Asman

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

BPBD NTB dan Lombok Timur Uji Ketangguhan Desa dengan SIK SIAGA
Koresponden tvOne Datangi Ponpes Al-Ishlahuddiny dan Sampaikan Maaf atas Polemik Pemberitaan
Gubernur NTB Dukung Penuh Pelaksanaan UKW SMSI 28-29 Juli
Kapolda NTB Kunjungi Kajati, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Kapolda NTB Rotasi 8 Pejabat Utama dan 4 Kapolres Tindak Lanuti Telegram Kapolri
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Tutup Kebocoran Anggaran
Wabup Lotim Tegaskan Pelaku Judi dan Pinjaman Online Satu KK Auto Dicoret dari Daftar Bantuan Bansos
Z Coffee Hening Resmi Dibuka: Kafe Inklusif 100 Persen Dikelola Disabilitas Hadir di Lombok Timur

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:14 WITA

BPBD NTB dan Lombok Timur Uji Ketangguhan Desa dengan SIK SIAGA

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:07 WITA

KPK Pantau Implementasi Desa Antikorupsi di Lombok Timur

Senin, 27 Juli 2026 - 12:11 WITA

KPK Geledah Rumah Kontraktor di Lombok Timur Terkait OTT Bupati Lombok Barat, Pemilik Rumah Buka Suara

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:20 WITA

Kapolres Lotim AKBP Ariakta Awali Masa Jabatan dengan Silaturahmi ke PBNW dan PB NWDI

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:19 WITA

Bupati Lotim Lepas Dandim dan Kapolres Lama, Sambut Pejabat Baru

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:07 WITA

BAZNAS Lotim Klarifikasi Pernyataan Anggota Dewan Syariah Soal Zakat DPRD

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:39 WITA

Target PAD 2026, Pemkab Lombok Timur Gali Potensi Pajak dan Retribusi Daerah

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:24 WITA

Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?

Berita Terbaru

PT Amman Mineral International Tbk mengoperasikan smelter peleburan bijih tambang di Maluk, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat. (Foto: Lombokini.com/Amman.co.id).

Opini

Beroperasinya Smelter PT. AMMAN: Renegoisasi Royalti 

Jumat, 31 Jul 2026 - 07:46 WITA

BPBD NTB bersama BPBD Lombok Timur memfasilitasi desa sasaran mengikuti Penilaian Ketangguhan Desa berbasis SIK SIAGA di Aula BPBD Lombok Timur, Kamis 30 Juli 2026. (Foto: Lombokini.com)

Lombok Timur

BPBD NTB dan Lombok Timur Uji Ketangguhan Desa dengan SIK SIAGA

Kamis, 30 Jul 2026 - 21:14 WITA