Besok, Presiden Prabowo Kunjungan Kerja Perdana ke NTB

Kamis, 9 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto akan meresmikan Bendungan Meninting dalam kunjungan kerja perdana ke Nusa Tenggara Barat, Jumat 10 Juli 2026. (Foto: Lombokini.com).

Presiden RI Prabowo Subianto akan meresmikan Bendungan Meninting dalam kunjungan kerja perdana ke Nusa Tenggara Barat, Jumat 10 Juli 2026. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, akan meresmikan Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat pada Jumat (10/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari kunjungan kerja perdana kepala negara ke Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) NTB sekaligus Juru Bicara Pemerintah Provinsi NTB, Ahsanul Khalik, mengungkapkan pihaknya telah menggelar rapat koordinasi lintas sektor untuk membahas kesiapan penyambutan.

“Kami sudah menggelar rapat koordinasi lintas sektor dan membahas persiapan kedatangan perdana bapak Presiden,” tegas AKA, sapaan akrab Ahsanul Khalik, di Mataram, Rabu (8/7).

Ahsanul Khalik menjelaskan, Presiden tiba di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) sekitar siang hari. Dari bandara, kepala negara langsung menuju lokasi bendungan menggunakan helikopter dengan waktu tempuh sekitar 15 menit.

“Presiden diperkirakan tiba di Meninting sekitar pukul 14.00 Wita,” jelasnya.

Sesampai di bendungan, Presiden akan menyapa masyarakat yang telah berkumpul di lokasi. Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menyiapkan area dan warga untuk menyambut kedatangan kepala negara sebelum prosesi peresmian berlangsung.

Baca Juga :  Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Hingga saat ini, pihak istana dan pemerintah daerah belum memastikan agenda tambahan selain peresmian tersebut. Kunjungan Presiden di NTB hanya berlangsung sekitar satu hingga satu setengah jam karena pada hari yang sama ia bertolak ke Bali.

“Untuk sementara, kami fokus pada peresmian Bendungan Meninting. Kami masih menunggu hasil rapat koordinasi dengan Paspampres, TNI, Polri, dan seluruh pihak terkait untuk kemungkinan agenda tambahan,” ujarnya.

Sejumlah menteri, pejabat pusat, dan unsur TNI mendampingi Presiden. Beberapa menteri bahkan telah lebih dulu tiba di NTB, sementara Pangdam dan jajaran pengamanan bergabung menjelang kedatangan Presiden.

Ahsanul Khalik memastikan seluruh persiapan di Bendungan Meninting telah rampung. Balai Wilayah Sungai (BWS) melaporkan kesiapan lokasi pendaratan helikopter dan area upacara peresmian. Pemerintah Provinsi NTB mengajak masyarakat menyambut kedatangan Presiden dengan tertib dan kondusif.

Baca Juga :  Kapolri Suyudi Janji Dekatkan Polri dengan Masyarakat

“Kunjungan Presiden merupakan kehormatan bagi NTB. Kami berharap masyarakat menyambut antusias dan menunjukkan bahwa NTB aman serta terbuka menerima kunjungan kepala negara,” pungkasnya.

Di luar peresmian bendungan, Pemerintah Provinsi NTB menyiapkan sejumlah usulan program strategis untuk disampaikan langsung kepada Presiden.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, meminta seluruh organisasi perangkat daerah menyusun data dan kebutuhan pembangunan prioritas daerah, mulai dari ketahanan pangan, infrastruktur, pengentasan kemiskinan, hingga pengembangan pariwisata dan proyek strategis nasional lainnya.

“Kami menyiapkan seluruh data kebutuhan NTB. Nanti gubernur akan menyampaikannya kepada Presiden dan para menteri yang mendampingi,” ujar Ahsanul.

Pemerintah Provinsi berharap kunjungan perdana Presiden Prabowo ke NTB ini menjadi momentum penguatan dukungan pemerintah pusat bagi percepatan pembangunan di wilayah berjuluk Bumi Gora tersebut. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem
Denny Minta MK Diskualifikasi Gibran, Sebut Persidangan Buktikan Gibran Tak Berijazah SMA
Mahfud MD: Surat Penyetaraan Ijazah Gibran Tak Sah secara Hukum Administrasi
Atdikbud KBRI Singapura dan Canberra Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran
Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai
Kapolri Suyudi Janji Dekatkan Polri dengan Masyarakat
Presiden Prabowo Melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri
DPR Setujui Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Menggantikan Listyo Sigit

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:48 WITA

LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:02 WITA

Denny Minta MK Diskualifikasi Gibran, Sebut Persidangan Buktikan Gibran Tak Berijazah SMA

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:42 WITA

Mahfud MD: Surat Penyetaraan Ijazah Gibran Tak Sah secara Hukum Administrasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:32 WITA

Atdikbud KBRI Singapura dan Canberra Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:42 WITA

Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA