FMIPA Universitas Hamzanwadi Perkuat Kerja Sama Internasional dengan Melakukan Benchmarking ke UPM Malaysia

Rabu, 26 Februari 2025 - 07:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FMIPA Universitas Hamzanwadi Perkuat Kerja Sama Internasional dengan Melakukan Benchmarking ke UPM Malaysia. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

FMIPA Universitas Hamzanwadi Perkuat Kerja Sama Internasional dengan Melakukan Benchmarking ke UPM Malaysia. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

LOMBOKINI.com – Tim Fakultas FMIPA Universitas Hamzanwadi melakukan benchmarking ke Fakulti Pengajian Pendidikan (FPP) Universiti Putra Malaysia (UPM) untuk memperkuat kerja sama akademik dan meningkatkan kualitas pendidikan.

Dekan FMIPA, Dr. H. Edy Waluyo, menjelaskan bahwa timnya telah melakukan benchmarking ke UPM dua pekan lalu.

“Kami melakukan benchmarking ke UPM untuk meningkatkan kualitas akademik dan memperkuat daya saing institusi di tingkat internasional,” ujarnya pada Rabu 26 Februrai 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi internasionalisasi FMIPA Universitas Hamzanwadi. Mereka berupaya memperluas jejaring akademik dengan institusi pendidikan tinggi global di tengah tuntutan perguruan tinggi untuk terus berinovasi.

Edy Waluyo menjelaskan bahwa benchmarking melibatkan proses membandingkan dan mengukur kinerja, praktik, serta proses institusi terhadap standar atau referensi dari institusi lain yang lebih unggul.

Baca Juga :  Menulis untuk Merapikan Pikiran, Begitu Modal Dasar Meditasi yang Baik

“Tujuan utamanya adalah mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan, menetapkan target kinerja lebih tinggi, dan mengadopsi metode atau strategi yang telah terbukti berhasil,” paparnya.

Dalam pertemuan tersebut, FPP UPM menyampaikan beberapa program potensial yang dapat dilakukan bersama, seperti riset dan publikasi kolaboratif, pertukaran mahasiswa, kuliah umum, seminar, workshop, dan studi lanjut.

Edy Waluyo menekankan pentingnya kolaborasi dalam penelitian dan publikasi ilmiah. “Kolaborasi ini akan meningkatkan daya saing akademik dan kualitas penelitian di FMIPA Universitas Hamzanwadi. Dengan publikasi bersama akademisi UPM, penelitian kami diharapkan memiliki dampak lebih luas dan terindeks dalam jurnal bereputasi internasional,” jelasnya.

Selain itu, program pertukaran mahasiswa akan memberikan kesempatan bagi mahasiswa FMIPA Universitas Hamzanwadi untuk mengikuti perkuliahan di UPM.

“Pertukaran mahasiswa ini akan memberikan wawasan baru, meningkatkan pemahaman lintas budaya, dan memperkaya pengalaman belajar mereka”, tambah Edy Waluyo.

Baca Juga :  Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

Peluang studi lanjut bagi dosen FMIPA juga menjadi fokus penting. Dengan melanjutkan studi di UPM, dosen-dosen FMIPA dapat meningkatkan kompetensi akademik dan memperluas jejaring profesional mereka.

Selain aspek akademik, FMIPA Universitas Hamzanwadi berharap dapat mengadopsi model pengelolaan pendidikan dan riset dari UPM yang telah terbukti sukses di tingkat internasional.

“Kami berharap dapat menerapkan model tersebut di FMIPA Universitas Hamzanwadi,” ujar Edy Waluyo.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kemitraan akademik yang berkelanjutan. “Melalui kerja sama ini, Universitas Hamzanwadi semakin menegaskan komitmennya dalam menyediakan pendidikan berkualitas dan berdaya saing global, serta memberikan yang terbaik bagi kemajuan pendidikan,” harapnya.***

Berita Terkait

80 Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi 2026
Menulis untuk Merapikan Pikiran, Begitu Modal Dasar Meditasi yang Baik
Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu
Sastra Bermutu Itu Bebas dari Ruang dan Waktu yang Fana: Karya yang Menentang Zaman
DPN SPI Rekomendasikan Bung Syam Ikuti Pendidikan Lemhannas RI
Gigaduka: Penderitaan Modern dari Akal Imitasi (AI)
Sastra Menjadi ‘Suaka’ di Tengah Absurditas Era Digitalisasi
Menjaga Kewarasan di Era Digital: Haul ke-4 Buya Syafii Maarif di Selong Kupas Tuntas Eksistensi Manusia dan AI

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:19 WITA

Bupati Lotim Lepas Dandim dan Kapolres Lama, Sambut Pejabat Baru

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:07 WITA

BAZNAS Lotim Klarifikasi Pernyataan Anggota Dewan Syariah Soal Zakat DPRD

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:24 WITA

Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:24 WITA

Perputaran Uang Capai Ratusan Miliar, Program MBG di Lombok Timur Soroti Akuntabilitas

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:31 WITA

Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:12 WITA

80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:49 WITA

Soroti Sengkarut Lotim, PMII: Guru Honorer Digaji Murah, Tambang Ilegal Malah Dipelihara

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:18 WITA

Melalui ‘Polantas Menyapa’, Polantas Lotim Pilih Edukasi Santai dan Ngopi Bareng Bina Klub Motor

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur melepas Dandim dan Kapolres lama serta menyambut pejabat baru dalam pisah sambut dua jabatan sekaligus, Selasa 14 Juli 2016 malam di Pendopo Bupati. (Foto: Lombokini.com/Humas).

Lombok Timur

Bupati Lotim Lepas Dandim dan Kapolres Lama, Sambut Pejabat Baru

Rabu, 15 Jul 2026 - 12:19 WITA

Kapolda NTB dan Kajati NTB beserta jajaran berfoto bersama usai pertemuan di Kantor Kejati NTB, Selasa 14 Juli 2026. Keduanya sepakat memperkuat sinergi penegakan hukum profesional dan berintegritas. (Foto: Lombokini.com/Asman).

Hukrim

Kapolda NTB Kunjungi Kajati, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Selasa, 14 Jul 2026 - 22:25 WITA