Birokrasi Jadi Korban: Pengamat Soroti Praktik Balas Dendam dalam Mutasi ASN Lombok Timur

Senin, 22 Desember 2025 - 22:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Birokrasi Jadi Korban: Pengamat Soroti Praktik Balas Dendam dalam Mutasi ASN Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com).

Birokrasi Jadi Korban: Pengamat Soroti Praktik Balas Dendam dalam Mutasi ASN Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Akademisi dan Pengamat Kebijakan Publik Dr. Muhammad Saleh mengecam keras kebijakan mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Lombok Timur yang hanya bermotif balas dendam dan balas budi. Ia menilai praktik semacam itu mengkhianati amanah jabatan.

Saleh menyoroti pengalih-tugasan lima pejabat eselon II dan sekitar 40 administrator eselon III ke jabatan fungsional sebagai contoh nyata. “Kedua hal itu jelas merusak prinsip profesionalisme ASN,” tegasnya kepada Lombokini.com, Senin 22 Desember 2025.

Menurutnya, balas dendam hanya mengorbankan birokrasi, sedangkan balas budi justru menumbuhkan feodalisme baru. Seorang pemimpin profesional, jelas Saleh, harus mengutamakan kepentingan organisasi, bukan perasaan pribadi. “Mereka tidak boleh menyingkirkan orang yang tidak disukai atau mengangkat seseorang sekadar karena rasa terima kasih,” ujarnya.

Baca Juga :  Ratusan Warga Lombok Timur Bongkar Jalan Provinsi, Saluran Irigasi Tersumbat Picu Amarah

Saleh menegaskan pemerintah daerah wajib menjadikan profesionalisme dan meritokrasi sebagai dasar kebijakan kepegawaian. Setiap keputusan tanpa dasar hukum yang sah, lanjutnya, dapat merusak reformasi birokrasi dan menjadi preseden buruk.

“Mereka memilih para pejabat ini tanpa dasar yang jelas. Masih banyak eselon II atau administrator lain yang juga berasal dari jabatan fungsional tetapi tidak mereka kembalikan. Akibatnya, kebijakan ini terlihat sangat tidak berkeadilan,” papar Saleh mempertanyakan dasar pemilihan pejabat yang dialih-tugaskan.

Ia juga menyoroti kontradiksi dalam kebijakan pemerintahan di bawah kepemimpinan H. Haerul Warisin – Moh. Edwin Hadiwijaya (Iron-Edwin). “Pertama, jika alasan mutasi adalah kekurangan guru, mengapa justru mereka melantik guru ke jabatan struktural? Kedua, jika alasan mutasi adalah kompetensi, mengapa mereka hanya mengembalikan sebagian pejabat? Jelas, jika bukan karena suka dan tidak suka, maka tidak ada alasan lainnya,” tambahnya.

Baca Juga :  Perampingan Birokrasi NTB: Jalan Senyap Menuju Pemerintahan yang Lebih Substantif

Di akhir pernyataannya, Saleh mendorong pimpinan daerah berani meninjau ulang keputusan yang tidak adil. Ia menekankan masyarakat berhak mendapat pemerintahan yang profesional dan bersih.

“Lombok Timur membutuhkan pemimpin yang berpegang pada hukum dan profesionalisme, bukan dendam atau rasa terima kasih yang menyesatkan,” pungkasnya.***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Bupati Lombok Timur Luncurkan Bantuan Sembako untuk 198.776 Warga Miskin
PTUN Mataram Tolak Gugatan Mantan Sekda Lombok Utara, Keputusan Bupati Sah
Pemkab Lombok Timur Siapkan Rp 30 Miliar untuk Sembako Ramadan 1447 H, Target 198 Ribu Penerima
Stafsus Kominfo Lotim Misterius, Kadis Akui Tak Pernah Lihat Wajahnya
Perampingan Birokrasi NTB: Jalan Senyap Menuju Pemerintahan yang Lebih Substantif
4.000 Guru PPPK Lotim Belum Digaji, Forum Desak TMT Segera Diterbitkan
Ratusan Warga Lombok Timur Bongkar Jalan Provinsi, Saluran Irigasi Tersumbat Picu Amarah
Laskar Sasak Soroti Lambannya Penataan OPD di NTB

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 00:55 WITA

Warga Lengkok Embuk Mamben Lauk Khidmati Peringatan Nuzulul Qur’an, Hadirkan Qori Internasional dan Nasional

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:44 WITA

FKKD Bantah Bupati: Penentuan Desil Penerima Sembako Bukan Usulan Desa

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:58 WITA

Buka Puasa Bersama Media, Bupati Lombok Timur Minta Dikritik

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:43 WITA

Bupati Lombok Timur Luncurkan Bantuan Sembako untuk 198.776 Warga Miskin

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:03 WITA

Dinsos Lotim Turun Tangan Usut Oknum Pendamping PKH Penahan ATM KPM di Sakra Barat

Senin, 9 Maret 2026 - 15:57 WITA

Agen BRILink Sekaligus Pendamping PKH di Lombok Timur Diduga Intimidasi KPM demi Keuntungan Pribadi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:15 WITA

Hadiri HADI ke-73 NW, Menhut Raja Juli: Tokoh Bangsa Lahir dari Pesantren

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:36 WITA

Hearing Bersama Komisi III DPRD, Pelaku Koperasi Lombok Timur Sampaikan Aspirasi

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menyampaikan pidato saat buka puasa bersama insan media di Pendopo Bupati, Kamis 12 Maret 2026. Ia meminta wartawan tetap kritis mengawal pembangunan meski telah menjalin hubungan baik dengan pemerintah. (Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Buka Puasa Bersama Media, Bupati Lombok Timur Minta Dikritik

Kamis, 12 Mar 2026 - 20:58 WITA