LOMBOKINI.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lombok Timur meyakinkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2025 sebesar Rp 557 miliar akan tercapai. Keyakinan ini muncul setelah realisasi PAD hingga akhir Desember 2025 telah menembus Rp 519 miliar.
Kepala Bapenda Lotim, Muksin, menyatakan pihaknya optimistis merealisasikan sisa target sekitar Rp 38 miliar dalam waktu yang tersisa.
“Dengan sisa target tersebut, kami optimistis capaian PAD bisa mencapai 100 persen,” ujar Muksin, Sabtu 27 Desember 2025.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah sebelumnya menetapkan target awal sebesar Rp 521 miliar. Namun, setelah mengevaluasi potensi yang masih terbuka, mereka berani meningkatkan target menjadi Rp 557 miliar.
Muksin menyebut Bapenda memegang peran sebagai kontributor terbesar PAD. Dengan strategi intensifikasi dan sisa waktu yang ada, ia yakin target yang telah dinaikkan itu dapat terpenuhi.
Untuk memaksimalkan realisasi, Bapenda Lotim menerapkan sejumlah langkah strategis. Mereka menempatkan 21 personel khusus di tiap kecamatan yang fokus menangani penagihan pajak kendaraan bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebagai kontributor utama.
Selain dari sektor kendaraan, Bapenda juga menggenjot penagihan potensi PAD lainnya. Mereka memprioritaskan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), serta pajak hotel, di samping berbagai pajak dan retribusi daerah lainnya.
Dengan berbagai upaya tersebut, Bapenda Lotim optimistis realisasi PAD tahun 2025 dapat mencapai target. Pencapaian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal bagi pembangunan daerah. ***
Editor : Najamudin Anaji







