Pentingnya Kesadaran Konsumsi Pangan Sehat untuk Mencegah Gagal Ginjal pada Anak

Kamis, 8 Agustus 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pentingnya Kesadaran Konsumsi Pangan Sehat untuk Mencegah Gagal Ginjal pada Anak. (foto: lombokini.com/istimewa)

Pentingnya Kesadaran Konsumsi Pangan Sehat untuk Mencegah Gagal Ginjal pada Anak. (foto: lombokini.com/istimewa)

LOMBOKINI.com – Gagal ginjal umumnya ditemukan pada orang tua, namun kini kasus ini juga banyak terjadi pada anak-anak. Di Indonesia, angka kejadian gagal ginjal pada anak meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram telah menyediakan fasilitas cuci darah khusus untuk anak-anak, menanggapi peningkatan kasus ini.

Menurut Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Mataram, Yosef Dwi Irwan, beberapa penyebab gagal ginjal pada anak meliputi kelainan bawaan sejak lahir, penyakit tertentu seperti autoimun, dan pola makan yang tidak sehat, terutama konsumsi makanan tinggi gula.

Produk pangan yang telah mendapatkan izin edar telah melalui evaluasi mutu dan keamanan, namun harus dikonsumsi sesuai aturan dan tidak berlebihan. Oleh karena itu, BPOM mengusung tagline “Cek KLIK” yang salah satunya adalah “Cek Label”. Konsumen diharapkan membaca label untuk mengetahui komposisi makanan yang dikonsumsi.

Baca Juga :  Tembus 1.297 Pasien, IGD RSUD Soedjono Selong: 55 Persen dari Jalur Rujukan

“Carilah produk dengan kandungan Gula, Garam, dan Lemak (GGL) yang rendah,” kata Yosef.

Selain itu, penting bagi konsumen untuk mengetahui Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang dibutuhkan tubuh, yang biasanya tercantum pada label makanan. Orang tua diharapkan memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang pentingnya konsumsi pangan yang aman, sehat, dan bergizi sejak dini.

“Kandungan GGL yang tinggi dapat menyebabkan penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes,” jelas Yosef.

Baca Juga :  RSUD Selong Terapkan Mobile JKN untuk Antrean Poli Mulai 1 Oktober 2026

Dia mengungkap, saat ini diabetes tidak hanya dialami oleh orang tua, tetapi juga oleh remaja dan anak-anak akibat konsumsi pangan tinggi gula dan kurangnya aktivitas fisik seperti olahraga. Diabetes dapat merusak fungsi ginjal, yang berujung pada perlunya cuci darah.

Untuk itu, Yosef menghimbau konsumen selalu baca label, pilih makanan yang lebih sehat (rendah GGL), konsumsi pangan dengan gizi seimbang, dan rutin berolahraga.

“Sebagai orang tua dan konsumen, kita harus bijak dalam memilih dan memberikan makanan yang baik untuk diri kita dan anak-anak kita,” tandasnya. ***

Penulis : Ong

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LK2T Apresiasi Bupati Ganti Direktur RSUD, Minta Evaluasi Menyeluruh dan Klarifikasi Kebijakan BPJS
Tembus 1.297 Pasien, IGD RSUD Soedjono Selong: 55 Persen dari Jalur Rujukan
Influenza A, Berbahaya, kah? Begini Penjelasan Dokter Ario
RSUD Selong Terapkan Mobile JKN untuk Antrean Poli Mulai 1 Oktober 2026
Anggota DPRD Lotim dari PDIP Diduga Kelola Tiga Dapur MBG
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
Resmi Buka Cabang di Mataram, Malika Tours & Travel Siap Layani Jamaah NTB
Bahasa Sasak Bertahan di Tengah Globalisasi, Sangkep Internasional I Siapkan Empat Fokus Utama

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:22 WITA

LK2T Apresiasi Bupati Ganti Direktur RSUD, Minta Evaluasi Menyeluruh dan Klarifikasi Kebijakan BPJS

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:29 WITA

Tembus 1.297 Pasien, IGD RSUD Soedjono Selong: 55 Persen dari Jalur Rujukan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Influenza A, Berbahaya, kah? Begini Penjelasan Dokter Ario

Rabu, 30 September 2026 - 15:19 WITA

RSUD Selong Terapkan Mobile JKN untuk Antrean Poli Mulai 1 Oktober 2026

Senin, 21 September 2026 - 23:36 WITA

Anggota DPRD Lotim dari PDIP Diduga Kelola Tiga Dapur MBG

Berita Terbaru

Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang jatuh pada Rabu, 28 Oktober 2026. (Foto: Lombokini.com/Sekretariat DPRD Lombok Timur)

Advertorial

DPRD Lombok Timur: Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:59 WITA